π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 6 dokumenMENYEIMBANGKAN VISIBILITAS DAN EKSKLUSIVITAS: PERAN SALURAN DIGITAL DALAM MEMBENTUK PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP ZEGNA
Studi ini mengeksplorasi bagaimana saluran digital membentuk ekuitas merek berbasis konsumen dalam konteks merek mewah, dengan fokus khusus pada ZEGNA. Merek mewah secara tradisional membangun nilainya melalui akses terkontrol, keahlian, warisan, prestise, dan eksklusivitas simbolis. Namun, munculnya platform digital telah mengubah cara konsumen bertemu, menafsirkan, dan mengevaluasi merek mewah. Meskipun saluran digital dapat meningkatkan visibilitas, kesadaran, dan keterlibatan, saluran tersebut juga dapat menciptakan ketegangan bagi merek mewah karena paparan yang berlebihan dapat melemahkan eksklusivitas dan keaslian. ZEGNA memberikan kasus yang relevan untuk meneliti ketegangan ini karena merek tersebut diposisikan dalam segmen kemewahan yang tenang, di mana eksklusivitas dikomunikasikan melalui kehalusan, keahlian yang halus, keanggunan yang bersahaja, dan warisan daripada logo yang mencolok atau visibilitas massal. Studi ini mengadopsi kerangka kerja Ekuitas Merek Berbasis Pelanggan Keller untuk meneliti empat dimensi ekuitas merek: kesadaran merek, citra merek, respons merek, dan hubungan merek. Penelitian ini berfokus pada bagaimana konsumen menafsirkan saluran digital ZEGNA, termasuk situs web resminya, kehadiran media sosial, dan komunikasi merek online. Studi ini menggunakan pendekatan eksploratif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan konsumen yang mengenal ZEGNA, telah membeli produknya, atau telah berinteraksi dengan platform digitalnya. Data dianalisis menggunakan metodologi Gioia untuk mengidentifikasi konsep tingkat pertama, kategori tingkat kedua, dan tema agregat. Pendekatan ini memungkinkan studi untuk menangkap bagaimana konsumen membangun makna dari kehadiran digital ZEGNA dan bagaimana makna-makna ini berkontribusi pada pembentukan ekuitas merek mewah. Temuan menunjukkan bahwa saluran digital ZEGNA berkontribusi pada ekuitas merek melalui visibilitas digital selektif, sinyal keahlian digital, otentisitas berbasis warisan, dan resonansi merek berbasis identitas. Konsumen tidak hanya memandang eksklusivitas ZEGNA sebagai sesuatu yang bergantung pada harga atau kelangkaan produk, tetapi juga melalui komunikasi yang terkendali, asosiasi dengan kemewahan yang tenang, warisan penjahitan, dan kesesuaian simbolis dengan gaya hidup yang berkelas. Studi ini berkontribusi pada literatur branding mewah digital dengan menunjukkan bagaimana saluran digital dapat memperkuat ekuitas merek berbasis konsumen tanpa harus bergantung pada paparan massal atau promosi digital yang agresif. Kata kunci: Eksklusivitas Simbolis, Merek Mewah, ZEGNA, Kemewahan Digital, Persepsi Konsumen, Makna Merek, Prestise & Keaslian, Studi Kualitatif, Platform Digital
DAMPAK REPRESENTATIF GENDER BINARI DAN INKLUSI DISABILITAS DALAM IKLAN PERAWATAN KULIT TERHADAP MEDIASI KEPUTUSAN PEMBELIAN OLEH PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP INKLUSIVITAS MEREK: STUDI KASUS βFOR SKIN SAKEβ
Studi ini dibuat atas dasar masalah ketidaksesuaian klaim iklusivitas yang dipublikasikan oleh merek skincare For Skin Sake dengan persepsi beberapa konsumennya. For Skin Sake menjelaskan bahwa skincare mereka terbuka untuk semuanya. Pada kenyataannya, kampanye marketing terkini For Skin Sake tampak lebih condong ke pihak perempuan. Selain itu, banyak yang berkomentar bahwa kemasan produk sangat susah untuk dibuka terutama bagi mereka yang memiliki masalah tremor. Studi ini bertujuan untuk menguji seberapa jauhkah merek For Skin Sake menginplementasikan janji inklusivitas tersebut, dengan menguji tiga hipotesis: H1 (representasi gender binari memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi konsumen akan inklusivitas merek), H2 (inklusi disabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi konsumen akan inklusivitas merek), H3 (persepsi konsumen akan inklusivitas merek memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian). Metode yang digunakan ialah kuantitatif deskriptif, instrumen berupa kuesioner ke 210 responden Gen-Z yang tergolong pengguna For Skin Sake lama maupun baru. Analisa menggunakan bantuan aplikasi SMARTPLS versi 4. Ketiga hipotesis teruji benar. Merek disarankan untuk lebih serius dalam mengimplementasikan nilai-nilai inklusivitas dalam desain dan komunikasinya.
MEMPERKUAT MEREK WARISAN : MENGUBAH PERSEPSI KONSUMEN MELALUI STRATEGI MEREK DI INDUSTRI TEMBAKAU
-
MEMPERKUAT MEREK WARISAN : MENGUBAH PERSEPSI KONSUMEN MELALUI STRATEGI MEREK DI INDUSTRI TEMBAKAU
-
DAMPAK SOSIAL MEDIA MARKETING TERHADAP LOYALITAS MEREK DAN PERSEPSI KONSUMEN HOKA DI INDONESIA
Penelitian ini berupaya mengumpulkan bukti empiris mengenai besarnya dampak pemasaran media sosial terhadap persepsi konsumen dan loyalitas merek terhadap merek Hoka di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengaruh variabel independen pemasaran media sosial terhadap loyalitas pelanggan sepatu lari Hoka; Oleh karena itu, melalui hal ini, mencari tahu strategi spesifik mana yang telah diterapkan oleh merek olahraga tersebut yang paling efektif dalam menjangkau audiensnya. Penelitian ini menggunakan software SmartPLS 4 untuk uji outer model, uji inner model dan uji hipotesis. Pemasaran media sosial merupakan variabel independen dalam menentukan hubungan yang terjalin antara loyalitas merek dan persepsi konsumen. Data dikumpulkan dari konsumen Hoka melalui survei online dengan menggunakan metodologi penelitian kuantitatif; kemudian dilakukan pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil parsial (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Temuannya menunjukkan hubungan positif yang cukup besar antara persepsi konsumen dan loyalitas merek serta pemasaran media sosial. Secara khusus, pemasaran media sosial menjelaskan perbedaan mencolok dalam loyalitas merek dengan statistik T sebesar 2,602 dan nilai p 0,009 dan persepsi konsumen dengan statistik T sebesar 78,347 dan nilai p 0,000, sehingga menunjukkan nilai strategisnya untuk penempatan merek di pasar yang kompetitif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini secara logis menyimpulkan bahwa pemasaran media sosial memiliki dampak yang sangat besar terhadap cara konsumen memandang dan berperilaku terhadap merek Hoka. Dalam jenis penelitian ini, manajemen Hoka dapat menunjukkan bahwa indikasinya adalah mereka perlu mempertimbangkan investasi dalam inovasi yang berkaitan dengan media sosial untuk meningkatkan tingkat keterlibatan, loyalitas, dan kepercayaan pelanggan. Analisis analitik lebih lanjut untuk periklanan bertarget dan keterlibatan komunitas akan memberdayakan persepsi konsumen secara lebih besar dan positif, sehingga semakin meningkatkan posisi pasar Hoka di Indonesia dan meningkatkan loyalitas merek.
PENGARUH NAMA DAN KLAIM HALAL PADA PERSEPSI OTENTISITAS, KEPERCAYAAN HALAL MEREK, PERSEPSI NILAI DI RESTORAN TIONGHOA
Dampak globalisasi telah mengubah lanskap kuliner di Indonesia menjadi sangat luas dan beragam. Dengan meningkatnya masakan internasional, yang didorong oleh globalisasi, pariwisata, dan pop culture, telah menyebabkan banyaknya restoran asing yang bermunculan di Indonesia. Namun, keaslian dari restoran-restoran ini menjadi tantangan yang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk nama restoran itu sendiri. Namun demikian, elemen keaslian juga terkait dengan masalah halal. Penelitian ini berfokus pada masakan Tionghoa, yang memiliki pengaruh signifikan terhadap tradisi kuliner Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh nama restoran dan klaim halal dalam restoran Tionghoa, serta untuk menentukan konstruk penting yang membangun persepsi konsumen yaitu persepsi otentisitas, kepercayaan merek halal, dan persepsi nilai. Penelitian ini menggunakan metode campuran, dengan penelitian kuantitatif terhadap 200 responden dan diikuti oleh penelitian kualitatif dengan mewawancarai 30 responden. Analisis kuantitatif menggunakan ANOVA dua arah dan Scheirer-Ray-Hare, serta analisis kualitatif dengan pengkodean terbuka, aksial, dan selektif untuk menghasilkan teori yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nama restoran dan klaim halal berdampak positif pada persepsi otentisitas, kepercayaan merek halal, dan persepsi halal. Penelitian ini juga dapat menjadi rekomendasi untuk pemilik dan pengelola mengenai elemen mana yang harus dipertimbangkan di restoran Tionghoa.