📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenPERANCANGAN PEMBARUAN IDENTITAS KOTA DEPOK MELALUI CITY REBRANDING DALAM UPAYA PENGUATAN CITRA KOTA
Konsep city branding merupakan instrumen penting dalam pengelolaan kota. Kota Depok, melalui peluncuran brand "Depok Friendly City" pada tahun 2016, berupaya membangun citra kota yang ramah dan inklusif. Namun, penelitian ini mengidentifikasi adanya kesenjangan merek (brand gap) yang signifikan antara narasi resmi kota dengan citra aktual yang berkembang di masyarakat, di mana Depok justru sering diasosiasikan dengan karakter yang tidak selaras dengan nilai keramahan, bahkan memunculkan label "kota paling absurd" di ruang publik. Kesenjangan ini diperburuk oleh ketiadaan sistem identitas visual yang kuat, konsisten, dan terintegrasi untuk mendukung slogan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi aktual identitas dan citra Kota Depok melalui brand audit berbasis komunikasi visual, merumuskan strategi city rebranding dari hasil analisis kesenjangan, dan mengembangkan sistem identitas visual beserta pedoman implementasinya. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan kerangka Anholt City Brand Hexagon sebagai dasar analisis dan metodologi Double Diamond sebagai kerangka perancangan, didukung survei terhadap 236 responden serta wawancara dengan 9 narasumber. Hasil perancangan berupa sistem identitas visual "depOK", berakar pada etimologi padepokan dan warisan kota pendidikan, mencakup logotype, tipografi khusus (Depok Sans), serta palet warna yang merepresentasikan sebelas kecamatan, dituangkan dalam buku pedoman merek (brand guideline book). Sistem ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual bagi pengelolaan komunikasi visual city branding Kota Depok yang lebih konsisten dan relevan, sekaligus memperkuat rasa kepemilikan (sense of belonging) warga.