📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

ANALISIS POTENSI PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) UNTUK MENDUKUNG INSPEKSI PADA MANAJEMEN ASET GEDUNG: STUDI KASUS GEDUNG X

Manajemen aset gedung memerlukan proses inspeksi yang efektif untuk mendukung pemeliharaan sepanjang siklus hidup bangunan. Namun, pengelolaan aset di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan sehingga pemeliharaan cenderung bersifat reaktif. Di sisi lain, Building Information Modelling (BIM) memiliki potensi sebagai platform pengelolaan informasi aset, tetapi implementasinya masih berfokus pada tahap desain dan konstruksi. Sebagai langkah dalam mengembangkan pemanfaatan BIM pada tahap operasi dan pemeliharaan gedung, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi tahapan inspeksi yang berpotensi didukung oleh BIM serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan penerapan BIM dalam mendukung proses inspeksi. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui studi kasus dengan mengevaluasi kesiapan BIM untuk operasi dan pemeliharaan, serta menganalisis potensi penerapan BIM menggunakan metode Fuzzy Synthetic Evaluation dan Simple Additive Weighting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan inspeksi memiliki potensi tinggi untuk didukung oleh BIM, dengan tahap pengolahan data dan analisis sebagai tahapan yang paling berpotensi. Evaluasi kesiapan BIM menunjukkan Pemanfaatan informasi BIM hingga tahap operasi dan pemeliharaan perlu direncanakan sejak awal proyek melalui penyusunan BIM Execution Plan (BEP). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan BIM memberikan berbagai manfaat dan tantangan pada aspek model, organisasi, informasi, standar, dan integrasi.

2026
👤 Penulis: Dewi Aulia
🏷️ Building Information Modelling (Bim) 🏷️ Manajemen Aset Gedung 🏷️ Inspeksi Gedung

POTENSI IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) UNTUK MANAJEMEN ASET GEDUNG DI INDONESIA

Pertumbuhan sektor konstruksi gedung di Indonesia menuntut manajemen aset yang efektif, dengan Building Information Modeling (BIM) sebagai solusi potensial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana implementasi BIM dalam konstruksi gedung di Indonesia serta potensi dan hambatan penerapannya sebagai instrumen pendukung manajemen aset gedung. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui kuesioner dari pemilik gedung dan konsultan perencana proyek gedung. Hasil penelitian menunjukkan implementasi BIM masih parsial dan terfragmentasi, dominan pada fase desain dan konstruksi awal (3D-5D, LOD 100-400), namun sangat minim untuk fase operasional (6D/7D, LOD 600) bagi kedua subjek. Potensi BIM untuk manajemen aset ditemukan signifikan, didorong kebutuhan strategis pemilik dan efisiensi teknis konsultan. Namun, potensi ini dihambat oleh faktor-faktor fundamental yang menciptakan diskontinuitas informasi. Hambatan utama meliputi kesenjangan pemahaman siklus hidup penuh BIM, keterbatasan aspek teknologi, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), dan kebijakan dari kedua belah pihak. Secara keseluruhan, implementasi BIM di Indonesia terkendala fragmentasi dan information handover gap, mencegah pemanfaatan nilai penuhnya sepanjang siklus hidup bangunan.

2025
👤 Penulis: Sanatha Maria Angela L. R.
🏷️ Building Information Modeling (Bim) 🏷️ Manajemen Aset Gedung 🏷️ Hidrologi Konstruksi
💬