📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenIMPLEMETATION OF PT. SHELL CSR PROGRAM IN INDONESIA
Corporate Social Responsibility adalah komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi sambil meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja dan keluarganya serta komunitas lokal dan masyarakat luas. Banyak program CSR yang diselenggarakan oleh perusahaan tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan masyarakat di Indonesia, mereka cenderung untuk membuat program CSR yang hanya memenuhi kebutuhan sekunder hidup masyarakat. Karena Indonesia masih merupakan negara berkembang, kebutuhan dasar adalah titik penting untuk menjadi perhatian oleh perusahaan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup. Beasiswa universitas misalnya, meskipun banyak orang di Indonesia tidak memiliki kesempatan untuk belajar di sekolah SD dan SMP, mereka lebih suka memberikan beasiswa yang tidak 100 persen ke target penduduk miskin. Masalah ini dapat meminimalkan dengan menggerakkan program CSR untuk program yang lebih baik agar dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tepat. Metode yang saya akan digunakan dalam makalah ini menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif dan menggunakan metode penelitian deskriptif. Saya akan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer terdiri dari wawancara dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data untuk mendokumentasikan dokumen dalam bentuk data sekunder. Data sekunder meliputi data tertulis seperti bidang studi buku, menulis jurnal, majalah dan situs di internet yang relevan dengan membantu penulis dalam menyelesaikan penelitian. Solusi untuk program CSR adalah mereka harus mempertimbangkan untuk membuat sebuah program kemitraan untuk sekolah SD dan SMP untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan yang masyarakat bertanya. Selain itu perusahaan juga dapat membut sekolah mereka sendiri, dengan demikian, program CSR juga telah membantu dan mempe/kbat program pemerintah tentang sekolah wajib 12 talum. Masyarakat akan menghargai pendidikan gratis, khususnya orang yang dibutuhkan. KATA KUNCI: CSR, SHELL, SCHOOL, CORPORATION, DEVELOPMENT
PERANCANGAN INTERIOR STEM CLUB SEBAGAI SARANA EDUKASI ANAK SEKOLAH TINGKAT DASAR BERBASIS PSIKOMOTORIK DENGAN PENDEKATAN MONTESSORI-STEM.
Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan minat dan pemahaman anak-anak terhadap dunia STEM pada tingkat pendidikan dasar. Meskipun perkembangan era teknologi menuntut generasi muda yang inovatif dan adaptif, banyak fasilitas pembelajaran sains, khususnya di daerah perkotaan yang memiliki potensi besar, masih belum optimal dalam menyediakan lingkungan belajar anak yang eksploratif, interaktif, serta mendukung pengembangan keterampilan psikomotorik mereka secara mandiri. Dalam upaya untuk menjembatani kesenjangan tersebut, perancangan ini dibuat untuk menciptakan ruang interior pembelajaran STEM yang menarik, inklusif, dan memotivasi anak untuk mendalami sains secara aktif. Hal ini dicapai dengan menerapkan pendekatan Montessori dan STEM sebagai inti dari konsep desain dan kurikulum kegiatan di STEM Club. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, meliputi identifikasi pengguna, analisis kebutuhan ruang, studi literatur terkait aspek tumbuh kembang anak, observasi fasilitas edukasi lokal sebagai studi kontekstual, serta penerapan pendekatan desain berbasis pengguna (human-centered design) dengan penekanan pada stimulasi aspek psikomotorik anak. Desain dibuat khusus untuk menciptakan suasana ramah anak dengan layout dan visual design yang menyenangkan, serta ruang dan fasilitas yang mendukung aktivitas di STEM Club. Dengan konsep tersebut, STEM Club diharapkan dapat menjadi sebuah solusi inovatif untuk mendukung pembelajaran sains yang efektif dalam membangun rasa ingin tahu anak-anak, sekaligus dapat meningkatkan keterampilan kognitif, psikomotorik, dan sosial mereka.
PERANCANGAN INTERIOR SEKOLAH DASAR DENGAN PENDEKATAN KECERDASAN EMOSIONAL DI BANDUNG
Pendidikan merupakan pilar penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Namun, kualitas pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk banyaknya anak yang mengalami tantrum di sekolah, kesulitan fokus saat pembelajaran, interaksi sosial yang kurang baik antar siswa, dan pola asuh orang tua yang terlalu memanjakan anak. Masalah-masalah ini diperparah oleh beban kerja guru yang berat dan dampak negatif pandemi COVID-19 terhadap pendidikan. Kecerdasan emosional dipandang sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, karena dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengontrol emosi, bertanggung jawab, dan fokus terhadap pendidikan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merancang interior sekolah dasar di Bandung dengan pendekatan kecerdasan emosional. Desain interior yang diusulkan bertujuan untuk mendukung perkembangan kecerdasan emosional anak dan meningkatkan interaksi positif antara siswa dan guru, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan suportif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei, observasi, wawancara, dan kajian literatur untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang ada. Diharapkan, hasil perancangan ini dapat memberikan panduan praktis dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan mendukung seluruh proses kegiatan belajar mengajar secara maksimal.