📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

POTENSI PENGERINGAN JAGUNG PADA TAHAP PENDINGINAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP KINERJA MOBILE CORN DRYER

Jagung pascapanen memiliki kadar air tinggi (25–35% basis basah (b.b)) sehingga membutuhkan proses pengeringan yang efektif. Mobile Corn Dryer (MCD) tipe aliran kontinu menjawab tantangan ini melalui pengeringan berbasis pemanasan dan pendinginan. Jagung yang memasuki subsistem pendingin dari ruang pemanas masih bertemperatur tinggi. Fenomena ini berpotensi memicu penguapan sisa air tanpa membutuhkan tambahan bahan bakar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pengeringan pada subsistem pendingin serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja MCD. Penelitian ini menerapkan analisis komparatif yang terdiri dari analisis teoretis dan aktual. Analisis teoretis dilakukan melalui pemodelan kesetimbangan massa dan energi termodinamika sebagai landasan identifikasi potensi pengeringan maksimum pada subsistem pendingin serta pengaruhnya terhadap kinerja. Di sisi lain, analisis aktual mengevaluasi data kinerja MCD di lapangan. Hasil penelitian membuktikan bahwa subsistem pendingin berkontribusi terhadap pengeringan. Secara teoretis, subsistem ini mampu menurunkan kadar air maksimal 2,4% basis basah. Pemanfaatan potensi tersebut berimplikasi pada kinerja, yaitu peningkatan efisiensi sebesar 10,4% (dari 56,1% menjadi 66,5%), penurunan konsumsi energi spesifik sebesar 0,656 MJ/kg (dari 4,212 MJ/kg menjadi 3,556 MJ/kg), dan penurunan konsumsi bahan bakar spesifik sebesar 0,21 liter/%(b.b)?ton (dari 1,37 liter/%(b.b)?ton menjadi 1,15 liter/%(b.b)?ton). Pada pengujian aktual, subsistem pendingin berhasil mengurangi kadar air sebesar 1,8% basis basah yang menghasilkan adanya peningkatan efisiensi dari 33,9% menjadi 40,0%.

2026
👤 Penulis: Imam Tantowi
🏷️ Pengeringan Jagung 🏷️ Analisis Komparatif 🏷️ Kinerja Sistem Mobile Corn Dryer
💬