📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenEFFECTIVENESS OF EDUCATION THROUGH COMMUNITY OUTREACH ON THE KNOWLEDGE OF PARENTS AND CHILD'S GUARDIANS ABOUT DIARRHEA IN TODDLERS AT TAMANSARI PRIMARY HEALTHCARE CENTER
Diarrhea is the second leading cause of death in children under five years around the world with dehydration as the most severe symptom which causes the loss of important fluids from the body through liquid stools. One way to prevent is to apply the principles of Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), but there are still several areas in Bandung City that have not implemented PHBS optimally, one of them is Bandung Wetan District. In this district, Tamansari Ward is the ward with the lowest percentage of PHBS and is also not yet an Open Defecation Free (ODF) environment, therefore knowledge about diarrhea in toddlers is needed by parents and guardians of children in Tamansari Ward who are registered at Tamansari Public Health Center. This research was a preexperimental study with a one-group pre–test and post–test design using questionnaires and tools in the form of flipcharts and leaflets for 173 respondents. Data sampling was conducted in January – April 2023. The results stated that 47.40% of parents and child’s guardians had poor knowledge about diarrhea in toddlers and the sociodemographic factor that influenced their knowledge was the toddler's gender (p = 0.029) which respondents with male toddlers tend to have better knowledge. Giving education significantly increased the knowledge of parents and guardians of children on diarrhea in toddlers (p < 0,001).
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DALAM CAPAIAN SDGS DI KABUPATEN KARAWANG
Penurunan angka stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karawang sebagai dari strategi nasional serta mengevaluasi kontribusinya terhadap pencapaian target SDGs di tingkat lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan dan program lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan di Kabupaten Karawang telah mencakup intervensi spesifik dan sensitif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Namun demikian, terdapat tantangan dalam hal koordinasi lintas sektor, ketersediaan data yang valid, dan keberlanjutan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun telah terjadi progres signifikan, optimalisasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting masih diperlukan agar target SDGs 2030 dapat tercapai. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, integrasi data lintas sektor, dan peningkatan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI TERHADAP KEPEMILIKAN DAN PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA MAHASISWA DI INDONESIA
Keikutsertaan pasien muda penting untuk mendukung keberlangsungan JKN. Oleh karena itu, perlu untuk meningkatkan keikutsertaan pasien muda terutama kelompok mahasiswa untuk memiliki dan memanfaatkan JKN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh dari pengetahuan, persepsi, dan faktor determinan lainnya terhadap keikutsertaan JKN pada mahasiswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu pembuat kebijakan dalam merancang strategi untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam memiliki dan menggunakan JKN. Penelitian ini memiliki desain potong lintang (cross-sectional) dengan pengambilan data secara konkuren. Pengumpulan data melibatkan 604 responden yang terdiri dari mahasiswa WNI yang berkuliah di Indonesia dan berusia 18-26 tahun. Instrumen pengumpulan data merupakan kuesioner online. Item yang terdapat pada kuesioner mencakup pertanyaan mengenai sosiodemografi, status keikutsertaan JKN, domain pengetahuan, dan domain persepsi. Analisis bivariat antara pengetahuan dan persepsi dengan sosiodemografi dilakukan dengan Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis. Sedangkan untuk penentuan faktor determinan, digunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa di Indonesia memiliki pengetahuan yang cukup (47,52%) dan persepsi positif (56,79%). Berdasarkan analisis bivariat ditemukan bahwa variabel jurusan perkuliahan berhubungan dengan pengetahuan dan variabel jenis kelamin berhubungan dengan persepsi (p-value<0,05). Ditemukan bahwa pengetahuan, persepsi, pendapatan orang tua, dan pekerjaan orang tua dapat memengaruhi kepemilikan JKN. Pemanfaatan JKN juga dipengaruhi oleh variabel-variabel tersebut kecuali pekerjaan orang tua. Analisis korelasi menunjukkan adanya korelasi positif yang lemah (?=0,026) antara pengetahuan dan persepsi. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan usaha untuk meningkatkan pengetahuan dan persepsi mahasiswa terhadap JKN agar keikutsertaan mahasiswa dapat meningkat.