๐Ÿ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 5 dokumen

PENGOLAHAN AIR LIMBAH LAUNDRY RUMAHAN DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN FILTRASI BIO-CHAR, BIO-SAND, DAN KOMBINASINYA

Peningkatan aktivitas usaha laundry menyebabkan peningkatan produksi air limbah yang mengandung bahan kimia dan zat organik berbahaya. Air limbah laundry meningkatkan beban organik tinggi serta berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan apabila tidak diolah terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengolahan air limbah laundry skala rumahan menggunakan bio-sand filter, bio-char filter, serta penggunaan media kombinasi keduanya. Dalam biofiltrasi, proses penyisihan parameter pencemar dapat melalui mekanisme sorpsi serta degradasi secara biologi melalui pertumbuhan biofilm yang melekat pada media filter. Proses menumbuhkan biofilm dalam media filter dilakukan secara circulating batch reactor (CBR), sedangkan uji keterolahan air limbah dilakukan secara kontinyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media pasir dan karbon aktif memberikan efisiensi penyisihan tertinggi untuk COD (87.57%), fosfat (79.03%), dan TKN (68.33%). Selain itu, penyisihan dengan media filter yang sama untuk parameter surfaktan adalah sebesar 95.53% dan parameter TSS sebesar 61.03%.

2026
๐Ÿ‘ค Penulis: Evelyn Karina Putri Kurniawan
๐Ÿท๏ธ Biofilim ๐Ÿท๏ธ Pengolahan Air Limbah ๐Ÿท๏ธ Kombinasi Media Filtrasi

PERANCANGAN UNIT FINE SCREEN, LAMELLA PLATE SETTLER, RAPID SAND FILTER, DAN CHLOR INJECTION PADA DESAIN INSTALASI PENGOLAHAN AIR CILIWUNG PAM JAYA, KOTA JAKARTA SELATAN

Meningkatnya permintaan air bersih berkualitas berbanding lurus dengan pertumbuhan penduduk serta perkembangan zaman. Namun pencemaran lingkungan menjadi tantangan serius bagi penyediaan air bersih berkualitas. PT PAM Jaya, sebagai BUMD di DKI Jakarta, menargetkan cakupan layanan air bersih 100% pada tahun 2030, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru, seperti IPA Ciliwung dengan kapasitas 200 liter/detik, yang direncanakan selesai pada Mei 2026. Laporan ini bertujuan untuk merancang unit-unit pengolahan air minum, khususnya Unit Fine Screen, Lamella Plate Settler, Rapid Sand Filter, dan Chlor Injection, serta mengevaluasi kelayakan finansial proyek tersebut. Analisis kualitas air baku dari Sungai Ciliwung menunjukkan beberapa parameter, seperti Fekal Koliform, Total Bakteri Koliform, Kekeruhan, Warna, TSS, Amonia, Deterjen, BOD, dan COD, belum memenuhi baku mutu air minum yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023, dan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Berdasarkan hasil ini, tiga alternatif konfigurasi pengolahan dirancang, dan terpilih Alternatif 2 sebagai yang paling optimal, melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Konfigurasi ini mencakup beberapa diantaranya adalah Unit Fine Screen, Lamella Plate Settler, Rapid Sand Filter (pasir silika), dan Chlor Injection. Hasil perancangan menunjukkan total investasi awal (CAPEX) sebesar Rp32.822.356.867 dan biaya operasional dan pemeliharaan tahunan (OPEX) sebesar Rp15.396.335.430. Analisis kelayakan finansial menggunakan metode Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR) menunjukkan bahwa proyek ini layak secara finansial, dengan nilai NPV sebesar Rp59.114.943.396 (NPV > 0) dan BCR 1,242308922 (BCR > 1)

2025
๐Ÿ‘ค Penulis: Muhammad Yazid Baihaqi
๐Ÿท๏ธ Desain Rantai Pasok Air Bersih ๐Ÿท๏ธ Analisis Kelayakan Finansial ๐Ÿท๏ธ Pengolahan Air Limbah

PERANCANGAN TERPADU SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI ZONA 1 KAWASAN WADUK PLUIT, JAKARTA UTARA: INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK

DKI Jakarta memiliki kepadatan penduduk yang tinggi yaitu sekitar 22.061 jiwa/km2 pada tahun 2024, ditambah dengan kondisi permukaan Jakarta yang sekitar 40% berada di bawah muka air laut dengan kemiringan lahan kurang dari 2%, serta kondisi sungai di Jakarta yang sebagian besar tercemar berat, menjadikan wilayah ini rentan terhadap pencemaran air limbah. Dengan kondisi tersebut maka dibutuhkan pengolahan air limbah secara terpusat untuk melayani pengolahan air limbah yang ditimbulkan oleh masyarakat. Penulisan tugas akhir ini menggunakan memiliki tahapan penulisan dimulai dari identifikasi masalah, melakukan studi literatur untuk pengunpulan data sekunder, pengumpulan data primer, pengolahan data, penentuan alternatif sistem pengolahan, penentuan konfigurasi pengolahan, perhitungan detail unit pengolahan, pembuatan kesetimbangan massa, pembuatan gambar teknis, penyusunan SOP, perhitungan CAPEX dan OPEX, perencanaan aspek non teknis, dan penyusunan laporan. Berdasarkan kualitas air limbah yang diperoleh dari IPAL X Jakarta dan dibandingkan dengan baku mutu air limbah domestik dari PermenLHK No 68 Tahun 2016, maka parameter yang harus diolah yaitu TSS, organik (BOD dan COD), dan Coliform. Unit pengolahan yang digunakan yaitu terdiri dari bar screen, vortex grit chamber, bak ekualisasi, koagulasi, flokulasi, sedimentasi primer, Completely Mixed Activated Sludge, clarifier, dan disinfeksi. Total biaya CAPEX yang dibutuhkan untuk tahap 1 dan tahap 2 yaitu senilai Rp5.724.150.531.703 dan biaya OPEX yaitu senilai Rp8.798.465.604,39 per bulan atau Rp 105.581.587.252 per tahun.

2025
๐Ÿ‘ค Penulis: Marwah Nadya Ibrahim
๐Ÿท๏ธ Pengolahan Air Limbah ๐Ÿท๏ธ Manajemen Rantai Pasok ๐Ÿท๏ธ Hidrologi

STUDI ANALISIS APLIKASI DAN KINERJA SISTEM PONDASI PILED-RAFT PADA TANAH CLAYSHALE STUDI KASUS : PEMBANGUNAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH IBU KOTA NUSANTARA

Tahap pertama pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur menjadi prioritas pemerintah sampai dengan tahun 2025. Instalasi Pengolahan Air Limbah termasuk salah satu infrastruktur dasar yang dibangun pada tahap pertama dengan lingkup pelayanan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan. Dari hasil penyelidikan tanah yang sudah dilakukan pada beberapa titik di lokasi pembangunan, dijumpai lapisan clayshale dari kedalaman -3 m sampai dengan kedalaman akhir bor -60 m. Berdasarkan uji laboratorium slake durability didapatkan hasil index durabilitas medium sedang, sedangkan dari uji x-ray diffraction,didapatkan kandungan beberapa mineral smactite dan ilite. Kondisi tersebut perlu dipertimbangkan dalam menentukan konstruksi pondasi bangunan pengolahan air limbah. Untuk mendukung struktur kolam instalasi pengolahan air limbah dengan beban total 2415,82 ton, dipilih desain pondasi piled-raft. Analisis daya dukung dan penurunan yang terjadi pada piled-raft dilakukan dengan pendekatan model 2D menggunakan program Geostudio SIGMA/W. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan reduksi kuat geser untuk prediksi kondisi jangka panjang. Dari hasil analisis disimpulkan dengan asumsi reduksi kuat geser 50% dapat digunakan sebagai pendekatan kondisi jangka panjang untuk jenis tanah clayshale di lokasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Ibu Kota Nusantara.

2024
๐Ÿ‘ค Penulis: Rahmat Hidayat Hardianto
๐Ÿท๏ธ Geoteknik ๐Ÿท๏ธ Konstruksi Bangunan ๐Ÿท๏ธ Pengolahan Air Limbah

KARAKTERISASI FISIKOKIMIA DAN MINERALOGI AIR LIMBAH DARI COKING COAL PROCESSING PLANT DAN POTENSI TEKNOLOGI PENGOLAHANNYA

Batu bara kokas, yang diproses secara khusus untuk menghasilkan kokas, semakin diminati di berbagai industri. Air limbah yang dihasilkan dari pencucian atau pemurnian batu bara kokas mengandung partikel-partikel kecil dengan muatan permukaan negatif, sehingga menghambat sedimentasi. Pembuangan air limbah yang tidak tepat dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan karena potensi pencemarannya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisikokimia dan mineralogi air limbah batu bara kokas untuk menilai tingkat pencemaran dan mengidentifikasi metode pengolahan yang sesuai. Analisis fisikokimia menunjukkan bahwa air limbah memiliki pH netral 7,1, konduktivitas 26,6 ยตS/cm, suhu 26,2?C, kekeruhan 883 NTU, TDS 162 mg/L, TSS 2.362 mg/L, ukuran partikel rata-rata 0,954 ยตm, dan zeta potensial rata-rata -3,6 mW. Analisis logam menggunakan ICP-MS menunjukkan konsentrasi logam total sebesar 64,488 mg/L dan konsentrasi logam terlarut sebesar 43,295 mg/L, dengan aluminium dan kalsium menjadi yang paling banyak ditemukan. Karakterisasi mineralogi menggunakan metode XRF dan XRD menunjukkan bahwa kandungan padatan terdiri dari 76,5% kaolinit dan 23,5% kuarsa. Hasil uji jar test menunjukkan efisiensi penyisihan TSS sebesar 97,36% dengan penambahan 100 mg/L PAC. Studi ini memberikan karakterisasi awal air limbah batubara kokas, yang membutuhkan analisis lebih lanjut untuk pengolahan yang efektif.

2024
๐Ÿ‘ค Penulis: Made Winadharma Prameswari
๐Ÿท๏ธ Air Limbah Batu Bara Kokas ๐Ÿท๏ธ Analisis Fisikokimia Dan Mineralogi ๐Ÿท๏ธ Pengolahan Air Limbah
๐Ÿ’ฌ