π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 5 dokumenTEORI KONTROL OPTIMAL PADA MODEL DINAMIKA PERTUMBUHAN INVESTASI EMAS DAN TABUNGAN
Investasi emas dan tabungan merupakan dua instrumen investasi yang memiliki karakteristik berbeda, yaitu emas berpotensi memberikan pertumbuhan nilai aset dalam jangka panjang, sedangkan tabungan menawarkan tingkat likuiditas yang lebih tinggi. Perbedaan karakteristik tersebut menyebabkan investor perlu menentukan strategi alokasi dana yang tepat agar keseimbangan antara pertumbuhan aset dan ketersediaan dana dapat dipertahankan. Oleh karena itu, diperlukan suatu model matematika yang mampu menggambarkan dinamika kedua instrumen investasi serta menentukan strategi pengelolaan dana secara optimal. Penelitian-penelitian sebelumnya umumnya hanya membahas dinamika satu instrumen investasi atau penerapan kontrol optimal pada model portofolio tertentu, sehingga belum mengombinasikan investasi emas, tabungan, interaksi nonlinear menggunakan fungsi respon Holling Tipe II, dan teori kontrol optimal dalam satu model yang terpadu. Pada penelitian ini dikembangkan dua model matematika berbentuk sistem persamaan diferensial nonlinear. Model pertama menggambarkan dinamika investasi emas dan tabungan yang berkembang secara independen. Model kedua dikembangkan untuk merepresentasikan adanya interaksi antara kedua instrumen investasi melalui dua skenario, yaitu pengaruh investasi emas terhadap kapasitas tabungan serta mekanisme perpindahan dana yang dimodelkan menggunakan fungsi respon Holling Tipe II. Analisis yang dilakukan meliputi penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan, analisis sensitivitas parameter, serta simulasi numerik. Selanjutnya, strategi kontrol optimal ditentukan menggunakan Prinsip Maksimum Pontryagin melalui pembentukan fungsi Hamiltonian, persamaan state, persamaan costate, dan kondisi stasioner, kemudian diselesaikan secara numerik menggunakan metode Forward-Backward Sweep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap model memiliki titik kesetimbangan dengan syarat kestabilan yang bergantung pada parameter sistem. Analisis sensi tivitas menunjukkan bahwa parameter laju pertumbuhan investasi emas dan parameter transfer dana merupakan parameter yang paling sensitif dalam memengaruhi dinamika sistem karena secara langsung menentukan laju pertumbuhan aset dan mekanisme perpindahan dana antar instrumen investasi. Berdasarkan simulasi numerik, kontrol optimal mampu meminimumkan fungsi objektif melalui pengurangan selisih nilai aset investasi emas dan tabungan dengan tetap mempertimbangkan biaya pengendalian. Strategi kontrol yang diperoleh menghasilkan pengalihan dana yang berlangsung secara bertahap sehingga keseimbangan alokasi investasi dapat dipertahankan dan akumulasi profit meningkat dibandingkan kondisi tanpa kontrol.
PENERAPAN TEORI KONTROL OPTIMAL PADA DINAMIKA MEROKOK
Perokok dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu occasional smoker atau perokok sesekali serta smoker atau perokok harian. Di Indonesia, jumlah perokok terus meningkat meskipun hampir semua orang mengetahui bahaya dari merokok. Maka dari itu, diperlukan strategi kontrol dalam mengendalikan dinamika merokok, yaitu penegakan hukum tentang larangan merokok di area publik dan kampanye media sosial tentang edukasi bahaya merokok. Dinamika merokok sendiri dapat dimodelkan sebagai model matematika. Masalah kontrol optimal dapat diselesaikan dengan metode Prinsip Minimum Pontryagin (PMP) dan disimulasikan secara numerik dengan metode forward-backward sweep. Hasil analisis yang diperoleh dalam Tugas Akhir ini menunjukkan bahwa tanpa adanya upaya pengendalian terhadap dinamika merokok, occasional smoker dan smoker masing-masing mengalami peningkatan sebesar 28.333% dan 440.925% dalam selang waktu 300 hari. Strategi terbaik dengan metode PMP adalah ketika kedua strategi pengendalian dilakukan secara bersamaan yang mengakibatkan occasional smoker mengalami penurunan sebesar 86.667% dan smoker mengalami peningkatan sebesar 2.315% dalam selang waktu yang sama. Salah satu kekurangan dari model matematika adalah adanya ketidakpastian parameter. Metode Kontrol Sliding Mode digunakan dalam merancang strategi kontrol yang mengakomodasi ketidakpastian parameter. Tujuan Kontrol Sliding Mode untuk mengurangi jumlah occasional smoker menuju nol melalui skema pelacakan suatu fungsi referensi yang dikehendaki. Kurangnya informasi mengenai batasan pada ketidakpastian parameter diatasi dengan metode adaptif dengan memperbarui switching gain, sehingga metode ini disebut Kontrol Sliding Mode Adaptif. Hasil simulasi Kontrol Sliding Mode Adaptif memenuhi tujuan kontrol dan dapat menangani ketidakpastian parameter.
PENGENDALIAN ADIKSI MEDIA SOSIAL DENGAN PENDEKATAN TEORI KONTROL OPTIMAL
Media sosial tidak dipungkiri telah menjadi salah satu bagian paling penting dalam kehidupan bermasyarakat, media sosial menawarkan aksesibilitas komunikasi antarsesama, sehingga manusia dapat selalu terhubung dengan satu sama lain secara mudah. Kemudahan ini mengakibatkan sebagian pengguna media sosial mengalami ketergantungan, lalu ketergantungan ini ditularkan dari satu pengguna ke pengguna lain melalui interaksi yang terjadi di media sosial. Oleh karena itu, dibutuhkan perancangan strategi yang efektif dalam menangani kasus adiksi media sosial. Beberapa bentuk strategi yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat adalah kampanye social media mindfulness dan cognitive behavioral therapy (CBT). Penyebaran adiksi media sosial ini dapat divisualisasikan melalui model matematika dan kedua strategi penanganannya direpresentasikan oleh variabelvariabel kontrol yang dapat diterapkan pada model matematika tersebut. Penerapan strategi kontrol ini dimuat dalam bentuk masalah kontrol optimal menggunakan teori kontrol optimal dan diselesaikan dengan Prinsip Minimum Pontryagin (PMP) serta Sliding Mode Control. Simulasi numerik yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan strategi kontrol terbaik menyebabkan penurunan nilai populasi pengguna media sosial dan populasi yang memiliki adiksi media sosial sebesar masingmasing 99.72% dalam kurun waktu 5 tahun. Apabila tidak ada kontrol yang diterapkan, terjadi kenaikan jumlah populasi pengguna media sosial dan populasi yang memiliki kecanduan media sosial sebanyak masing-masing 208.20% dan 86.91% dalam kurun waktu yang sama.
PENERAPAN TEORI KONTROL OPTIMAL DALAM PENYEBARAN KEKERASAN SEKSUAL
Kekerasan seksual di Indonesia kian marak terjadi dan berakar dari adanya ketimpangan kuasa antara korban dan pelaku. Berdasarkan pernyataan Komnas Perempuan pada tahun 2023, fenomena ini masih minim penanganan. Padahal, rasa takut yang timbul akibat ancaman kekerasan seksual membatasi kebebasan dan keleluasaan masyarakat. Oleh sebab itu, disadari perlunya strategi penanganan yang tepat untuk mengatasi penyebaran kekerasan seksual dengan menekan angka korban dan pelaku. Beberapa bentuk strategi yang dapat dilakukan adalah pemberian layanan safeguarding bagi masyarakat yang merasakan ancaman kekerasan seksual, layanan rehabilitasi korban, penegakan hukum yang mengatur secara tegas hukuman bagi pelaku, serta melakukan usaha penangkapan pelaku secara gencar. Penyebaran kekerasan seksual dapat dimodelkan sebagai sebuah model matematika dan keempat strategi penanganan kekerasan seksual direpresentasikan sebagai variabel kontrol yang diterapkan dalam model matematika tersebut. Pengaruh penerapan strategi terhadap penyebaran kekerasan seksual dikonstruksi menjadi sebuah masalah kontrol optimal menggunakan teori kontrol optimal yang diselesaikan dengan Prinsip Minimum Pontryagin (PMP). Hasil analisis dari simulasi yang dilakukan dalam Tugas Akhir ini menunjukkan bahwa tanpa adanya penanganan kasus kekerasan seksual, angka korban dan pelaku masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.5562% dan 97.6138% dalam kurun waktu 100 hari. Kemudian diperoleh strategi penanganan terbaik untuk menekan angka korban dan pelaku kekerasan seksual adalah ketika keempat strategi penanganan diterapkan secara bersamaan yang mengakibatkan penurunan jumlah korban sebesar 99.9876% dan pelaku sebesar 98.7771% dalam kurun waktu yang sama.
MAXIMISING LIFT OF A FLAPPING WING IN HOVERING FLIGHT VIA EXPERIMENTAL OPTIMISATION
The advanced flapping mechanisms of birds and insects have inspired the creation of bioinspired Micro Aerial Vehicles (MAVs). Despite progress in replicating their wing kinematics, artificial MAVs still fall short compared to their natural counterparts refined over millions of years of evolution. Further exploration of wing kinematics and aerodynamic investigations is essential for enhancing MAV design. This thesis presents an optimisation study of 3D flapping wing kinematics under hovering conditions, aiming to find the optimal kinematics that maximise lift and examine their impact on lift production. The NNPEHGP model predicts the black-box function of the wing modelβs kinematics parameters and the time-averaged lift coefficient (CL). Optimisation focuses on two kinematics parameters: rotational timing and rotational duration. The analysis shows that peak lift happens when the wing undergoes delayed rotation, but advanced rotation provides more consistent performance across various rotational durations, indicating a trade-off between peak performance and robustness. The analysis of rotational duration indicates its minor influence compared to rotational timing but becomes more significant when rotational timing involves delayed rotation or positive values. Furthermore, it is found that three-dimensionality and motion models affect wing lift production.