📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

PENGARUH PERSENTASE PERFORASI KEMASAN KARDUS TERHADAP MUTU FISIK DAN FISIOLOGIS TOMAT SAYUR (SOLANUM LYCOPERSICUM L.) SELAMA TRANSPORTASI DAN PENYIMPANAN

Penanganan pascapanen tomat (Solanum lycopersicum L.) yang tidak optimal, khususnya pada tahap pengemasan selama transportasi dan penyimpanan, menyebabkan kerusakan fisik yang signifikan dan memperpendek daya simpannya. Salah satu solusi potensial adalah modifikasi ventilasi kemasan melalui perforasi, yang bertujuan menciptakan mikroklimat internal yang mendukung stabilitas fisiologis buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh persentase perforasi kemasan kardus terhadap mutu fisik dan daya simpan tomat selama transportasi dan penyimpanan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan persentase perforasi: 0% (tanpa perforasi), 3%, 4%, dan 5% dari luas permukaan aktif kemasan, masing-masing dengan 6 blok kelompok. Perlakuan diterapkan pada kardus berukuran 40 × 30 × 15 cm yang diisi tomat pada tingkat kematangan 60%, diikuti simulasi transportasi sejauh 66 km dan penyimpanan selama 8 hari pada suhu ruang. Parameter yang diamati meliputi kerusakan fisik, kekerasan, susut bobot, perubahan kematangan buah, uji organoleptik, total asam tertitrasi (TAT), total padatan terlarut (TPT), dan warna. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase perforasi kemasan berpengaruh nyata terhadap perubahan mutu tomat selama transportasi dan penyimpanan. Di antara seluruh perlakuan, kemasan dengan perforasi 4% menunjukkan kinerja paling optimal, ditandai dengan kemampuan menekan kerusakan fisik, mempertahankan kekerasan buah, mengendalikan susut bobot, serta menjaga mutu sensoris tomat secara lebih stabil. Dibandingkan kemasan tanpa perforasi maupun dengan perforasi yang lebih tinggi, perforasi 4% memberikan keseimbangan terbaik antara ventilasi dan retensi kelembapan. Oleh karena itu, perforasi sebesar 4% dari luas permukaan aktif kemasan direkomendasikan sebagai desain kemasan yang paling efektif untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang daya simpan tomat pada kondisi distribusi tropis tanpa pendingin aktif.

2026
👤 Penulis: Natally Agnesia
🏷️ Kondisi Distribusi Tropis 🏷️ Pengemasan Kardus 🏷️ Mutu Fisik Buah
💬