📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

OPTIMASI KONFIGURASI SISTEM DEDIESELISASI BERBASIS PV MELALUI ANALISIS TEKNO-EKONOMI DI PULAU SIKAKAP, KEPULAUAN MENTAWAI

Wilayah terpencil di Indonesia masih sangat bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang menghasilkan biaya operasional tinggi dan emisi karbon besar. Studi ini merancang dan mengevaluasi sistem pembangkit hybrid berbasis photovoltaic (PV) dan Battery Energy Storage System (BESS) sebagai alternatif dedieselisasi untuk Pulau Sikakap, Kepulauan Mentawai, dengan beban harian 10.779 kWh/hari dan beban puncak 585 kW. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak HOMER Pro terhadap empat konfigurasi: PLTD murni (baseline), hybrid PLTD-PV, hybrid PLTD-PV-BESS, dan PV-BESS tanpa diesel. Pemilihan konfigurasi optimal menggunakan matriks keputusan multikriteria dengan empat kriteria: LCOE (30%), penggunaan diesel (35%), reliabilitas (25%), dan emisi (10%). Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi hybrid PLTD-PV-BESS dengan kapasitas PV 3.511 kWp dan baterai 9.960 kWh merupakan konfigurasi. Konfigurasi ini menghasilkan LCOE $0,1991/kWh—turun 53,5% dari baseline $0,4283/kWh—dengan renewable fraction 88,7%, unmet load nol, dan pengurangan emisi CO? sebesar 88,4% dari 2.822.984 kg menjadi 328.384 kg per tahun. Net Present Cost selama 25 tahun tercatat $8.792.506, lebih rendah $10.121.504 dibandingkan kondisi eksisting. Temuan ini mengonfirmasi bahwa tingginya biaya bahan bakar solar non-subsidi selama umur proyek jauh melampaui investasi kapital awal teknologi terbarukan, sehingga sistem hybrid PV-BESS menjadi solusi dedieselisasi yang ekonomis sekaligus andal dan dapat direplikasi di wilayah non-interkoneksi lain di Indonesia.

2026
👤 Penulis: Evan Arif Ariawan
🏷️ Optimasi Konfigurasi Sistem Dedieselisasi 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Energi Terbarukan

ANALISIS DAN OPTIMASI HYBRID POWER SYSTEM PLTD-PLTS DENGAN BESS PADA SISTEM ISOLATED PULAU SIPORA, KEPULAUAN MENTAWAI

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem tenaga hybrid berbasis PLTD, PLTS, dan BESS (Battery Energy Storage) di Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai. Sistem hybrid ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada PLTD dengan memanfaatkan energi terbarukan dari PLTS yang didukung oleh BESS. Analisis yang dilakukan meliputi analisis tekno-ekonomi dan analisis penempatan optimal dari Distributed Generation (DG). Hasil simulasi kemudian di evaluasi dengan analisis aliran daya. Penempatan optimal dari DG ditentukan dengan menggunakan metode PSO (Particle Swarm Optimization). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hybrid ini menghasilkan Bauran Energi bersih sebesar 54% dan menghasilkan Levelized Cost of Energy (LCOE) sebesar $0,302/kWh, Nett Present Cost sebesar $46.9M, serta Menekan Emisi Karbon sebsar 27,7% Per tahun. Konfigurasi ini memiliki Aliran daya kapasitas terpasang tertinggi yaitu 23,93 MW. Kapasitas ini ideal untuk mendukung Permintaan beban yang terus bertumbuh. Implementasi sistem ini mendukung Program dedieselisasi dan pencapaian target Net Zero Emission, sekaligus memberikan referensi signifikan untuk pengembangan sistem energi terbarukan di wilayah terpencil di Indonesia.

2024
👤 Penulis: Maidodi Putra Hernanda
🏷️ Hybrid Power System 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Energi Terbarukan 🏷️ Optimisasi Sistem Tenaga
💬