📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKARAKTERISTIK DAN POTENSI PEMANFAATAN FLY ASH-BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI AGREGAT BUATAN MENJADI LAPIS PONDASI JALAN
Pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA) sebagai material alternatif substitusi batuan alam dalam struktur perkerasan jalan menjadi solusi strategis dalam mereduksi limbah industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan agregat buatan (artificial stone) berbasis campuran FABA yang distabilisasi semen PCC 10% sebagai material Lapis Pondasi Agregat Kelas A berdasarkan persyaratan mutu Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025. Metode eksperimental laboratorium dilakukan dengan merancang empat variasi proporsi campuran fly ash dan bottom ash, yaitu V1 (100:0), V2 (80:20), V3 (70:30), dan V4 (50:50). Evaluasi parameter kelayakan mekanis dan fisik meliputi batas-batas Atterberg, karakteristik pemadatan, daya dukung (California Bearing Ratio/CBR), persentase butiran pecah, dan ketahanan aus agregat (Los Angeles Abrasion). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi V2 (80% fly ash : 20% bottom ash) merupakan campuran paling optimum yang menghasilkan nilai kepadatan kering maksimum (MDD) sebesar 1,855% gr/cm3 dan daya dukung puncak sebesar 142,28%. Secara keseluruhan, material agregat buatan ini berhasil memenuhi kriteria Lapis Pondasi Kelas A pada parameter kekuatan daya dukung (CBR > 90%), sifat konsistensi (Non-Plastis/NP), kontrol fraksi halus, serta kuncian mekanis. Namun, agregat ini tidak memenuhi kualifikasi ketahanan aus abrasi karena melampaui batas toleransi maksimal 40%. Oleh karena itu, agregat buatan berbasis FABA dinyatakan layak bersyarat dan direkomendasikan aplikasinya melalui rekayasa penambahan semen dan waktu curing yang cukup untuk Kelas A dan Kelas B.