📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

PENINGKATAN DAYA SAING KERAJINAN LIDI SINDANGHEULA MELALUI INOVASI DESAIN UNTUK PASAR GLOBAL

Desa Sindangheula, Kabupaten Serang, Banten, merupakan sentra kerajinan lidi terbesar di provinsinya, namun produknya masih terbatas pada sapu bernilai jual rendah akibat minimnya inovasi desain, meskipun Indonesia merupakan eksportir sapu lidi terbesar kedua dunia (US$29,32 juta pada 2023; LPEI, 2024). Untuk meningkatkan daya saing kerajinan tersebut, penelitian ini mengembangkan Sculptural Cross, sebuah side table berbahan utama lidi kelapa yang mengangkat lidi dari material komoditas menjadi material furnitur premium. Perancangan dilakukan melalui pendekatan Human Centered Design (HCD), dengan Asset Based Community Development (ABCD) untuk memetakan aset komunitas pengrajin merek kolektif SADILA sebagai pijakan keputusan desain. Produk dibentuk dengan menyilangkan dua modul bundel lidi menjadi struktur X yang sculptural, menonjolkan lengkung organik dan tekstur serat lidi sebagai identitas visual utama, lalu memadukannya dengan rangka serta tali baja nirkarat dan permukaan akrilik frosted untuk menjamin kekuatan dan konsistensi dimensi, sementara pengolahan dan perakitan tetap dikerjakan pengrajin lokal demi mempertahankan nilai craftsmanship. Melalui empat tahap iterasi, prototipe terbukti berdiri mandiri, menahan beban fungsional sebuah side table, dan memenuhi dimensi standar, sementara evaluasi kualitatif lingkup terbatas memberikan indikasi awal penerimaan desain. Sculptural Cross menjadi pembuktian konsep bahwa lidi kelapa layak menjadi material furnitur bernilai tambah tinggi dan berpotensi menyasar celah pasar furnitur premium berbasis serat alam yang dikonfirmasi melalui observasi IFEX 2026, dengan kerangka perancangan yang berpotensi direplikasi pada kerajinan komunitas tradisional lain di Indonesia.

2026
👤 Penulis: Gabriel Anandityo Wicaksono
🏷️ Kerajinan Tradisional 🏷️ Desain Inovatif 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

TRANSFORMASI PRODUK SULAMAN ANGKINAN DENGAN MEMANFAATKAN KOMBINASI MATERIAL ALAM ROTAN (STUDI KASUS: KAMPUNG SUNAN, KEC. KALIDONI, PALEMBANG)

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai dan melestarikan kerajinan tradisional Sulam Angkinan khas Palembang, yang hampir punah. Kampung Sunan, sebagai pusat perajin Sulam Angkinan, dipilih sebagai lokasi penelitian untuk memanfaatkan keterampilan tradisional masyarakat setempat sekaligus memberdayakan ekonomi lokal. Melalui pendekatan metode ATUMICS, teknik sulam dipadukan dengan material rotan yang memiliki daya tarik global sebagai bahan ramah lingkungan. Observasi lapangan, wawancara dengan perajin dan ahli, serta analisis preferensi konsumen dilakukan untuk menciptakan produk yang relevan dengan pasar modern. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Sulam Angkinan, memberdayakan ekonomi lokal, dan menarik minat generasi muda terhadap warisan budaya.

2025
👤 Penulis: Nabila Firdauzy Aulia
🏷️ Kerajinan Tradisional 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi
💬