π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenFOUNDATION DESIGN OF GRESIK SEAPORTβS INTERNATIONAL CARGO TERMINAL
Terminal kargo internasional Pelabuhan Gresik merupakan fasilitas yang didesain dengan tujuan utama untuk kegiatan loading dan unloading kargo internasional. Tugas akhir ini berfokus pada desain fondasi pada terminal kargo. Tahapan awal desain dimulai dari interpretasi data tanah berdasarkan hasil pengujian tanah di lapangan dan laboratorium. Berdasarkan data tanah ini lalu dilakukan penentuan parameter desain tanah yang akan digunakan dalam perancangan dimensi fondasi. Berdasarkan letak terminal kargo yaitu di tengah laut, maka jenis fondasi yang digunakan dalam desain fondasi terminal adalah fondasi dalam tiang pancang pipa baja dimana fondasi tiang dimodelkan sebagai deck on pile. Dalam pemodelan fondasi tiang, dibutuhkan letak fixity point dan nilai kekakuan lateral pegas yang akan dimodelkan sebagai interaksi tanah dalam pemodelan fondasi tiang. Berdasarkan hasil pemodelan didapatkan beban yang akan diterima oleh fondasi dimana akan dilakukan analisis fondasi tiang yaitu daya dukung aksial, daya dukung lateral, dan penurunan pada fondasi. Pada analisis daya dukung aksial akan dilakukan analisis daya dukung tekan dan tarik dimana daya dukung tersebut akan dibandingkan dengan beban yang akan ditanggung fondasi tiang berdasarkan kriteria desain. Pada analisis daya dukung lateral akan digunakan metode p-y, dimana berdasarkan kriteria desain defleksi izin akan dihitung kapasitas lateral pada fondasi tiang lalu dibandingkan dengan beban lateral yang akan dialami oleh tiang. Pada analisis penurunan, penurunan elastik dan konsolidasi tiang akan dibandingkan berdasarkan kriteria desain penurunan maksimum dan perbedaan penurunan. Dimensi fondasi didapatkan setelah dilakukan iterasi desain dimana kapasitas dan penurunan fondasi tersebut memenuhi seluruh kriteria desain.
KRITERIA KEPUTUSAN UNTUK MODE MASUK INTERNASIONAL BADAN PENGELOLA KEUANGAN HAJI: APLIKASI ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
BPKH sebagai lembaga pemerintah yang diberi mandat untuk mengelola dana haji dapat melakukan investasi di luar negeri sebagaimana diizinkan oleh Undang-Undang No. 34 Tahun 2014. Pada tahun 2023, BPKH mendirikan anak perusahaan pertamanya di Kerajaan Arab Saudi dengan Moda Masuk Internasional Kepemilikan Tunggal (Greenfield). Karena belum adanya kerangka formal untuk memilih Moda Masuk Internasional, penelitian ini dimaksudkan untuk membangun model pengambilan keputusan yang akan diformalkan dalam Peraturan BPKH. Model yang dirancang dalam penelitian ini didasarkan pada metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Keunggulan Kepemilikan, Keunggulan Lokasi, dan Keunggulan Internalisasi merupakan kriteria yang diturunkan dari Paradigma Eklektik. Untuk sub-kriteria, ada 11 (sebelas) faktor berdasarkan literatur dan wawancara ahli. Berdasarkan penilaian ahli, Keunggulan Lokasi dipilih sebagai kriteria paling berpengaruh. Kemampuan Organisasi, Bagian dari Ekosistem Haji, dan Potensi Pasar dipilih sebagai tiga sub-kriteria paling berpengaruh. Dari alternatif yang dievaluasi, hasilnya menunjukkan bahwa peringkat pilihannya adalah: 1) Kepemilikan Tunggal (Akuisisi); 2) Usaha Patungan dengan Kepemilikan Mayoritas; 3) Kepemilikan Tunggal (Greenfield); dan 4) Usaha Patungan dengan Kepemilikan Minoritas. Penelitian ini merekomendasikan untuk memilih kepemilikan tunggal (akuisisi) sebagai moda masuk internasional ketika memasuki pasar internasional, yang memiliki potensi pasar tinggi dan bagian dari ekosistem haji. Alternatif ini sejalan dengan Kemampuan Organisasi sebagai subkriteria yang paling berpengaruh, karena akuisisi memungkinkan BPKH untuk menggabungkan keahlian kelembagaannya dengan pengetahuan operasional perusahaan yang diakuisisi. Alternatif ini juga memberikan kendali penuh atas aset strategis, yang sangat penting mengingat BPKH sebagai lembaga pemerintah perlu memastikan bisnis selaras dengan mandatnya. Alternatif lainnya, Usaha Patungan dengan Kepemilikan Mayoritas, memiliki keunggulan yang sama terkait kemampuan organisasi dengan komitmen sumber daya lebih kecil. Penelitian ini menawarkan solusi untuk menemukan kriteria keputusan utama yang memengaruhi proses pemilihan moda masuk internasional di BPKH. Model yang dihasilkan disesuaikan untuk menyelaraskan sumber daya dan kemampuan internal yang dimiliki BPKH, sembari memanfaatkan keunggulan negara tuan rumah dan manfaat dari internalisasi aspek-aspek utama dari proses bisnis.