📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenPERANCANGAN GAME EDUKASI UNTUK MENGENALKAN KONSEP DASAR TENTANG TATA SURYA PADA ANAK USIA 8–12 TAHUN
Pemahaman konsep dasar tentang tata surya sering menjadi tantangan bagi anak-anak karena sifatnya yang abstrak dan tidak dapat diamati secara langsung. Metode pembelajaran tradisional yang hanya menggunakan media visual statis, seperti gambar di buku atau slide presentasi, membuat anak usia 8–12 tahun cenderung pasif, kurang termotivasi, dan sulit memahami konsep yang diajarkan. Kondisi ini membuat pembelajaran tata surya kurang menarik, padahal topik ini memiliki potensi besar untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan imajinasi anak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada pengembangan game edukatif interaktif sebagai media pembelajaran alternatif. Game ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman eksplorasi planet, simulasi gerak orbit, dan aktivitas bermain yang menyenangkan, sehingga anak dapat belajar secara langsung, aktif, dan imersif. Melalui interaksi dan visualisasi yang dinamis, game memungkinkan anak memahami konsep tata surya dengan cara yang menyenangkan dan mudah diingat. Diharapkan media ini dapat meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman anak terhadap dasar tata surya, sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang relevan dengan karakter digital Generasi Alpha. Game edukatif ini memberikan alternatif baru yang menggabungkan hiburan dan edukasi secara efektif.
KIDNETICZ: PERANCANGAN MUSEUM FISIKA UNTUK ANAK MELALUI DESAIN INTERIOR MULTISENSORI
Di era digital saat ini, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain gawai dan ponsel pintar, sehingga kesempatan untuk berinteraksi, mengeksplorasi, dan mendapatkan pengalaman belajar secara langsung menjadi sangat terbatas. Kondisi ini membuat ilmu fisika yang bersifat abstrak terasa semakin sulit dipahami dan membosankan. Pemilihan konten fisika didasari karena ilmu ini merupakan salah satu mata pelajaran dasar yang menjadi landasan pemahaman berbagai fenomena alam dan penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan merancang interior Museum Edukasi Fisika untuk Anak di Kota Bandung dengan pendekatan multisensori, sebagai media pembelajaran alternatif yang memberikan pengalaman nyata dan mendalam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, meliputi studi pustaka, observasi lapangan, analisis kebutuhan pengguna, serta studi preseden. Hasil perancangan menunjukkan bahwa desain ruang yang merangsang seluruh panca indra melalui fasilitas interaktif, aman, dan fleksibel dapat membantu anak memahami konsep fisika secara konkret, mengurangi ketergantungan berlebih pada gawai, serta menumbuhkan minat belajar sains yang lebih positif, aktif, dan berkesan.
PERANCANGAN BAHAN AJAR BAHASA INGGRIS BERBASIS PICTUREBOOK UNTUK ANAK 7-10 TAHUN DI KECAMATAN SUGIE BESAR
Dalam era globalisasi, penguasaan bahasa Inggris menjadi keterampilan penting bagi anak-anak, termasuk di wilayah pulau pariwisata mancanegara seperti Kecamatan Sugie Besar, Kepulauan Riau, Indonesia. Tetapi, akses terhadap bahan ajar yang relevan dan menarik masih menjadi tantangan. Tugas akhir ini bertujuan merancang bahan ajar berbasis picturebook sebagai pengenalan bahasa Inggris untuk anak usia 7-10 tahun. Metode yang digunakan melibatkan pendekatan pembacaan cerita (storytelling) dan kegiatan pembelajaran multimodal, dengan integrasi elemen kehidupan lokal untuk menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan konteks keseharian anak-anak pulau Sugie. Hasil perancangan ini mencakup buku cerita bergambar dengan bagian dwibahasa serta kegiatan pascabaca berupa lembar kegiatan, lembar mewarnai, stiker, dan flashcards. Bahan ajar ini dirancang agar sesuai dengan keterbatasan infrastruktur di daerah target audiens dan kebutuhan pembelajaran anak-anak. Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah memahami kosakata dasar bahasa Inggris serta termotivasi untuk belajar melalui pengalaman interaktif yang kontekstual.