π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenPEMETAAN DASAR LAUT MENGGUNAKAN SIDE SCAN SONAR UNTUK PENELITIAN LINGKUNGAN LAUT (WILAYAH STUDI : PERAIRAN TELUK JAKARTA)
Pemetaan dasar laut menggunakan metode pemeruman dilakukan menurut lajur ΓβΓβ lajur pemeruman dengan arah dan selang antar lajur yang telah ditentukan. Dengan metode tersebut objek-objek dasar laut yang terletak di antara dua lajur tidak akan tersajikan pada peta. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan metode penyapuan, salah satu metode penyapuan tersebut adalah dengan menggunakan alat Side Scan Sonar. Side Scan Sonar (SSS) mampu memberikan citra yang sangat tajam dan rinci seperti layaknya sebuah foto. Diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mengenai proses dari survei SSS, agar kualitas data dari survei tersebut bisa mendapatkan hasil yang baik. Dengan kemampuan seperti itu, SSS tidak hanya digunakan untuk pemetaan dasar laut saja, tapi juga dapat digunakan untuk mempelajari kondisi lingkungan di dasar laut. Dalam tugas akhir ini, survei SSS di sekitar perairan Pulau Damar Besar, Teluk Jakarta, dijadikan sebagai bahan kajian yang meliputi proses persiapan survei, pelaksanaan survei, pengolahan data serta analisis dari hasil survei SSS. Hasil survei SSS ini mewakili secara umum keadaan permukaan dasar laut perairan Pulau Damar Besar dan dapat menginterpretasi beberapa objek bawah laut, secara kualitatif & kuantitatif. Meskipun hasil survei SSS ini belum bisa memenuhi dari hasil survei yang diharapkan, karena hasilnya belum bisa digunakan untuk keperluan rencana pembangunan PLTU di Pulau Damar Besar.
PEMETAAN DASAR LAUT MENGGUNAKAN MULTIBEAM ECHOSOUNDER UNTUK PENELITIAN LAUT DALAM (STUDI KASUS: SURVEI INDEX - SATAL 2010)
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki luas perairan yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan daratannya. Sekitar dua per tiga dari luas negara ini adalah wilayah perairan. Selain itu daerah lautan Indonesia juga banyak memiliki keunikan, salah satu keunikannya adalah beragamnya topografi bawah laut yang ada di wilayah Indonesia. Potensi laut dalam pada saat ini sudah banyak menarik perhatian para peneliti. INDEXΓβΓβSATAL 2010 adalah salah satu penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang laut dalam, termasuk hydrothemal vent yang merupakan satu dari sekian banyak fenomena menarik yang ada pada laut dalam. Multibeam Echosounder merupakan salah satu alat yang seringkali dipakai saat penelitian laut dalam. Multibeam Echosounder mempunyai kemampuan yang baik untuk menampilkan bentuk dasar laut yang representatif, sehingga memberikan pemahaman lebih mengenai fenomena dasar laut. Survei pemetaan dengan multibeam echosounder pada dasarnya dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, pengolahan data, dan penyajian. Manfaat yang dihasilkan dari pemetaan dengan menggunakan multibeam echosounder dapat menunjang penelitian laut dalam. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat tersebut antara lain untuk navigasi kapal, navigasi wahana selam, penelitian pergerakan lempeng bumi, pergerakan arus laut, dan penelitian kolom air.