📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 4 dokumenUSULAN STRATEGI KOMUNIKASI DANA LESTARI LULUSAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR YANG MEMENGARUHI INTENSI BERKONTRIBUSI MELEBIHI KEWAJIBAN
Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH), sebagian besar pendanaan operasional Institut Teknologi Bandung (ITB) berasal dari pembiayaan non-APBN dan non-UKT, salah satunya dari dana lestari yang dikelola oleh BPUDL ITB. Salah satu segmen dengan jumlah donatur terbanyak bagi BPUDL ITB adalah mahasiswa yang wajib berkontribusi melalui program Dana Lestari Lulusan ITB. Namun, penghimpunan dana donasi tersebut belum pernah mencapai target dan mayoritas lulusan ITB hanya membayar nominal minimum tanpa inisiatif melebihkan nominal donasi (upselling). Oleh karena itu, diperlukan identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensi calon lulusan ITB untuk berkontribusi melebihi kewajiban minimum (intention to contribute beyond obligation) sebagai dasar perumusan usulan strategi komunikasi bagi BPUDL ITB. Penelitian ini mengacu pada penelitian Arnett dkk. (2003), Brady dkk. (2002), dan Chen dkk. (2021). Model penelitian ini diolah dengan metode partial least square structural equation modeling (PLS-SEM) dan dengan memakai data 210 responden mahasiswa ITB yang sedang mengerjakan tugas akhir/tesis/disertasi. Hasil analisis menunjukkan delapan hipotesis yang berpengaruh signifikan. Konstruk identity salience dan trust berperan sebagai mediator terhadap intention to contribute beyond obligation. Tingkat kepentingan dan performa setiap faktor tersebut diukur menggunakan importance-performance map analysis (IPMA). Konstruk identity salience, trust, dan perceived need dipilih sebagai prioritas dengan kepentingan tertinggi. Analisis multigroup analysis (MGA) menunjukkan content quality dan platform reputation lebih berperan membentuk trust pada calon lulusan yang belum mengenal program, sedangkan institutional credibility lebih berperan dominan pada calon lulusan yang sudah mengenal program. Hasil penelitian ini adalah usulan strategi komunikasi bagi BPUDL ITB melalui kerangka source-message-channel. Pada level pesan (message), dirumuskan tiga prioritas: (1) pengaktifan identity salience melalui konten transformational appeal yang mengasosiasi kontribusi dengan identitas dan pengalaman selama di ITB; (2) peningkatan trust melalui konten informational appeal sesuai dengan tingkat pengetahuan calon lulusan; dan (3) penguatan persepsi calon lulusan atas kebutuhan ITB terhadap bantuan dari mahasiswanya. BPUDL ITB tetap berperan sebagai sumber pesan utama yang didukung saluran pesan yang berasal dari kolaborasi dengan akun resmi ITB dan saluran di tingkat fakultas dan program studi karena kredibilitas dan kedekatannya dengan calon lulusan ITB.
MEMAHAMI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESDIAAN PELANGGAN UNTUK BERLANGGANAN NETFLIX DI INDONESIA
Perkembangan akses internet yang pesat di Indonesia telah mengubah cara konsumen dalam menikmati hiburan digital, yang pada gilirannya meningkatkan persaingan antar platform Subscription Video on Demand (SVOD). Dalam lingkungan yang kompetitif ini, Netflix telah muncul sebagai salah satu layanan SVOD yang paling mapan di Indonesia, sehingga menjadi konteks yang relevan untuk mengkaji perilaku berlangganan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi willingness to subscribe pelanggan terhadap Netflix di Indonesia. Metode penelitian kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini, yang diawali dengan survei awal terhadap 38 responden dan dilanjutkan dengan survei utama terhadap 139 responden. Penelitian ini menggunakan metode Multiple Linear Regression (MLR) untuk menganalisis pengaruh konten, kemudahan penggunaan, dan word of mouth (WOM) terhadap willingness to subscribe (WTS) pelanggan terhadap Netflix. Hasil analisis menunjukkan bahwa konten dan WOM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap willingness to subscribe, sedangkan kemudahan penggunaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini berkontribusi terhadap keterbatasan literatur akademik mengenai pasar SVOD di Indonesia dengan menyediakan bukti empiris terkait faktor-faktor penentu willingness to subscribe serta implikasi strategisnya.
USULAN STRATEGI PENGEMBANGAN APLIKASI SELULER SOJEM (STUDI KASUS DI PT.FAM)
-
ANALISIS BAURAN PEMASARAN PRODUSEN PERAWATAN KULIT MEREK SOMETHINC DI JAKARTA TIMUR
Meluasnya pasar produk skincare saat ini, juga menyebabkan banyaknya kemunculan merek skincare lokal pada industri kosmetik di Indonesia. Dimana, beberapa brand tersebut bersaing dengan menghadirkan produk berkualitas dan berstandar internasional. Sehingga kini persaingan bisnis produk skincare luar negeri dan lokal pun menjadi semakin ketat. Salah satu produk skincare yang telah dinobatkan menjadi merek perawatan kulit terlaris di tahun 2021 adalah brand Somethinc yang diketahui hanya membutuhkan kurun waktu dua tahun untuk meraih penobatan tersebut. Kondisi ini menuntut setiap perusahaan untuk memiliki strategi bauran pemasaran yang dirancang secara terintegrasi untuk menghasilkan respon yang diiginkan dalam pasar sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bauran pemasaran 4P yang diterapkan oleh perusahaan Somethinc dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran 4P yang diterapkan oleh perusahaan Somethinc dalam mempengaruhi konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix Method yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan wawancara bersama pihak brand Somethinc, sementara metode kuantitatif dilakukan dengan penyebaran kuisioner terhadap 100 responden yang merupakan konsumen perusahan Somethinc. Data yang terkumpul kemudian digunakan untuk membuat analisis internal dan eksternal perusahaan. Analisis internal dilakukan dengan Analisis SWOT yang digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai kondisi perusahaan Somethinc, sedangan analisis eksternal dilakukan dengan Analisis TOWS yang digunakan untuk mengumpulkan infomasi mengenai tanggapan konsumen terhadap brand Somethinc. Berdasarkan analisa tersebut, peneliti memaparkan strategi bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place dan Promotion) yang diterapkan dan menyajikan Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats yang dihadapi oleh perusahan Somethinc baik secara internal maupun eksternal.