📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

KINETIKA DEGRADASI POLIVINIL KLORIDA YANG DISTABILKAN STABILISATOR TERMAL ESTER BALIK BERBASIS SAWIT

Polivinil klorida (PVC) adalah polimer yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena memiliki sifat fisik dan sifat kimia yang unik. PVC merupakan polimer dengan tingkat pemakaian ketiga terbanyak di dunia setelah polietilena (PE) dan polipropilena (PP). Tingkat produksi PVC secara global diperkirakan sekitar 40 juta ton per tahun. Akan tetapi, PVC memiliki kelemahan, yaitu mengalami dehidroklorinasi pada temperatur yang relatif rendah. Proses dehidroklorinasi dapat menyebabkan PVC terdegradasi dan menjadi rapuh. Oleh karena itu, penambahan stabilisator termal pada resin PVC perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya degradasi termal. Laboratorium Rekayasa Produk Industri Proses (RPIP) Program Studi Teknik Kimia ITB mengembangkan stabilisator termal ester balik yang memiliki basis distilat asam lemak sawit. Untuk mengevaluasi efek penambahan stabilisator termal pada PVC, parameter kinetika reaksi degradasi termal PVC perlu diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi energi aktivasi dan konstanta Arhennius dari reaksi degradasi termal. Serangkaian percobaan uji dehidroklorinasi akan dilakukan untuk memperoleh data yang diperlukan. Sampel PVC dengan variasi dosis stabilisator 0,5 phr, 1 phr dan 1,5 phr akan diuji pada tiga temperatur yang berbeda, yaitu 170°C, 180°C, dan 190°C. Data yang diperoleh akan diolah untuk mengestimasi energi aktivasi dan konstanta Arhennius dari reaksi degradasi melalui model-model kinetika. Berdasarkan hasil percobaan, parameter kinetika dapat diestimasi menggunakan model kinetika A4. Nilai dari energi aktivasi PVC yang telah distabilkan untuk dosis 0,5 phr, 1 phr, dan 1,5 phr secara berturut-turut adalah: 132,75 kJ/mol, 139,30 kJ/mol, dan 161,99 kJ/mol. Sementara itu, nilai ln (A) yang diperoleh secara berturut-turut adalah16,02 x 1010 s-1, 74,01 x 1010 s-1, dan 22.564 x 1010 s-1. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa stabilisator termal ester balik berbasis sawit dapat menjadi salah satu alternatif stabilisator PVC.

2026
👤 Penulis: Salsabiela Amanda Fathin A
🏷️ Kinetika Dehidroklorinasi 🏷️ Stabilisator Termal Ester Balik Berbasis Sawit 🏷️ Pvc (Polivinil Klorida)

KINETIKA DEGRADASI POLIVINIL KLORIDA YANG DISTABILKAN STABILISATOR TERMAL ESTER BALIK BERBASIS SAWIT

Polivinil klorida (PVC) adalah polimer yang banyak digunakan dalam kehidupan seharihari karena memiliki sifat fisik dan sifat kimia yang unik. PVC merupakan polimer dengan tingkat pemakaian ketiga terbanyak di dunia setelah polietilena (PE) dan polipropilena (PP). Tingkat produksi PVC secara global diperkirakan sekitar 40 juta ton per tahun. Akan tetapi, PVC memiliki kelemahan, yaitu mengalami dehidroklorinasi pada temperatur yang relatif rendah. Proses dehidroklorinasi dapat menyebabkan PVC terdegradasi dan menjadi rapuh. Oleh karena itu, penambahan stabilisator termal pada resin PVC perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya degradasi. Laboratorium Rekayasa Produk Industri Proses (RPIP) Program Studi Teknik Kimia ITB telah mengembangkan stabilisator termal ester balik yang memiliki basis distilat asam lemak sawit. Untuk mengevaluasi efek penambahan stabilisator pada PVC, parameter kinetika reaksi degradasi PVC perlu diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi energi aktivasi dan konstanta Arhennius dari reaksi degradasi termal. Serangkaian percobaan uji dehidroklorinasi dilakukan untuk memperoleh data yang diperlukan. Sampel PVC dengan variasi dosis stabilisator 0,5 phr, 1 phr dan 1,5 phr diuji pada tiga temperatur yang berbeda, yaitu 170°C, 180°C, dan 190°C. Data yang diperoleh akan diolah untuk mengestimasi energi aktivasi dan konstanta Arhennius dari reaksi degradasi PVC. Berdasarkan hasil percobaan, parameter kinetika dapat diestimasi menggunakan model kinetika Avrami-Erofeev. Nilai dari energi aktivasi PVC yang telah distabilkan untuk dosis 0,5 phr, 1 phr, dan 1,5 phr secara berturut-turut adalah: 132,75 kJ/mol, 139,30 kJ/mol, dan 161,99 kJ/mol. Sementara itu, nilai A yang diperoleh secara berturut-turut adalah 16,02 x 1010 s-1, 74,01 x 1010 s-1, dan 22.564 x 1010 s-1. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa stabilisator termal ester balik berbasis sawit dapat menjadi salah satu alternatif stabilisator PVC.

2025
👤 Penulis: Henggar Yudha Hananto
🏷️ Kinetika Dehidroklorinasi 🏷️ Stabilisator Termal Ester Balik Berbasis Sawit 🏷️ Polivinil Klorida (Pvc)
💬