📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

INTERVENSI INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DALAM RANGKA PENERAPAN KONSEP 15-MINUTE NEIGHBORHOOD PADA KAMPUNG KOTA DI SEKITAR KAWASAN TOD MRT JAKARTA

Pembangunan TOD MRT Jakarta membawa level baru pada mobilitas DKI Jakarta. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa MRT Jakarta menjadi moda transportasi paling modern andalan masyarakat. Akan tetapi, di balik itu pelayanan first and last mile (FLM) travel masih sering kurang dipertimbangkan sehingga kualitas FLM pada layanan MRT Jakarta belum sepenuhnya memuaskan bagi pengguna. Di sisi lain, masih terdapat area pinggiran berupa kampung kota di sekitar kawasan TOD MRT Jakarta yang masih terhambat aksesibilitasnya terhadap infrastruktur perkotaan, salah satunya infrastruktur perkotaan. Konsep 15-minute neighborhood berpotensi untuk menjembatani kedua permasalahan aksesibilitas yang terjadi dengan menerapkan prinsip perancangan kawasan yang dapat mengakses fungsi - fungsi sosial perkotaan hanya dengan 15 menit durasi perjalanan melalui moda berjalan kaki atau bersepeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk intervensi infrastruktur transportasi yang dapat diterapkan pada kampung kota di sekitar kawasan TOD MRT Jakarta dalam rangka menerapkan konsep 15-minute neighborhood. Tujuan ini dicapai melalui tiga tahap, identifikasi kecamatan potensial, identifikasi bentuk dan kuantitas kebutuhan infrastruktur transportasi, serta estimasi biaya dan metode pembiayaan yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Tanah Abang dan Kecamatan Setiabudi memiliki tingkat aksesibilitas kawasan permukiman terhadap layanan dasar fungsi sosial perkotaan paling tinggi sehingga berpotensial untuk menerapkan konsep 15-minute neighborhood. Meskipun begitu, didapatkan bahwa masih terdapat kebutuhan untuk menyediakan jalur khusus pejalan kaki dan pesepeda serta penerapan traffic calming pada jalan lingkungan dan gang-gang permukiman untuk memprioritaskan mobilitas pejalan kaki dan pesepeda. Penyediaan infrastruktur transportasi ini dinilai masih dapat dipenuhi melalui APBD DKI Jakarta dengan tetap terbuka pada peluang kontribusi dari pihak swasta.

2026
👤 Penulis: Pangripta Rahma Nabila Osa
🏷️ Mobilitas Penduduk 🏷️ Konsep 15-Minute Neighborhood 🏷️ Desain Kawasan
💬