📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

REKONSTRUKSI PERILAKU EROSI ABAD KE-20 DAERAH ALIRAN SUNGAI JAWA BAGIAN BARAT DENGAN MODEL SPASIAL

Tugas akhir ini mendiskusikan mengenai model spasial yang diaplikasikan untuk merekonstruksi laju erosi tahunan dan laju ekspor sedimen di daerah Jawa bagian barat pada abad ke-20 selama 100 tahun. Model yang diaplikasikan dalam penelitian ini menggunakan laju erosi dan sediment delivery ratio (SDR) pada suatu area sebagai parameter untuk mengestimasi laju ekspor sedimen. Laju erosi dihitung berdasarkan kemiringan lahan, penggunaan lahan, jenis tanah, dan gaya hidrologis (curah hujan). Pemodelan SDR didasarkan pada hitungan kecepatan aliran air yang melalui permukaan daerah aliran sungai (DAS), yang dipengaruhi oleh topografi, curah hujan, karakter tanah dan jenis tata guna lahan. Kecepatan aliran dan jarak tempuh partikel sedimen didapatkan dari digital elevation model (DEM). DEM juga digunakan untuk menghasilkan estimasi waktu tinggal partikel sedimen. Secara umum, model menunjukkan adanya penambahan jumlah ekspor sedimen antara tahun 1901 hingga tahun 2000 pada titik pengeluaran DAS Citarum dan DAS Ciujung. Pada DAS Citarum terjadi peningkatan sedimentasi selama 100 tahun, sedangkan selama 50 dan 25 tahun terakhir terjadi penurunan sedimentasi, dan pada 10 tahun terakhir terjadi peningkatan yang cukup tinggi. Selain itu juga terdapat siklus periodik dari jumlah ekspor sedimen yang terlihat setiap 2, 4, 6, 10, dan 20 tahun. Pada DAS Ciujung terlihat bahwa terjadi peningkatan sedimentasi untuk 100 tahun, 50, dan 25 tahun terakhir, sedangkan pada 10 tahun terakhir terjadi penurunan. Terdapat siklus periodik dari jumlah ekspor sedimen yang terlihat setiap 4, 6, 10, dan 14 tahun.

2026
👤 Penulis: ALI AMMARULLAH (NIM 15104021); Pembimbing: Dr. rer. nat. Poerbandono
🏷️ Hidrologi 🏷️ Analisis Perilaku Erosi 🏷️ Model Geografis

PEMETAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) LUMUT BALAI

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) milik PT X dibangun dengan kondisi topografi dan geologis yang kurang ideal, yaitu dengan membukan lahan pegunungan. Hal ini menjadi rentan mengalami pergeseran permukaan tanah. Selain itu, berbagai proses di PLTP menyebabkan getaran-getaran yang dapat meningkatkan resiko pergeseran. PLTP yang menjadi objek studi proyek capstone ini, terdapat objek krusial yaitu pipa penyambung yang menghubungkan aliran listrik dan turap yang menahan permukaan tanah. Apabila objek tersebut mengalami pergseran sampai mengalami kerusakan, maka produksi tenaga listrik dapat terganggu, sehingga diperlukan upaya monitoring pergeseran yang terjadi. Capstone ini memiliki tiga tujuan, yaitu untuk menentukan nilai vektor kecepatan pergeseran titik benchmark, mendeteksi pergeseran objek krusial berupa pipa penyambung dan turap, dan melakukan pemodelan 3D wilayah PLTP Lumut Balai. Pada proyek ini digunakan teknologi Terrestrial Laser Scanner (TLS) dan Global Navigation Satellite System (GNSS). Metode yang digunakan untuk memeroleh nilai vektor kecepatan pergeseran titik benchmark adalah dengan meregresi linearkan data koordinat GNSS dari kala yang berbeda. Metode yang digunakan untuk memeroleh nilai pergeseran objek adalah dengan data point cloud yang dilakukan proses-proses pengolahan menggunakan perangkat lunak pengolahan point cloud mulai dari proses registrasi, cleaning, georeferensi, hingga deteksi pergeseran dengan menggunakan metode yang disebut Multiscale Model to Model Cloud Comparison (M3C2). Metode pembuatan model 3D dilakukan dengan picking point dari data point cloud. Kemudian, akan dibentuk objek sesuai dengan titik yang dipilih. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat titik-titik benchmark yang terindikasi mengalami pergeseran pada arah horizontal dan pada arah vertikal. Hasil analisis pergeseran objek menunjukkan bahwa pipa penyambung mengalami pergeseran yang signifikan pada bagian kanan bawah pipa penyambung. Sedangkan turap tidak mengalami pergseran yang signifikan. Terakhir, dihasilkan model 3D dari wilayah PLTP Lumut Balai dengan Level of Detail (LoD) 2.

2024
👤 Penulis: Giraldo Faintfmart Jeremy
🏷️ Geoteknik 🏷️ Analisis Pergeseran Tanah 🏷️ Model Geografis
💬