πŸ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 3 dokumen

PEMILIHAN METODE KONSTRUKSI PROYEK UNTUK MENCAPAI TARGET OTOBOSOROR DI PROJECT BLUE AMMONIA

PT. Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) harus mendukung Program Strategis Pemerintah terkait Perintis Ekonomi Hijau dan berencana untuk membangun Pabrik Blue Amonia. Proyek harus dilaksanakan tepat waktu, sesuai anggaran, sesuai spesifikasi, sesuai peraturan, dan sesuai pengembalian (OTOBOSOROR). Salah satu tonggak terpenting dalam pelaksanaan proyek adalah pemilihan Metode Konstruksi Proyek. PT KPI selama ini terbiasa menggunakan cara konvensional yaitu metode konstruksi stick built yang mengacu pada cara tradisional membangun struktur. Proses pengambilan keputusan dalam memilih metode konstruksi bersifat kompleks dan didasarkan pada beberapa faktor internal dan ekternal perusahaan. Dalam penelitian ini, metode konstruksi seperti Stick Built, Modularisasi, Pre- Assembly Unit (PSU), dan kombinasi ketiga metode tersebut akan dievaluasi dengan menggunakan metodologi integrasi SWOT dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Target OTOBOSOROR diterjemahkan ke dalam faktor-faktor SWOT untuk mengidentifikasi bagaimana mengelola proyek, seperti memanfaatkan Kekuatan, memperkuat Kelemahan, menggunakan keunggulan Peluang, dan mengembangkan pertahanan terbaik terhadap Ancaman. Dalam AHP, faktor-faktor SWOT sebagai kriteria akan diberi peringkat dan diprioritaskan melalui perbandingan berpasangan, yang secara sistematis mengubah penilaian kualitatif Tim Proyek menjadi dasar numerik untuk pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 parameter pengaruh terbesar untuk memilih Metode Konstruksi proyek guna mencapai target OTOBOSOR, yaitu ketersediaan dan keahlian tenaga kerja, dukungan dari pemerintah, pengalaman dalam operasi proyek besar, dan kematangan teknologi. Lebih lanjut, Metode Konstruksi proyek terbaik untuk Project Blue Ammonia adalah kombinasi dari Konstruksi Rangka, Modularisasi, dan Unit Pra-Rakitan (PSU). Hasil ini sendiri cukup kuat dengan nilai bobot yang bervariasi pada kriteria berdasarkan analisis sensitivitas. Selain itu, rencana aksi tindak lanjut untuk memastikan keberhasilan realisasi metode konstruksi proyek yang dipilih adalah memperkuat kemampuan sumber daya manusia dan keahlian teknis, secara aktif berinteraksi dengan pihak berwenang terkait, memanfaatkan rekam jejak operasional yang telah terbukti, dan membangun kemitraan strategis dengan kontraktor EPC yang telah teruji.

2026
πŸ‘€ Penulis: Hermawan Yudhistiro
🏷️ Konstruksi Proyek 🏷️ Pembangunan Pabrik Blue Ammonia 🏷️ Analisis Swot

PERENCANAAN METODE PELAKASANAAN KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM TEKNIK 1B ITB JATINANGOR

Perencanaan metode konstruksi merupakan hal yang penting dalam perancangan proyek konstruksi karena berkaitan langsung dengan penentuan durasi dan biaya konstruksi proyek yang dijelaskan terpisah. Perencanaan dimulai dengan pembuatan Work Breakdown Structure (WBS) dilanjutkan dengan menghitung kuantifikasi volume pekerjaan dan merancang metode konstruksi sesuai gambar dan spesifikasi proyek. Perencanaan metode diawali dengan pekerjaan persiapan yang kemudian dilanjutkan pekerjaan tanah yang terdiri dari pekerjaan galian dan timbunan. Pekerjaan dinding penahan tanah dilakukan setelah pekerjaan galian. Pekerjaan pondasi terdiri dari pekerjaan pondasi tiang pancang dan pile cap yang pekerjaannya dimulai dari utara gedung dan berakhir pada timur gedung. Pekerjaan struktur atas terdiri dari struktur baja dan struktur beton yang menggunakan struktur beton bertulang dengan metode cast in situ. Selain itu direncanakan pula pekerjaan arsitektural dan finishing yang meliputi pekerjaan dinding, pekerjaan lantai, pekerjaan kusen, pekerjaan plafond, dan pekerjaan pengecatan.

2026
πŸ‘€ Penulis: Muhammad Sapto Nugroho
🏷️ Konstruksi Proyek 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Biaya

PERENCANAAN MANAJEMEN KONSTRUKSI PROYEK SUDETAN CILIWUNG - CIPINANG

Kota Jakarta merupakan kota yang sering mengalami banjir. Salah satu daerah yang sering mengalami banjir adalah daerah sekitar Sungai Ciliwung. Salah satu allternatif untuk mengatasi permasalahan banjir di kawasan Sungai Ciliwung adalah perancangan sudetan (terowongan) untuk mengalirkan air berlebih ke Banjir Kanal Timur (BKT) melalui Sungai Cipinang yang tidak ditampung oleh Sungai Ciliwung. Fokus dalam Tugas Akhir ini adalah Perancangan bidang manajemen rekayasa konstruksi yaitu mengidentifikasi item pekerjaan, merancang metode pelaksanaan konstruksi, menghitung estimasi biaya, dan menjadwalkan keberjalanan proyek Sudetan Cilliwung – Cipinang. Berdasarkan data yang ditentukan, proyek sudetan Ciliwung – Cipinang ini akan menggunakan metode konstruksi microtunneling atau Pipe Jacking. Bangunan yang bersebelah dengan Sungai Ciliwung akan menjadi Bangunan Inlet dan Bangunan Outlet akan terletak terhubung dengan Sungai Cipinang. Jarak dari Sungai Ciliwung ke Cipinang sendiri mencapai 1250 meter, sementara panjang maksimal pengerjaan microtunneling adalah 1000 meter sehingga dibutuhkan shaft tambahan yang disebut dengan Arriving Shaft. Pada pengerjaan perancangan manajemen konstruksi proyek ini ditetapkan pengerjaan microtunneling akan menggunakan dua TBM yang bergerak masing” dari Outlet dan Inlet dan berakhir di Arriving Shaft.

2024
πŸ‘€ Penulis: Gideon Mamasu P. Panjaitan
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi 🏷️ Konstruksi Proyek
πŸ’¬