📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN LOGISTIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN DJANGO DENGAN ARSITEKTUR MICROSERVICES

Industri logistik yang terus berkembang menuntut sistem manajemen yang skalabel dan andal, sementara arsitektur monolitik yang umum digunakan menghadapi keterbatasan dalam hal skalabilitas parsial dan fleksibilitas teknologi. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen logistik berbasis web menggunakan arsitektur microservices dengan tiga layanan utama (Auth Service, Shipment Service, dan Invoice Service) yang dibangun menggunakan Django, dikontainerisasi dengan Docker, dan diintegrasikan melalui API Gateway berbasis NGINX, dengan antarmuka pengguna menggunakan Vue.js. Pengujian fungsional menggunakan metode black-box testing terhadap 27 skenario uji menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan, sementara pengujian performa menggunakan Locust memperlihatkan sistem memenuhi kriteria ISO/IEC 25010:2023 (P95 ? 3 detik, error rate < 1%) hingga beban 600 virtual user, dengan titik jenuh teridentifikasi pada rentang 800–1.000 virtual user. Perbandingan dengan arsitektur monolitik menunjukkan monolitik 14–53% lebih cepat pada seluruh tingkat beban akibat overhead komunikasi antarservice, meskipun keunggulan microservices dalam skalabilitas independen diperkirakan akan lebih terlihat pada infrastruktur yang benar-benar terdistribusi.

2026
👤 Penulis: Muhammad Akbar
🏷️ Microservis 🏷️ Manajemen Logistik 🏷️ Django

OPTIMISASI LOKASI GUDANG MATERIAL DENGAN MEMPERTIMBANGKAN POTENSI GEMPA BUMI

Permasalahan dalam penanggulangan bencana gempa bumi di Provinsi Jawa Barat muncul akibat lokasi gudang material emergency PT PLN (Persero) yang selama ini terpusat di wilayah Bandung. Dalam kondisi bencana, hal ini dapat menyebabkan keterlambatan distribusi bantuan, meningkatnya biaya logistik, serta tingginya risiko kerusakan pada gudang karena lokasi tersebut belum mempertimbangkan aspek kerawanan bencana. Penelitian-penelitian sebelumnya umumnya hanya berfokus pada aspek biaya pembukaan dan kapasitas gudang, tanpa mempertimbangkan faktor risiko bencana. Untuk menjawab tantangan tersebut, tesis ini mengusulkan sebuah model untuk optimalisasi penempatan lokasi gudang yang aman dan distribusi material emergency dengan mempertimbangkan risiko gempa bumi. Model dikembangkan menggunakan pendekatan Mixed-Integer Programming (MIP), yang mengmitigasikan metode klasterisasi berbasis risiko dengan skema alokasi material ke gudang-gudang terpilih. Tujuan utama dari model ini adalah untuk menentukan lokasi gudang yang optimal dengan mempertimbangkan efisiensi waktu tempuh, tingkat risiko bencana, dan biaya distribusi logistik. Selain itu, model ini juga dirancang untuk mengevaluasi berbagai skenario kejadian gempa serta memperkirakan kebutuhan material pada masing-masing klaster terdampak. Hasil implementasi model menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan mampu meminimalkan total biaya distribusi hingga sebesar 56,2% dibandingkan dengan skema eksisting yang hanya menggunakan satu gudang pusat.

2025
👤 Penulis: Muhammad Chanif
🏷️ Optimisasi Lokasi Gudang 🏷️ Geologi Bencana (Gempa Bumi) 🏷️ Manajemen Logistik
💬