📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 4 dokumenDETEKSI PIPA BAWAH LAUT DENGAN TEKNOLOGI ROV (REMOTELY OPERATED VEHICLES)
Pipa bawah laut merupakan instalasi yang dibangun dengan suatu keperluan yang vital. Aktivitas yang dilakukan khususnya kegiatan konstruksi baru di area sekitar pipa bawah laut yang ada mesti memperhatikan pipa yang sudah ada. Untuk mendeteksi keberadaan pipa bawah laut diperlukan metode yang aman dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Pendeteksian pipa bawah laut dengan ROV merupakan salah satu metode yang ada sebagai suatu alternatif yang ada disaat penyelaman langsung oleh manusia dinilai tidak efisien atau berbahaya. Dalam tugas akhir ini akan dibahas pemanfaatan ROV dalam pendeteksian pipa bawah laut. Produk akhir dari aktivitas survei pendeteksian pipa bawah laut adalah gambar visual dari keberadaan pipa bawah laut dan jalur pipa bawah laut aktual berdasarkan data pergerakan ROV sewaktu merekam pipa sebagai suatu upaya meningkatkan tingkat kepercayaan hasil survey pendahuluan dengan sidescan sonar dan magnetometer.
SURVEI SEISMIK UNTUK PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT (Studi Kasus: Pemasangan Pipa Bawah Laut PGN Di Perairan Tanjung Priok)
Perencanaan pipa bawah laut memerlukan informasi subbottom profilling untuk mengetahui jenis, struktur dan sebaran sedimen dari dasar laut dan lapisan di bawah dasar laut. Informasi ini penting untuk keamanan pipa bawah laut, yaitu untuk menghindari resiko terjadi nya longsoran sehingga membuat pipa tersebut bengkok, tergelinding, bahkan bisa meledak. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui subbottom profilling dasar laut adalah survey seismik refleksi. Metode ini menghasilkan citra subbottom profilling dengan memantulkan gelombang seismik dari dasar laut dan lapisan-lapisan di bawah dasar laut.
PERANCANGAN USULAN STRATEGI PENINGKATAN TAHAP PERTUMBUHAN BISNIS PADA HANSI.ID
Industri fesyen di Indonesia, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memiliki peranan penting dalam ekonomi Indonesia. Industri ini berkontribusi sebesar 18,02% atau setara dengan 116 miliar rupiah pada tahun 2019. Akan tetapi, tren ini menunjukkan ketatnya persaingan pasar pada industri ini. Hansi.ID, sebuah UMKM bidang fesyen yang telah berdiri sejak tahun 2021, menghadapi tantangan seperti peningkatan penjualan yang rendah dan kesibukan pemilik meningkat. Hal ini berdampak terhadap keberjalanan bisnis Hansi.ID. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi peningkatan pertumbuhan bisnis pada Hansi.ID. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode semi-structured interview kepada dua dari empat pemilik Hansi.ID untuk mengumpulkan data primer. Pengolahan data melibatkan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola tertentu dan menggabungkan tema serupa, serta menggunakan ICE scoring model untuk menentukan prioritas strategi. Pertumbuhan bisnis dievaluasi berdasarkan the five stages of small business growth yang berfokus pada lima dimensi, yaitu management style, organization, formal systems, major strategy, dan business and owner. Penelitian ini menunjukkan bahwa tiga faktor pada Hansi.ID berada pada tahap 1 dan sisanya berada pada tahap 2. Penelitian menghasilkan 13 rancangan strategi, tetapi hanya 5 strategi dengan nilai prioritas tertinggi yang diusulkan kepada Hansi.ID. Hasil dari penelitian merupakan strategi yang dapat dilakukan oleh Hansi.ID untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan memastikan pengembangan yang berkelanjutan.
PERANCANGAN KOMIK INTERAKTIF UNTUK PENCEGAHAN DINI USIA RAWAN (12-15 TAHUN) TERHADAP PENGGUNAAN VAPE
Vape adalah alternatif rokok yang menggunakan perangkat bersumber daya listrik atau baterai. Penggunaan vape di Indonesia telah menjadi populer beberapa tahun ke belakang, baik orang yang awalnya merokok ataupun orang yang belum pernah merokok menggunakan vape. Popularitas vape di masyarakat Indonesia membuat munculnya tokotoko yang hanya menjual perangkat vape dan cairannya. Cairan vape mengandung nikotin yang dapat menghasilkan efek ketergantungan, dan bahan-bahan lainnya belum tentu aman untuk masuk ke dalam paru-paru dalam jangka waktu yang lama. Walaupun begitu, vape memiliki kesan lebih sehat dibandingkan rokok. Batas usia untuk bisa menggunakan vape di Indonesia adalah 21 tahun, namun ada orang-orang yang di bawah umur yang menggunakannya. Bahkan anak remaja yang menduduki bangku sekolah SMA sudah mulai menggunakan vape tanpa atau dengan pengetahuan orang tua mereka. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode penelitian gabungan yang menggunakan studi literatur, wawancara, serta kuesioner sebagai sumbernya. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa anak remaja masih belum memiliki kontrol diri yang kuat dan dapat terpengaruhi lingkungan sosialnya, ini dapat membuat remaja terdorong untuk mencoba-coba vape. Maka harus ada aksi pencegahan dini terhadap penggunaan vape untuk remaja usia 12-15 tahun. Media yang dipilih untuk penghubung antara remaja dan bahayanya vape adalah komik interaktif. Melalui komik interaktif remaja bisa mempelajari bahayanya vape dan mengapa seharusnya tidak digunakan.