📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

INTEGRASI MODEL HEC-HMS DAN HEC-RAS UNTUK MENGESTIMASI KERUGIAN EKONOMI BANJIR BERBASIS EXPECTED ANNUAL DAMAGE (EAD) DI KAWASAN BANJIR BALEENDAH, KABUPATEN BANDUNG

Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung merupakan wilayah yang sering mengalami banjir akibat posisinya di dataran banjir DAS Citarum Hulu dan karakteristik topografi yang berbentuk cekungan. Pekerjaan ini bertujuan mengintegrasikan model HEC-HMS dan HEC-RAS untuk mengestimasi kerugian ekonomi banjir menggunakan pendekatan Expected Annual Damage (EAD). Pemodelan hidrologi dilakukan menggunakan HEC-HMS dengan pendekatan continuous simulation pada periode 2001 – 2023 untuk menghasilkan debit jangka panjang. Model kemudian dikalibrasi dan divalidasi menggunakan data debit observasi sehingga mampu merepresentasikan respons hidrologi DAS Citarum Hulu. Selanjutnya, analisis debit ekstrem dilakukan menggunakan metode Peak Over Threshold (POT) dengan distribusi Generalized Pareto Distribution (GPD) untuk memperoleh debit rancangan pada periode ulang 1, 2, 5, 10, 20, 50, dan 100 tahun. Debit rancangan tersebut digunakan sebagai masukan model hidrolika HEC RAS 2D untuk mensimulasikan kedalaman dan luasan genangan banjir. Hasil simulasi genangan kemudian diintegrasikan dengan data keterpaparan bangunan, nilai aset, dan kurva kerentanan (damage factor) untuk menghitung kerugian ekonomi pada setiap periode ulang, yang selanjutnya digunakan dalam perhitungan Expected Annual Damage (EAD). Hasil pekerjaan menunjukkan bahwa debit rancangan meningkat dari 372,38 m³/s pada periode ulang 1 tahun menjadi 444,12 m³/s pada periode ulang 100 tahun. Luas genangan banjir meningkat dari 1.120,30 ha menjadi 1.286,83 ha, sedangkan jumlah bangunan residensial terdampak meningkat dari 27.881 unit menjadi 31.499 unit. Integrasi komponen risiko menghasilkan nilai EAD sebesar 466,69 miliar rupiah per tahun. Hasil ini menunjukkan bahwa kawasan banjir Baleendah memiliki tingkat risiko ekonomi banjir yang sangat tinggi dan memerlukan upaya mitigasi yang berkelanjutan.

2026
👤 Penulis: Aisyah Ashma' Widyanto
🏷️ Hidrologi 🏷️ Analisis Risiko Banjir 🏷️ Model Simulasi Geografis
💬