📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

PERANCANGAN MODEL PREDICTIVE CONTROL UNTUK PENJADWALAN PRODUKSI ADAPTIF TERHADAP FLUKTUASI PERMINTAAN DENGAN MEMINIMASI BIAYA DI PT QUTY KARUNIA

PT Quty Karunia merupakan satu-satunya pemasok soft toys IKEA di Indonesia yang memproduksi 40 running article secara bersamaan pada 38 lini produksi. Proses penjadwalan alokasi lini produksi saat ini dilakukan secara manual oleh tim PPIC berdasarkan evaluasi terhadap stok, order aktual, dan forecast order yang berubah setiap minggu. Pendekatan manual ini tidak mempertimbangkan seluruh artikel secara simultan sehingga mengakibatkan service level pemenuhan safety stock rata-rata hanya 55,0% dan biaya penalti shortage mencapai Rp31,029 M selama periode FY25 minggu ke 37-42. Penelitian ini merancang model Economic Model Predictive Control berbasis Mixed Integer Linear Programming sebagai decision support tool untuk menghasilkan rekomendasi alokasi lini produksi mingguan yang optimal. Model memformulasikan permasalahan sebagai MILP dengan variabel keputusan berupa alokasi lini integer untuk 40 artikel secara simultan. Fungsi objektif meminimasi total biaya operasional yang terdiri dari biaya produksi, biaya simpan, dan biaya penalti shortage. Constraint model mencakup dinamika stok dengan lead time (????=2) minggu, pembatas kapasitas bersama ????????????=38, batas maksimum lini per artikel, dan mekanisme Advanced Order Information (ADI) yang membedakan penalti shortage untuk order aktual pada tahap ????=0,1,2 dan forecast order (?????3). Model diimplementasikan dalam Python menggunakan solver HiGHS melalui scipy.optimize.milp dan dijalankan dengan mekanisme rolling horizon enam iterasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh enam iterasi mencapai status optimal dengan total alokasi ????????????=38 terpenuhi pada setiap periode. Service level rata-rata meningkat dari 55,0% menjadi 77,5%. Total artikel shortage turun dari 108 menjadi 54 kasus selama enam periode. Total biaya realisasi turun dari Rp64,709 M menjadi Rp47,095 M menghasilkan penghematan sebesar Rp17,614 M (27,2%). Penurunan biaya ini didominasi oleh berkurangnya biaya penalti shortage sebesar 83%, dari Rp31,029 M menjadi Rp5,301 M. Analisis sensitivitas terhadap tiga parameter desain menunjukkan model bersifat robust dengan service level seluruh skenario berada pada rentang 73,9 hingga 80,8%. Model terbukti mampu mendistribusikan kapasitas produksi secara lebih sistematis dan adaptif dibandingkan pendekatan manual yang saat ini diterapkan perusahaan.

2026
👤 Penulis: Helvitiya Putri Juansyah
🏷️ Kepemimpinan Produksi 🏷️ Optimisasi Biaya Operasional 🏷️ Model Prediksi Kontrol
💬