📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenANALISIS PROBABILITAS PEMILIHAN MODA ANTARA BRT METRO JABAR TRANS DAN KENDARAAN PRIBADI DI KOTA BANDUNG: PENDEKATAN BINOMIAL LOGIT BERBASIS STATED PREFERENCE PADA KORIDOR LEUWIPANJANG-DAGO
Kota Bandung menghadapi kemacetan 64,1% (peringkat ke-12 dunia, TomTom Traffic Index 2024) dengan dominasi penggunaan kendaraan pribadi (81,75%) dibanding transportasi umum (18,12%). BRT Metro Jabar Trans (MJT) dihadirkan sebagai solusi, namun Koridor Leuwipanjang–Dago memiliki jumlah penumpang terendah (7,95%) dan load factor 26,48%, jauh di bawah standar 70%. Penelitian ini bertujuan membentuk model probabilitas pemilihan moda BRT, menganalisis sensitivitasnya, serta mengukur Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP). Data survei stated preference dari 155 responden dianalisis menggunakan regresi linier (backward elimination) untuk membentuk model logit biner. Hasil menunjukkan bahwa selisih biaya, waktu tempuh, serta waktu akses dan egres berpengaruh signifikan terhadap pemilihan BRT. Nilai WTP dan ATP pengguna motor masing-masing Rp4.357 dan Rp4.280, sedangkan pengguna mobil Rp5.349 dan Rp28.427. Dibandingkan tarif eksisting Rp4.900, tarif tersebut belum sesuai bagi pengguna motor, namun masih sesuai bagi pengguna mobil. Untuk meningkatkan probabilitas perpindahan moda di atas 50% pada tingkat individu, sesuai karakteristik sampel penelitian, direkomendasikan tarif sekitar Rp3.700, waktu tempuh 28 menit, dan waktu akses-egres 17 menit.