📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 4 dokumen

ANALISIS SISTEM PENGHITUNGAN INVENTARIS OTOMATIS DALAM KINERJA RANTAI PASOKAN

Dalam meningkatkan performa perusahaan, pengelolaan rantai pasokan selalu menjadi salah satu faktor penting dan tentunya menjadi semakin penting dan semakin terasa di era teknologi digital dan sistem otomatis. Salah satu kunci utama yang krusial dalam rantai pasokan adalah gudang tempat berlangsungnya proses penerimaan, penyimpanan, pemantauan dan pengiriman barang. Gudang dalam pengelolaannya memerlukan data inventaris yang akurat. Hal ini menjadi sangat penting karena bagian ini berpengaruh langsung pada perencanaan, pengambilan keputusan, sampai proses pemenuhan pesanan pelanggan. Namun sampai saat ini tidak sedikit perusahaan yang masih kesulitan dalam menjaga akurasi data inventarisnya. Hal ini biasanya disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur dan sistem yang digunakan serta faktor manusia yang membuat kesalahan pada saat perhitungan manual atau input data. Pada akhirnya kondisi ini dapat menimbulkan kurangnya stok, penumpukan inventaris yang berlebihan, yang mengakibatkan pemenuhan pesanan yang kurang efisien. Semua hal ini tentu berdampak pada menurunnya tingkat kepuasan pelanggan dan kinerja operasional perusahaan. Untuk mengatasi masalah ini, makin banyak perusahaan beralih ke sistem penghitungan inventaris otomatis, yang mampu menggantikan proses manual dengan pengumpulan data secara berkelanjutan dan real-time. Studi ini menganalisis bagaimana kinerja rantai pasokan dapat dioptimalkan dengan menggunakan sistem penghitungan inventaris otomatis. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan tinjauan literatur akademik dan contoh industri global (DHL). Temuan di studi ini menunjukkan bahwa sistem penghitungan inventaris otomatis meningkatkan akurasi inventaris, meningkatkan aliran informasi, meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi biaya, mengurangi efek bullwhip, dan memperkuat koordinasi rantai pasokan. Contoh DHL juga menunjukkan manfaat ini dalam praktiknya. Meskipun memiliki manfaat tersebut, studi ini menemukan beberapa tantangan dalam implementasi sistem penghitungan inventaris otomatis, seperti investasi awal yang tinggi, pengembalian investasi yang tidak pasti, kesulitan dalam integrasi dan kompatibilitas sistem, resistensi karyawan terhadap perubahan, dan kekhawatiran tentang manajemen data dan keamanan siber. Berdasarkan temuan ini, studi ini menyarankan agar perusahaan melakukan studi kelayakan dan analisis biaya manfaat sebelum mengadopsi sistem tersebut, memulai dengan proyek percontohan sebelum menerapkannya sepenuhnya, membangun tim lintas fungsi, dan berinvestasi dalam manajemen perubahan dan pelatihan. Menggunakan metode hibrida manual dan otomatis pada tahap awal juga dapat membantu mengurangi risiko, dan perusahaan juga harus memperkuat keamanan datanya. Kata kunci: sistem penghitungan inventaris otomatis, kinerja rantai pasokan, manajemen gudang, akurasi inventaris, RFID

2026
👤 Penulis: Apfia Diarytrias Sihombing
🏷️ Sistem Penghitungan Inventaris Otomatis 🏷️ Manajemen Gudang 🏷️ Kinerja Rantai Pasokan

PENENTUAN KEBIJAKAN TATA LETAK GUDANG YANG OPTIMUM UNTUK PRODUK SUHU RUANG DI PT KIMIA FARMA TRADING & DISTRIBUTION

PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) adalah anak perusahaan dari PT Kimia Farma (KF). KFTD membantu proses distribusi dan perdagangan produk farmasi dan kesehatan. KFTD memiliki ukuran gudang yang terbatas sehingga banyak produk yang disimpan di luar area penyimpanan terutama produk dalam karton pada suhu ruang. Saat ini hanya terdapat 207 palet penyimpanan produk dalam karton pada suhu ruang dengan utilitas gudang sebesar 133,33%. Produk disimpan secara sembarang sehingga staf pengambil produk kesulitan untuk mencari produk. Hal ini menjadi penyebab dari tingginya waktu tempuh di dalam gudang. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan tata letak yang dapat meminimasi waktu tempuh barang dengan tetap menjaga utilitas gudang di rentang optimum yaitu 70% hingga 85%. Kebijakan yang dibandingkan adalah kebijakan saat ini, Flow-through & random storage policy,, Flow-through & class-based storage policy, U-flow & random storage policy , dan U-flow & class-based storage policy. Dilakukan pengumpulan data, analisis FSN dengan melihat turnover ratio, analisis klaster berdasarkan matriks kedekatan barang dari kedekatan pola pesanan, penentuan kebutuhan ruang penyimpanan, perancangan gudang, penentuan utilitas gudang, penentuan alokasi produk di dalam gudang berdasarkan kelas produk, dan penentuan waktu tempuh pengambilan produk di dalam gudang. Pemilihan model terbaik dilakukan dengan Analytic Hierarchy Process (AHP). Rancangan tata letak gudang terbaik adalah U-flow & class-based storage policy dengan ruang penyimpanan yang tersedia 495 palet, jumlah dok sebanyak dua, dan utilitas gudang 84,04%. Total waktu tempuh selama perpindahan di dalam gudang pada periode penelitian Januari 2022 hingga Desember 2023 adalah 494,65 jam yang terjadi penurunan sebesar 89,50%, luas gudang yang dibutuhkan adalah 337,97 ???? yang mengalami penurunan 2,36%, dan volume gudang yang dibutuhkan 1622,27 ???? 2 yang mengalami peningkatan 192,91% dari kondisi existing. 3

2024
👤 Penulis: Mursyida Kamilah
🏷️ Logistik 🏷️ Manajemen Gudang 🏷️ Kecerdasan Buatan

PENINGKATAN PROSES PEMENUHAN PESANAN DI GUDANG E- COMMERCE: PENDEKATAN DMAIC UNTUK PT XYZ

Penelitian ini menganalisis operasi gudang pemenuhan e-commerce PT XYZ dengan menggunakan metodologi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) karena adanya ketidaksesuaian antara jumlah pesanan yang ditargetkan dan jumlah aktual pesanan yang diproses per shift, dari 250 target pesanan hanya terpenuhinya rata-rata 184,64 pesanan. Tujuan utama penelitian adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas tenaga kerja. Analisis menunjukkan adanya inefisiensi yang signifikan dan variabilitas yang tinggi dalam waktu pemrosesan pesanan, menyebabkan keterlambatan dan kesalahan. Berbagai akar penyebab diidentifikasi, termasuk masalah sinkronisasi Sistem Manajemen Gudang, pengerjaan ulang secara manual, minimnya standar, dan aktivitas yang tidak bernilai tambah. Solusi perbaikan seperti penerapan sistem Pick-to-Light (PTL), peningkatan WMS, pengambilan barang terstandardisasi, dan skema insentif diusulkan. Perbaikan ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan, mengoptimalkan alur kerja, dan meningkatkan produktivitas karyawan. Rencana pelatihan yang komprehensif, dokumentasi, dan alat pemantauan dibuat untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan. Implementasi perbaikan ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan efisiensi pemrosesan pesanan. PT XYZ dapat melihat peningkatan pemrosesan pesanan sebesar 40-50%. Perbaikan ini juga bertujuan untuk membangun lingkungan kerja yang lebih kompetitif dan termotivasi, mengatasi masalah antara karyawan tetap dan pekerja lepas melalui dan skema insentif terarah.

2024
👤 Penulis: Alvitto Didha Ednanda Putra
🏷️ Pemenuhan E-Commerce 🏷️ Manajemen Gudang 🏷️ Dmaic (Define, Measure, Analyze, Improve, Control)

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ANTARMUKA PENGGUNA PADA SISTEM PENDATAAN BARANG BERBASIS ROBOT BERGERAK

Proses inventarisasi merupakan salah satu indikator manajemen gudang yang baik, karena diinginkan persediaan barang pada gudang yang cukup untuk memenuhi pesanan sekaligus menjaga pengeluaran inventaris seminimal mungkin. Namun manajemen inventarisasi ini merupakan upaya yang sulit dan memakan waktu, terutama untuk usaha kecil dan menengah dengan sumber daya manusia yang lebih sedikit. Salah satu masalah konkrit yang terjadi adalah jumlah aktual barang pada gudang seringkali tidak sesuai dengan data di komputer dikarenakan kegiatan pendataan harian tidak berjalan efektif. Kesalahan ini menyebabkan kerugian finansial ketika dilakukan pengambilan keputusan menggunakan data yang salah tersebut. Oleh karenanya, pemanfaatan perkembangan teknologi otomatisasi proses inventarisasi barang perlu diterapkan agar permasalahan sektor manajemen gudang tersebut dapat teratasi. Berdasarkan uraian diatas, maka diusulkan solusi berupa sistem pendataan barang berbasis robot bergerak, yang dinamakan T.A.R.T.E.L. (Totally Accurate Robotic Time Efficient Logistic). Salah satu komponen dalam solusi ini adalah antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang baik dapat memudahkan pengguna dalam mengendalikan robot bergerak, serta mengetahui data inventarisasi dari robot bergerak tersebut secara efektif. Oleh karena itu, pada komputer pengguna akan ada sebuah aplikasi yang dirancang agar memudahkan pengguna dalam memberikan input berupa karakteristik data barang, perintah pemetaan, inventarisasi, serta dapat menampilkan hasil pemetaan dan inventarisasi kepada pengguna. Implementasi antarmuka pengguna menggunakan bahasa pemrograman Python serta kerangka KivyMD berhasil dilakukan, terlihat dari keseluruhan fungsi antarmuka mulai dari memasukan dan menampilkan karakteristik barang, pemetaan, input rute, serta inventarisasi dapat dioperasikan pengguna dengan tepat. Pengguna aplikasi yang merupakan petugas gudang pun menilai puas akan antarmuka aplikasi, ditandai dengan skor kuesioner 9.167 dari 10 poin.

2024
👤 Penulis: Samuel Benyamin Niman
🏷️ Robotika 🏷️ Manajemen Gudang 🏷️ Teknologi Otomatisasi
💬