📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 7 dokumen

STRATEGI BRANDING MPL INDONESIA DALAM MEMPERTAHANKAN POSISI SEBAGAI TURNAMEN ESPORTS NOMOR SATU DI INDONESIA

Pertumbuhan industri esports di Indonesia telah meningkatkan persaingan antar liga profesional serta menciptakan tantangan terkait fragmentasi audiens, kejenuhan konten, dan keberlanjutan engagement jangka panjang. Meskipun MPL Indonesia masih menjadi turnamen esports dengan jumlah penonton tertinggi di Asia Tenggara, kejenuhan audiens, repetisi format konten, dan perubahan perilaku konsumsi digital berpotensi mengancam loyalitas audiens dan brand resonance. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding MPL Indonesia dalam mempertahankan posisinya sebagai turnamen esports nomor satu di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan 15 partisipan yang terdiri dari pihak internal, penonton aktif, dan penonton non-aktif MPL Indonesia. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dengan bantuan NVivo. Penelitian ini juga mengintegrasikan Customer-Based Brand Equity (CBBE), VRIO framework, Porter’s Five Forces, SWOT analysis, dan TOWS Matrix untuk memperkuat evaluasi strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif MPL Indonesia didukung oleh entertainment and media strategy, institutional professionalism, serta emotional community engagement. Kualitas produksi, storytelling dalam siaran, dan komunitas penggemar berbasis tim berkontribusi terhadap brand salience dan audience engagement. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan berupa repetisi format kompetisi, fragmentasi konsumsi digital, serta meningkatnya persaingan dari platform hiburan digital lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MPL Indonesia perlu memperkuat storytelling pada level liga, terus berinovasi dalam penyajian konten, serta mengembangkan strategi engagement lintas platform untuk mempertahankan loyalitas audiens dan brand resonance dalam jangka panjang. Kata kunci: MPL Indonesia, strategi branding, pemasaran esports, brand equity, audience engagement, komunikasi digital.

2026
👤 Penulis: Sakti Reisnanda Pramudya
🏷️ Pemasaran Esports 🏷️ Brand Equity 🏷️ Komunikasi Digital

PERANCANGAN KAMPANYE MULTIMEDIA GOTRANSIT SEBAGAI PENGENALAN TRANSPORTASI KRL JAKARTA UNTUK PERANTAU GENERASI Z

Perantau Generasi Z yang baru tiba di Jakarta sering menghadapi kesulitan dalam memahami sistem transportasi umum, terutama Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line. Kurangnya informasi mengenai rute, mekanisme pembayaran, dan etika penggunaan KRL dapat menyebabkan pengalaman perjalanan yang kurang nyaman dan tidak efisien. Oleh karena itu, diperlukan kampanye multimedia yang informatif dan menarik untuk memperkenalkan transportasi KRL kepada perantau Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye multimedia GoTransit sebagai media edukasi yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z. Kampanye ini mengutamakan penyajian informasi dalam bentuk digital yang interaktif dan mudah diakses. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi terhadap perilaku pengguna KRL, studi literatur mengenai pola konsumsi media Generasi Z, serta kuesioner untuk memahami kebutuhan dan preferensi target audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z lebih tertarik pada kampanye berbasis media sosial dengan format video pendek, infografis digital, dan simulasi interaktif. Oleh karena itu, kampanye GoTransit dikembangkan melalui platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube guna meningkatkan pemahaman dan kenyamanan pengguna baru dalam menggunakan KRL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kampanye multimedia berbasis digital dapat menjadi solusi efektif dalam memperkenalkan transportasi KRL kepada perantau Generasi Z. Dengan pendekatan komunikasi yang tepat, kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan literasi transportasi serta pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna baru KRL di Jakarta.

2025
👤 Penulis: Rakhel Lentera Kalahari
🏷️ Komunikasi Digital 🏷️ Transportasi Umum 🏷️ Generasi Z

FORMULASI INISIATIF KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU UNTUK OPTIMALISASI RASIO KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA.

Keberangkatan Pekerja Migran Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, hal tersebut dikarenakan meningkatnya demand terhadap kebutuhan tenaga kerja dari berbagai negara di Dunia, dalam rangka mengisi kekosongan di beberapa sektor. Peningkatan Pekerja Migran Indonesia setiap tahunnya memberikan tantangan juga peluang bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas manfaat dan perannya sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia No.18 Tahun 2017. Dalam implementasinya, program BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Migran umumnya terdiri dari layanan Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang bertujuan untuk melindungi pekerja migran dari risiko masa depan. Namun, kurang optimalnya tingkat partisipasi pekerja migran Indonesia dalam program BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya perlindungan tenaga kerja di luar negeri. Berdasarkan data per Juni 2024, diketahui bahwa membership ratio pekerja migran terhadap BPJS Ketenagakerjaan berada pada level sekitar 12,6%, menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara layanan BPJS Ketenagakerjaan dengan tingkat kesadaran serta pemanfaatan program oleh pekerja migran. Masalah yang diidentifikasi dalam penelitian ini adalah kurang optimalnya kegiatan komunikasi pemasaran BPJS Ketenagakerjaan, terutama dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana edukasi dan pemasaran yang dapat menjangkau berbagai negara. Pekerja migran Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan audiens dalam negeri, baik dalam hal akses informasi dan preferensi komunikasi. Oleh karena itu, pendekatan komunikasi yang digunakan harus lebih spesifik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan inisiatif komunikasi pemasaran terpadu yang relevan bagi BPJS Ketenagakerjaan dalam menjangkau pekerja migran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan weighted scoring method, di mana setiap elemen komunikasi pemasaran dinilai berdasarkan tingkat relevansi pekerja migran. Responden dalam penelitian ini adalah pekerja migran di beberapa negara tujuan dengan tingkat keberangkatan tinggi beberapa tahun terakhir, seperti Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial serta acara komunitas merupakan channel komunikasi yang paling efektif untuk menjangkau pekerja migran. Hal ini mengindikasikan bahwa pekerja migran lebih cenderung mengakses informasi melalui platform digital yang bersifat interaktif, serta berbasis komunitas yang memberikan ruang bagi komunikasi. Selain itu, dalam aspek desain komunikasi, penelitian ini menemukan bahwa kolaborasi dengan institusi terpercaya dan penyampaian informasi berbasis manfaat serta pengalaman pengguna merupakan pendekatan yang relevan untuk meningkatkan kepercayaan pekerja migran terhadap program BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, aktivitas komunikasi seperti billboard, direct marketing dan kolaborasi dengan influencer memiliki relevansi yang lebih rendah. Berdasarkan hasil analisa, penelitian ini merekomendasikan BPJS Ketenagakerjaan, untuk melakukan optimalisasi kampanye digital, peningkatan kolaborasi dengan institusi dan komunitas, serta penyediaan materi pemasaran yang berfokuskan pada generasi muda. Dengan adanya inisiatif komunikasi yang lebih relevan, diharapkan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkatkan perannya sebagai penyedia perlindungan sosial yang dapat diakses oleh seluruh pekerja migran Indonesia.

2025
👤 Penulis: Abdullah Hisyam
🏷️ Pemasaran Terpadu 🏷️ Bpjs Ketenagakerjaan Pekerja Migran 🏷️ Komunikasi Digital

ANALISIS KOMUNIKASI DIGITAL SELAMA BEKERJA JARAK JAUH DI ERA PANDEMI DAN PASCA-PANDEMI DI INDONESIA: ANALISIS SENTIMEN DARI X

Pandemi COVID-19 telah secara drastis mengubah cara organisasi beroperasi, mengharuskan mereka untuk beradaptasi dengan cepat dan merumuskan strategi baru dalam mengelola karyawan yang tidak lagi bekerja di lokasi fisik. Salah satu perubahan paling signifikan adalah pergeseran ke komunikasi digital sebagai sarana utama kolaborasi dalam lingkungan kerja jarak jauh. Transformasi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai bagaimana karyawan memandang dan mengalami komunikasi digital saat bekerja dari rumah. Oleh karena itu, organisasi perlu memahami sentimen ini guna meningkatkan strategi kerja jarak jauh mereka. Penelitian ini menggunakan analisis sentimen berbasis machine learning untuk menilai persepsi karyawan terhadap komunikasi digital dan kerja jarak jauh di Indonesia. Data dikumpulkan dari platform media sosial X dan dianalisis menggunakan RapidMiner untuk mengklasifikasikan sentimen. Analisis komparatif dilakukan untuk mengkaji perbedaan sentimen selama dan setelah pandemi. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren sentimen yang konsisten pada kedua periode tersebut, dengan persepsi dominan negatif terhadap kerja jarak jauh. Banyak karyawan mengungkapkan kesulitan dalam beradaptasi dengan komunikasi digital, terutama terkait dengan berkurangnya kolaborasi, hambatan komunikasi, serta tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi.Temuan ini menegaskan perlunya organisasi untuk meninjau kembali kebijakan kerja jarak jauh serta strategi komunikasi digital guna memberikan dukungan yang lebih baik bagi karyawan. Dengan mengatasi tantangan ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja jarak jauh yang lebih efisien dan suportif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja dalam jangka panjang.

2025
👤 Penulis: Yessi Afrianty Siahaan
🏷️ Komunikasi Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Kerja Jarak Jauh 🏷️ Sentimen Karyawan

SINKRONISASI BILANGAN BINER UNTUK KOMUNIKASI DIGITAL MENGGUNAKAN EKSTRAKSI CLOCK DIGITAL PLL

Karya Ilmiah ini berfokus pada masalah sinkronisasi jam referensi dan frekuensi jam umpan balik. Dengan menggunakan konsep PLL Digital yang memiliki kapasitansi lebih rendah dibandingkan dengan chip induknya, sinkronisasi biner dapat dilakukan dengan efek minimal pada penggunaan daya yang lebih rendah. Hal ini menciptakan peluang baru untuk menciptakan chip semikonduktor yang lebih baik—yang 75% lebih stabil dibandingkan dengan microchip yang tersedia secara komersial saat ini di masyarakat. Stabilitas yang ditingkatkan ini dicapai melalui penggunaan algoritma sinkronisasi yang presisi dan efisien dalam PLL digital. Algoritma ini secara dinamis menyesuaikan frekuensi jam umpan balik, meminimalkan jitter dan drift, sehingga menghasilkan sinyal clock yang sangat akurat. Ketepatan ini berdampak signifikan pada berbagai aplikasi, terutama pada sistem yang sensitif terhadap waktu seperti komunikasi nirkabel berkecepatan tinggi, pemrosesan sinyal digital, dan komputasi performa tinggi. Penggunaan kapasitansi yang lebih rendah pada PLL digital berkontribusi pada pengurangan konsumsi daya secara keseluruhan. Hal ini menjadikan chip semikonduktor yang dikembangkan lebih hemat energi dan ideal untuk perangkat elektronik portabel serta aplikasi yang membutuhkan daya rendah. Dengan menggabungkan stabilitas yang superior dan efisiensi daya, teknologi ini membuka jalan bagi pengembangan perangkat elektronik generasi berikutnya yang lebih andal, berperforma tinggi, dan ramah lingkungan. Penelitian ini juga mengeksplorasi potensi penerapan chip semikonduktor baru ini dalam berbagai bidang. Beberapa di antaranya termasuk peningkatan kinerja chip semikonduktor seperti CPU, printer, ataupun smartphone, optimalisasi pusat data, pengembangan perangkat Internet of Things (IoT) yang lebih canggih. Dengan demikian, karya ilmiah ini tidak hanya menyajikan solusi inovatif untuk sinkronisasi jam, tetapi juga menawarkan potensi besar untuk kemajuan teknologi di berbagai sektor.

2024
👤 Penulis: Muhammad Rayhan
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Komunikasi Digital 🏷️ Optimalisasi Pusat Data

PLATFORM DIGITAL UNTUK KEPUASAN PELANGGAN DI PIZZA HUT DELIVERY (PHD)

Penelitian ini menyelidiki dampak platform digital terhadap kepuasan pelanggan, dengan fokus pada Pizza Hut Delivery (PHD) di Jakarta. Studi ini mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital dalam model pengiriman layanan memengaruhi pengalaman dan tingkat kepuasan pelanggan, khususnya di kalangan konsumen Generasi Z. Melalui pendekatan kuantitatif terstruktur, data dikumpulkan melalui survei daring yang didistribusikan kepada pelanggan yang telah menggunakan platform pemesanan digital Pizza Hut. Penelitian ini mengidentifikasi dimensi utama kinerja platform digital—seperti efisiensi, keandalan, pemenuhan, privasi, daya tanggap, kompensasi, dan kontak—dan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa platform digital secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyediakan kemudahan penggunaan, pengiriman layanan tepat waktu, dan transaksi yang aman. Namun, penelitian ini juga menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan dalam fitur layanan digital untuk memenuhi harapan pelanggan yang terus berkembang. Studi ini diakhiri dengan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan digital guna mempertahankan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang tinggi dalam lingkungan pasar yang kompetitif.

2024
👤 Penulis: Danis Akbar Rafii
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Komunikasi Digital

PERANCANGAN VIDEO MUSIK NARATIF “FLOWER BLOOMS” GHEAN REPRESENTASI IDENTITAS MORATORIUM PADA GENERASI Z

Generasi Z tumbuh dengan ketergantungan besar pada teknologi, digital dan internet, menyebabkan munculnya krisis psikososial dan memiliki status identitas moratorium. Status moratorium adalah fase transisi individu sedang dalam proses mengeksplorasi berbagai pilihan sebelum mencapai status identitas yang stabil seperti identity achievement. Yang menjadi masalah adalah banyak generasi Z yang tidak sadar akan hal tersebut dan tetap terjebak dalam status moratorium ini. Video musik menjadi media yang disenangi oleh generasi Z dan memudahkan mereka dalam menerima sebuah pesan. Maka dari itu, dilakukan perancangan video musik naratif yang dapat mengkomunikasikan dan merepresentasikan identitas moratorium pada generasi Z. Perancangan menggunakan metode analisis kualitatif dan wawancara dengan para ahli serta riset pada target audiens. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah video musik naratif “Flower Blooms” Ghean representasi identitas moratorium pada generasi Z.

2024
👤 Penulis: Lemuel Dawson
🏷️ Generasi Z 🏷️ Identitas Moratorium 🏷️ Komunikasi Digital
💬