📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

PERANCANGAN “JAGAT KERTHI” LIVING HERITAGECENTER SEBAGAI PUSAT EDUKASI WARISAN BUDAYA BALI DENGAN PENDEKATAN NARATIF-MULTISENSORI

Perkembangan masif pariwisata di Bali selama beberapa dekade terakhir telah memicu krisis sosial yang tidak hanya berdampak pada degradasi ekosistem, tetapi juga pada terputusnya relasi manusia dengan nilai budaya yang selama ini menjadi dasar keharmonisan kehidupan masyarakat Bali. Alih fungsi lahan, degradasi lingkungan, dan overturisme pada ruang pariwisata telah menggeser praktik budaya dari sistem pengetahuan hidup menjadi komoditas simbol yang terlepas dari konteksnya. Kondisi ini menunjukkan kelemahan ruang edukasi publik dalam mentransmisikan makna budaya secara utuh, baik kepada masyarakat urban maupun wisatawan. Untuk menjembatani permasalahan tersebut, diperlukan sebuah pusat warisan budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah pelestarian budaya, tetapi juga dirancang untuk menerjemahkan nilai-nilai kearifan lokal Bali menjadi sebuah narasi ruang yang relevan terhadap kondisi masa kini dan dapat diapresiasi oleh pengunjung. Penelitian ini mengusulkan perancangan sebuah pusat warisan budaya sebagai fasilitas edukasi publik di Uluwatu, Bali, dengan fokus pada penciptaan ruang edukasi yang interaktif. Metode penelitian kualitatif berupa pengumpulan data studi literatur, observasi lapangan, dan studi preseden diterjemahkan ke dalam strategi desain interior berbasis naratif dan desain multisensori untuk membangun pengalaman belajar yang lebih imersif dan meningkatkan keterlibatan emosional pengunjung. Berlandaskan pada teori persepsi spasial yang memandang pengalaman ruang sebagai hasil interaksi antara stimulus lingkungan dengan proses kognitif dan sensorik pengguna, hasil perancangan menghadirkan desain interior yang mendukung aktivitas pembelajaran budaya Bali melalui pendekatan desain naratif-multisensori yang diimplementasikan pada materialitas, tata ruang, pencahayaan, tata suara, aroma, tekstur, serta sekuens antar program ruang.

2026
👤 Penulis: I Made Primasandya
🏷️ Desain Interior 🏷️ Pendidikan Budaya 🏷️ Persepsi Spasial
💬