📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 4 dokumenPEMBANGUNAN MODEL WEBGIS DALAM PEMANTAUAN PROGRAM PERTUKARAN KARBON
Perdagangan karbon adalah suatu mekanisme perdagangan dimana negara yang menghasilkan emisi karbon dari kuota yang ditentukan diharuskan untuk memberikan sejumlah insentif kepada negara yang bisa menyerap karbon melalui proyek penanaman hutannya. Indonesia sebagai negara ketiga terbesar yang memiliki area hutan tropis dapat menjadikan area hutannya sebagai komoditas dalam perdagangan karbon dunia. ITB bertujuan melakukan penelitian dalam program perdagangan karbon di Indonesia. Penelitian ini mencakup pembuatan sistem basis data spasial dan membangun model WebGIS dalam program perdagangan karbon. Model WebGIS yang dibangun memiliki fitur foto panoramik 360o sehingga pengguna dapat merasakan efek virtual reality karena data yang digunakan merupakan suatu citra/gambar mengenai keadaan di lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian adalah sebuah bentuk manajemen data spasial dan menghasilkan model WebGIS yang memiliki tampilan antarmuka yang user friendly. Diharapkan dengan model WebGIS ini dapat menarik minat para negara donatur untuk berinvestasi di area hutan Indonesia.
DESAIN PERENCANAAN SUMUR INJEKSI PADA PROGRAM CARBON CAPTURE AND STORAGE (CCS) DI OFFSHORE SUNDA-ASRI BASIN BERBASISKAN GEOSPASIAL ANALISIS PADA DATA SURFACE DAN SUB SURFACE
Peningkatan emisi karbon dioksida (CO?) menjadi tantangan besar dalam mitigasi perubahan iklim global. Program Carbon Capture and Storage (CCS) merupakan solusi teknologi dengan menyimpan CO? secara aman di formasi geologi bawah permukaan. Capstone project ini mengusulkan desain perencanaan sumur injeksi berbasis analisis geospasial pada data permukaan (surface) dan bawah permukaan (subsurface) di Cekungan Sunda Asri, laut Jawa di utara Jakarta. Desain trajectory (lintasan) sumur injeksi dirancang secara 3D menggunakan integrasi data bathymetry, peta struktur kedalaman, dan interpretasi seismik untuk memastikan jalur injeksi yang optimal, aman, dan efisien. Produk kedua yaitu dikembangkan sistem monitoring posisi sumur berbasis teknologi akustik Long Baseline (LBL) untuk mengawasi posisi wellhead dan mendeteksi deformasi lapisan reservoir. Implementasi desain ini bertujuan mendukung keamanan, keberlanjutan, dan efektivitas penyimpanan CO? jangka panjang serta memenuhi standar Measurement, Monitoring, and Verification (MMV). Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan CCS di Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor CCS di Asia Tenggara.
DESAIN PERENCANAAN SUMUR INJEKSI PADA PROGRAM CARBON CAPTURE AND STORAGE (CCS) DI OFFSHORE SUNDA-ASRI BASIN BERBASISKAN GEOSPASIAL ANALISIS PADA DATA SURFACE DAN SUB SURFACE
Peningkatan emisi karbon dioksida (CO?) menjadi tantangan besar dalam mitigasi perubahan iklim global. Program Carbon Capture and Storage (CCS) merupakan solusi teknologi dengan menyimpan CO? secara aman di formasi geologi bawah permukaan. Capstone project ini mengusulkan desain perencanaan sumur injeksi berbasis analisis geospasial pada data permukaan (surface) dan bawah permukaan (subsurface) di Cekungan Sunda Asri, laut Jawa di utara Jakarta. Desain trajectory (lintasan) sumur injeksi dirancang secara 3D menggunakan integrasi data bathymetry, peta struktur kedalaman, dan interpretasi seismik untuk memastikan jalur injeksi yang optimal, aman, dan efisien. Produk kedua yaitu dikembangkan sistem monitoring posisi sumur berbasis teknologi akustik Long Baseline (LBL) untuk mengawasi posisi wellhead dan mendeteksi deformasi lapisan reservoir. Implementasi desain ini bertujuan mendukung keamanan, keberlanjutan, dan efektivitas penyimpanan CO? jangka panjang serta memenuhi standar Measurement, Monitoring, and Verification (MMV). Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan CCS di Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor CCS di Asia Tenggara.
ANALISIS GEOMEKANIKA SATU DIMENSI UNTUK PENENTUAN BATAS MAKSIMUM TEKANAN INJEKSI C02 PADA INTERVAL
Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dan sebelumnya telah mengumumkan komitmennya untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060 atau lebih awal. Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) adalah salah satu teknologi pengurangan emisi yang paling menjanjikan saat ini.Tujuan utama dari kegiatan CCUS adalah untuk memastikan bahwa CO2 tetap berada di bawah permukaan untuk waktu yang tidak terbatas karena kebocorannya dapat mengakibatkan berbagai risiko lingkungan, kesehatan, keselamatan, ekonomi dan sosial politik. Injeksi CO2 ke bawah permukaan dalam jumlah yang besar dapat dikaitkan dengan sejumlah risiko geomekanik. Analisis model geomekanika satu dimensi meliputi tegangan vertikal, tekanan pori, properti elastik batuan, kekuatan batuan, tegangan horizontal, dan orientasi tegangan dengan menggunakan data batuan inti dan log talikawat. Penentuan batas maksimum injeksi CO2 pada reservoir bergantung pada kondisi tekanan insitu yang mendorong terjadinya reaktivasi sesar. Pengaktifan kembali sesar dapat dikuantifikasi dengan menggunakan lingkaran mohr 3D dan failure envelope. Hasil pemodelan menunjukan rezim tektonik pada area penelitian adalah rezim strike-slip dengan arah tegasan horizontal maksimum (SHmax) yaitu utara-selatan yang dilihat dari kenampakan induced tensail pada data log gambar. Analisis reaktivasi sesar dilakukan dengan menggunakan koefisien gesek sebesar 0.6 dan 0.89. Sesar pada daerah penelitian memiliki risiko reaktivasi yang relatif tinggi yang membutuhkan peningkatan tekanan pori rata-rata sekitar ~507 psi dengan menggunakan koefisien gesek 0,6. Sedangkan dengan menggunakan koefisien gesek 0.89 memiliki risiko reaktivasi yang relatif rendah yang membutuhkan peningkatan tekanan pori rata-rata sekitar ~1197 psi.