📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenTRANSFORMASI PETA (PROYEKSI UTM) DARI DATUM LOKAL KE DATUMGEODESI NATIONAL 1995 (DGN'95) PADA PETA PEMBAHASAN LAHAN DIWILAYAH KANTOR PETROLEUM SA (STUDI KASUS : LAPANGAN MELIBUR)
Peta-peta pembebasan tanah di wilayah kerja Kondur Petroleum SA dilihat pada tahun 1989-1990 dengan proyeksi UTM, tetapi tidak mencantumkan datum geodesi horizontal yang digunakan. Sedangkan Indonesia menggunakan georeferensi standar nasional yaitu Datum Geodesi Nasional 1995 (DGN ?95). Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan datum lokal yang digunakan dan transformasi datum dari datum lokal ke DGN ?95. Metodologi yang dilakukan pada tugas akhir ini adalah mengidentifikasi peta-peta pembebasan lahan yang ada (peta lama), registrasi peta, kemudian mengidentifikasi titik-titik batas pada peta pembebasan tanah, dan pemeriksaan datum geodesi horizontal yang digunakan. Kemudian mengidentifikasi titik-titik batas yang dimaksud, pada peta Bakosurtanal dengan proyeksi UTM – Datum Indonesia 1974 (DI ?74), karena peta Bakosurtanal dengan proyeksi UTM – DGN ?95 untuk daerah penelitian pada waktu penelitian dimulai belum ada. Nilai koordinat titik-titik batas yang diperoleh berbeda dengan nilai koordinat pada peta lama, sehingga peta lama tidak menggunakan datum Indonesia 1974. Oleh sebab itu untuk memperoleh peta-peta pembebasan tanah di wilayah kerja Kondur Petroleum SA dengan proyeksi UTM – DGN ?95, dilakukan tahapan, yaitu mengasumsikan bahwa datum geodesi lokal pada peta lama menggunakan elipsoid referensi Bessel 1841, melakukan transformasi datum dari datum lokal dengan elipsoid referensi Bessel 1841 ke datum Indonesia 1974 (DI ?74) pada titik-titik batas, melakukan transformasi datum dari datum Indonesia 1974 ke DGN ?95 pada titik-titik batas tanah, melakukan transformasi datum dari datum lokal dengan elipsoid referensi Bessel 1841 ke DGN ?95 pada peta, dan melakukan verifikasi terhadap citra satelit. Setelah itu membandingkan hitungan selisih koordinat proyeksi UTM dan pergeseran (?D) terhadap 4 titik sekutu yang dijadikan sebagai kontrol hitungan. Berdasarkan penelitian tugas akhir ini disimpulkan bahwa peta-peta pembebasan tanah dapat diasumsikan sebagai datum relatif dengan elipsoid referensi Bessel 1841. Koordinat titik-titik hasil transformasi tidak dapat diaplikasikan untuk 1:1000. Koordinat titik-titik hasil transformasi hanya dapat diaplikasikan pada peta dengan skala peta ? 1 : 160.000.
ANALISIS PEMODELAN DATUM PASUT TERHADAP REFERENSI TINGGI ELLIPSOID, GEOID, DAN MEAN SEA LEVEL DI PESISIR UTARA JAWA BARAT
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan wilayah perairan yang sangat luas. Kondisi ini membuat dibutuhkannya data pasang surut air laut sebagai acuan referensi tinggi vertikal. Mean Sea Level merupakan acuan referensi vertikal yang biasa digunakan di Indonesia. Sebagai lembaga yang berwenang dalam penyediaan referensi vertikal, Badan Informasi Geospasial terus berupaya dalam pembangunan stasiun pengamatan pasang surut di seluruh wilayah di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menampilkan visualisasi pemodelan datum pasut berupa peta datum pasut Highest Astronomical Tide, Lowest Astronomical Tide, Mean High Water Spring, Mean Low Water Spring, dan Mean Sea Level terhadap referensi tinggi ellipsoid, geoid, dan Mean Sea Level yang ada di Pesisir Utara Jawa Barat. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini diawali dengan pengumpulan data- data sekunder berupa data-data datum pasut. Pada tahap pengolahan data diawali dengan melakukan masking data datum pasut, dilanjutkan dengan melakukan klasifikasi natural breaks untuk menentukan kelas-kelas datum pasut, dan diakhiri dengan melakukan layouting peta datum pasut. Hasil dari penelitian ini berupa peta- peta datum pasut Highest Astronomical Tide, Lowest Astronomical Tide, Mean High Water Spring, Mean Low Water Spring, dan Mean Sea Level terhadap referensi tinggi ellipsoid, geoid, dan Mean Sea Level yang ada di Pesisir Utara Jawa Barat. Pemodelan datum pasut terhadap referensi tinggi Mean Sea Level memiliki rentang nilai -1,18 – 1,01 m. Pemodelan datum pasut terhadap referensi tinggi geoid memiliki rentang nilai -1,09 – 1,11 m. Pemodelan datum pasut terhadap referensi tinggi ellipsoid memiliki rentang nilai 18,6 – 29,5 m.