📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenMENYAMAR BAYANG: AMBIGUITAS MANUSIA MELALUI EKSPRESI SENI LUKIS
Karya tugas akhir ini berangkat dari kegelisahan personal penulis terhadap praktik pengotakan dan pelabelan yang mereduksi kompleksitas manusia menjadi kategori kategori absolut. Pola pikir ini, yang berakar dari lingkungan keluarga yang kaku, sempat membentuk identitas konkret dalam diri penulis dan membatasi eksplorasi terhadap kemungkinan baru. Namun, perjumpaan penulis dengan seni budaya, khususnya Wayang, memicu intervensi yang mengaburkan batasan tersebut. Muncul konflik batin dan ambiguitas identitas; di satu sisi penulis merasa sebagai orang kota yang asing terhadap tradisi, namun di sisi lain memiliki ketertarikan mendalam untuk melukis dan menjadi bagian darinya. Ambiguitas ini kemudian dipandang sebagai ruang transisi yang produktif. Penulis menemukan analogi pengalaman personalnya dalam sosok Semar dan fenomena bayangan pada pertunjukan wayang. Karakter Semar yang merangkul oposisi biner serta sifat bayangan yang dinamis dan tidak konkret menjadi instrumen bagi penulis untuk masuk ke dalam ruang tradisi tanpa merasa terasing. Secara visual, gagasan ini diwujudkan melalui teknik pengaburan—mentransformasi bayangan dari bentuk konkret menjadi bentuk yang samar dengan percampuran warna yang saling berselingan. Melalui tindakan pengaburan ini, karya ini menjadi manifestasi dari proses pemulihan batin sekaligus upaya untuk menerima eksistensi manusia yang tidak pernah bersifat tunggal.
PERANCANGAN BRAND IDENTITY SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN CITY BRANDING KABUPATEN TOLITOLI
Indonesia merupakan negara megadiversitas dengan kekayaan alam dan budaya yang berlimpah yang tengah berfokus pada pembangunan negara. Dengan sumber daya lokal yang melimpah, kreativitas dalam memajukan negara melalui kota-kota di Indonesia didorong dengan pemanfaatan potensi lokal sebagai identitas wilayah. City branding merupakan salah satu upaya pemasaran kota untuk memperkuat identitas dan mengembangkan citra kota. Kabupaten Tolitoli merupakan salah satu kota di Sulawesi Tengah yang memiliki potensi lokal berbasis alam, budaya, dan ekonomi kreatif. Namun, Tolitoli masih belum memiliki branding yang dapat diterapkan pada strategi city branding. Perancangan ini akan mengidentifikasi konsep dan strategi brand identity untuk membentuk citra sebagai upaya pembangunan city branding Kabupaten Tolitoli. Melalui metode kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian untuk perancangan ini mencakup kajian pustaka, wawancara pemangku kepentingan, dan analisis data berdasarkan teori competitive identity oleh Simon Anholt. Luaran akhir perancangan akan mencakup brand identity Tolitoli sebagai Kota Sudut Pesisir dan visualisasinya sebagai bagian dari city branding dengan pemasaran internal dan eksternal. Perancangan diharapkan dapat memperkuat identitas dan citra Kabupaten Tolitoli dalam persaingan global, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota secara berkelanjutan.