📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenPERANCANGAN MUSEUM BUSANA INDONESIA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DENGAN LEARNING-EXPERIENTIAL DESIGN (LXD)
Indonesia memiliki kekayaan busana tradisional yang sarat nilai estetika, simbolik, dan sosial yang merupakan hasil manifestasi dari ragam budaya, etnis, dan sejarah panjang bangsa. Namun, masuknya arus globalisasi di Indonesia, menyebabkan berbagai teknik tradisional, motif, dan kerajinan wastra yang diwariskan turun-temurun semakin terancam punah, termasuk keberlangsungan ekonomi para pengrajin dan industri kreatif lokal ((Satyawan, et.al., 2023). Munculnya gerakan berkain oleh Gen Z (Wening, 2021) menunjukkan ketertarikan generasi muda terhadap pelestarian budaya Indonesia terutama pada wastra Indonesia. Situasi ini menimbulkan peluang dan kebutuhan akan ruang publik yang mampu mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda tentang pentingnya pelestarian identitas budaya melalui busana. Museum Busana Indonesia dirancang untuk menampilkan koleksi busana Nusantara secara geografis dan lintas waktu. Museum ini dirancang tidak hanya sebagai pusat edukasi, tetapi juga sebagai ruang rekreasi, kreatif dan interaktif yang dirancang dengan metode Learning Experiential Design (LXD) Pendekatan ini memastikan bahwa pelestarian budaya tidak hanya sebatas menambah wawasan, tetapi juga melalui kontribusi aktif yang efeknya berkepanjangan. Hasil dari perancangan museum ini diharapkan dapat menjadi sarana publik bagi masyarakat untuk mempelajari dan mengapresiasi nilai-nilai budaya lokal melalui media busana. Dengan demikian, museum tidak hanya menjadi tempat pengelolaan artefak bersejarah, namun juga sebagai ruang interaksi antar ilmu, budaya, dan kreativitas.