📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

PERANCANGAN PUSAT PENGOLAHAN HASIL LAUT BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KELURAHAN KANGKUNG, BANDAR LAMPUNG

Kawasan pesisir memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, terutama pada sektor perikanan tangkap dan pengolahan hasil laut. Kelurahan Kangkung di Kota Bandar Lampung merupakan kawasan pesisir dengan aktivitas pemfiletan ikan sebagai bahan baku produk olahan seperti pempek dan otak-otak. Namun, kondisi perekonomian masyarakat masih tergolong rendah dan aktivitas pengolahan dilakukan secara sederhana di ruang domestik dengan fasilitas terbatas, sehingga belum mampu memberdayakan masyarakat secara optimal. Aktivitas pemfiletan ikan menghasilkan limbah organik berupa kepala ikan, tulang, kulit, sisik, serta sisa potongan daging yang umumnya dibuang langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari kawasan pesisir. Perancangan ini bertujuan merancang interior pusat pengolahan hasil laut yang mampu mengakomodasi aktivitas pengolahan, pemasaran, konsumsi, dan pengelolaan limbah ikan secara terintegrasi di Kelurahan Kangkung, Bandar Lampung. Identifikasi proyek dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan nelayan dan pelaku usaha pengolahan ikan, serta studi literatur mengenai fasilitas produksi perikanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Perancangan ini menggunakan metode desain berbasis masalah, dengan tahapan analisis permasalahan dan kebutuhan ruang, perumusan konsep, hingga pengembangan desain. Konsep desain yang diterapkan adalah Nyappuran, yaitu ruang keterlibatan kolektif yang berangkat dari nilai budaya Lampung Piil Pesenggiri, khususnya Nengah Nyappur dan Sakai Sambayan. Implementasi desain diwujudkan melalui zonasi yang mendukung aktivitas produksi, edukasi, komunal, dan pemasaran secara terpadu, dengan konsep warna dan material yang menggabungkan karakter pesisir serta pemanfaatan hasil samping perikanan sebagai bagian dari identitas dan keberlanjutan perancangan.

2026
👤 Penulis: Ghiva Deany Raimahy
🏷️ Pemberdayaan Masyarakat Pesisir 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Hasil Laut 🏷️ Desain Interior Lingkungan Perikanan

MENILAI KEBERHASILAN CSR MENGGUNAKAN PENDEKATAN SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI): STUDI KASUS PROGRAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN PT. BORNEO INDOBARA DI DESA TRANS NELAYAN ANGSANA

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Borneo Indobara melalui studi kasus Program Kenari Jaya di Desa Trans-Nelayan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Program ini dirancang untuk memberdayakan komunitas nelayan dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui penyediaan rumpon, pelatihan, dan pengembangan infrastruktur perikanan. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif eksploratori dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif program terhadap peningkatan pendapatan nelayan, efisiensi waktu melaut, serta diversifikasi kegiatan ekonomi keluarga melalui kelompok home industry. Penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti distribusi manfaat yang belum merata, kurangnya pelatihan teknis, serta keterbatasan kelembagaan ekonomi lokal. Analisis SWOT dan Fishbone Diagram digunakan untuk mengidentifikasi akar masalah dan merumuskan strategi pengembangan program agar lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak sosial optimal. Rekomendasi meliputi penguatan kelembagaan koperasi nelayan, perluasan cakupan pelatihan, serta pengembangan program alternatif berbasis community-based development. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan CSR berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir di Indonesia.

2025
👤 Penulis: Ali Hasan
🏷️ Corporate Social Responsibility (Csr) 🏷️ Pemberdayaan Masyarakat Pesisir 🏷️ Analisis Swot
💬