📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 4 dokumen

PERANCANGAN ULANG FUNGSI PLANNING & GOVERNANCE PADA DIREKTORAT PRODUCT & TECHNOLOGY PT ASTRA DIGITAL ARTA BERDASARKAN ANALISIS PROSES BISNIS

PT Astra Digital Arta membentuk fungsi Planning & Governance (PnG) untuk mendukung perencanaan dan tata kelola pada Direktorat Product & Technology. Dalam pelaksanaannya, fungsi PnG masih berfokus pada koordinasi, monitoring administratif, dan pelaporan sehingga keterlibatannya dalam perencanaan strategis, pengawalan pengembangan produk digital, serta System Development Life Cycle (SDLC) belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan ketidaksesuaian antara fungsi yang dirancang dan peran yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan merancang ulang fungsi PnG agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan arah pengembangan bisnis perusahaan. Penelitian dilakukan melalui pemetaan proses bisnis dan Responsibility Assignment Matrix (RAM) existing, analisis kesenjangan, serta perancangan proses bisnis, Responsibility Assignment Matrix (RAM), job description, dan job specification usulan menggunakan Star Model. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi PnG mengalami penyempitan peran dan belum terlibat secara optimal dalam perencanaan strategis maupun pengawalan pengembangan produk digital. Perancangan menghasilkan tiga strategic priorities dan tiga organizational capabilities yang diterjemahkan ke dalam usulan proses bisnis yang mencakup checkpoint pada tahapan System Development Lifecycle (SDLC), Responsibility Assignment Matrix (RAM), job description, dan job specification. Hasil perancangan diharapkan meningkatkan kesesuaian fungsi Planning & Governance dengan kebutuhan organisasi melalui proses bisnis pada Direktorat Product & Technology.

2026
👤 Penulis: Edric Jeremia
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Perencanaan Strategis 🏷️ Analisis Proses Bisnis

PERENCANAAN SKENARIO IMPLEMENTASI 6G UNTUK MEMPERLUAS LAYANAN B2B STUDI KASUS: PT TELEKOMUNIKASI SELULAR

Industri seluler tengah mengalami perubahan baru dengan jaringan seluler generasi keenam (6G) yang akan segera hadir. Jaringan ini akan memberikan lebih dari sekadar peningkatan; 6G akan menawarkan latensi yang tak tertandingi, otomatisasi melalui AI, dan interkoneksi pada tingkat yang akan mengubah seluruh sektor seperti perawatan kesehatan, logistik, kota pintar, dan keuangan. Pada saat yang sama, kemajuan ini menimbulkan masalah strategis baru, khususnya bagi Telkomsel, operator telekomunikasi di Indonesia. Beralih dari konektivitas tradisional ke layanan perusahaan digital, Telkomsel menghadapi kelayakan bisnis, kesiapan bakat, dan penyelarasan peraturan terkait implementasi 6G untuk pertumbuhan B2B (bisnis-ke-bisnis). Tesis ini bertujuan untuk mengembangkan skenario masa depan yang masuk akal terkait integrasi 6G ke dalam unit B2B Telkomsel. Metodologi perencanaan skenario Garvin dilengkapi dengan wawancara ahli, sumber daya sekunder, dan analisis pandangan ke depan untuk studi ini, yang mengadopsi strategi eksploratif kualitatif. Dua wawancara semi-terstruktur dengan para eksekutif pemangku kepentingan dari Telkomsel, mitra teknologi, dan pengamat badan regulasi membantu mengidentifikasi dua ketidakpastian paling kritis yang mendorong keberhasilan atau kegagalan adopsi 6G: (1) tidak ada model monetisasi dan kematangan yang jelas, (2) ketersediaan dan kesiapan tenaga kerja terampil digital. Penelitian ini mengembangkan empat skenario strategis alternatif menggunakan kedua sumbu ini, yaitu: 1. Network Pioneer: Pandangan ke Depan Positif di mana Telkomsel dapat memimpin inovasi B2B yang mendukung 6G dipelopori, karena model monetisasi dan pembinaan bakat sudah matang, 2. Bandwidth Without Business: Kemampuan inovasi internal yang tinggi tidak memiliki model bisnis yang mendasarinya yang mengakibatkan komersialisasi yang gagal, 3. Demand Overload: Kekurangan bakat memperlambat eksekusi, meskipun ada permintaan pasar yang kuat, potensi pendapatan, dan permintaan, 4. Stalled Vision: Monetisasi, kesiapan bakat, dan port hasil secara strategis stagnan yang mengarah pada inersia strategis. Narasi adalah cara setiap skenario dibuat dan semuanya didukung oleh Kanvas Proposisi Nilai yang menunjukkan posisi, risiko, dan peluang Telkomsel di berbagai masa depan. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun 6G menawarkan kemungkinan teknis yang luar biasa, keberhasilannya tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur tetapi juga pada inovasi bisnis, strategi bakat, dan alat pandangan ke depan seperti perencanaan skenario, dan sinyal peringatan dini yang membantu mengelola kompleksitas dan menyederhanakan keputusan. Untuk memanfaatkan kemampuan teknologi 6G layanan B2B Telkomsel, tesis ini menyarankan tiga keharusan strategis: 1.) Gugus tugas 6G lintas fungsi untuk melacak mekanisme internal terhadap tren perencanaan eksternal, 2.) berinovasi dalam strategi monetisasi adaptif seperti NaaS dan penetapan harga berbasis nilai, dan 3.) Membina kolaborasi integrasi sistem dan kemitraan interdisipliner dengan regulator dan pendidik untuk mengurangi kekurangan bakat. Pendekatan berbasis skenario terhadap kerangka kerja perencanaan yang diusulkan dalam penelitian ini akan membantu sektor telekomunikasi dalam memajukan wawasan ilmiah dan strategis. Integrasi wawasan teknologi, infrastruktur sumber daya manusia, dan kesiapan peluang pasar memerlukan perhatian, sementara domain adaptasi strategi mempertajam ketergantungan pada simulasi skenario. Mitigasi risiko dan ketidakpastian dimungkinkan melalui antisipasi beberapa peristiwa yang mungkin tidak masuk akal, yang memungkinkan Telkomsel mengklaim posisi pasar sebagai influencer transformasi digital dari kemajuan 6G di Indonesia.

2025
👤 Penulis: Angela Merici Diah Larasati
🏷️ Inovasi Bisnis 🏷️ Perencanaan Strategis 🏷️ Teknologi Seluler

MEMBANGUN STRATEGI AKUISISI PELANGGAN UNTUK PT PILAR HIJAU MADANI

PT Pilar Hijau Madani, sebuah perusahaan periklanan billboard terkemuka di Bogor sejak tahun 2003, menghadapi tantangan dalam memanfaatkan billboard mereka untuk menarik pelanggan baru. Studi kasus ini mengevaluasi kondisi billboard PT Pilar Hijau Madani saat ini, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan akuisisi pelanggan. Evaluasi ini mengungkapkan keterbatasan seperti pemilihan lokasi yang tidak efektif, strategi pemasaran yang tidak memadai, dan target pasar yang terbatas, yang menghambat akuisisi pelanggan dan menyebabkan pemanfaatan sumber daya yang tidak efisien. Untuk mengatasi tantangan ini, studi ini mengusulkan strategi pemasaran komprehensif yang bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan billboard dan meminimalkan periode saat billboard tidak tersewa. Rencana implementasi mencakup penggunaan billboard yang efektif, respons cepat terhadap keluhan, pemanfaatan kemitraan yang kuat untuk kampanye pemasaran yang terarah, penggabungan harga yang kompetitif dengan strategi pemasaran yang disesuaikan, dan penggunaan lokasi strategis yang didukung oleh jaringan lokal. Strategi ini bertujuan untuk menarik pasar yang lebih luas, sehingga meningkatkan upaya akuisisi pelanggan PT Pilar Hijau Madani dan berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

2024
👤 Penulis: Adiva Safa Madani
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Perencanaan Strategis

INTEGRASI DARI PERENCANAAN SKENARIO DAN ANALISIS DESKRIPTIF KUANTITATIF UNTUK PERTAMBANG

Pertambangan nikel merupakan industri yang penting di Indonesia, yang secara signifikan memberikan kontribusi bagi perekonomian negara. Namun demikian, industri ini menghadapi tantangan keberlanjutan yang cukup besar, termasuk degradasi lingkungan, konflik sosial, dan ketidakstabilan ekonomi. Studi ini menggunakan pendekatan perencanaan skenario untuk mengeksplorasi potensi masa depan pertambangan nikel yang berkelanjutan di Indonesia dengan mengintegrasikan tinjauan literatur sistematis (SLR), wawasan kualitatif dari wawancara para ahli, dan data kuantitatif dari kumpulan data sumber terbuka. Studi ini mengidentifikasi kekuatan pendorong utama seperti peraturan lingkungan hidup, kemajuan teknologi, permintaan pasar, dan dampak sosial. Skenario terperinci dikembangkan untuk memberikan pandangan komprehensif tentang kemungkinan masa depan, dengan menekankan perlunya perencanaan strategis untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial. Temuan-temuan ini menawarkan wawasan yang berharga dan rekomendasi praktis bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan industri untuk mendorong praktik-praktik berkelanjutan di sektor pertambangan nikel Indonesia.

2024
👤 Penulis: Muhammad Rizki Aflahul Muzhidin
🏷️ Pertambangan 🏷️ Perencanaan Strategis 🏷️ Analisis Deskriptif Kuantitatif
💬