📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKUANTIFIKASI PERTUMBUHAN, HASIL BIOMASSA, DAN NERACA MASSA AIR, NITROGEN, FOSFOR, DAN NERACA ENERGI BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (BRASSICA RAPA L.) DENGAN MEDIA TANAM BIOCHAR SEKAM PADI DAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR
Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) adalah sayuran dari famili Brassicaceae yang mudah diperoleh, terjangkau, dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Hal tersebut yang membuat permintaan tanaman pakcoy tidak pernah berhenti dan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Namun, produktivitas tanaman pakcoy sempat menurun pada tahun 2022 sampai 2023 dari 10,65 ton/ha menjadi 9,84 ton/ha. Hal tersebut dipengaruhi oleh petani yang terus-menerus melakukan intensifikasi produksi pertanian dengan pupuk kimia sehingga menyebabkan degradasi lahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media tanam Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan/atau Biochar sekam padi terhadap pertumbuhan, hasil biomassa, serta neraca massa energi tanaman pakcoy. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu P1 (15 g/m2 PGPR), P2 (900 g/m2 Biochar), dan P3 (15 g/m2 PGPR + 900 g/m2 Biochar) dengan pengulangan enam kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah, bobot kering, kadar air, luas daun, klorofil daun, panjang akar, serta neraca massa dan energi. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi Biochar memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 5 MST, sedangkan jumlah daun memberikan pengaruh nyata pada 4 MST perlakuan PGPR. Meski tidak berpengaruh nyata pada bobot basah, kadar air, luas daun, klorofil daun, dan panjang akar, perlakuan Biochar menghasilkan bobot kering yang pengaruh nyata dibandingkan perlakuan Kombinasi. Analisis neraca massa pada perlakuan PGPR menghasilkan nilai yang paling efisien sebesar 704,46 g/g biomassa, di mana massa input setara dengan massa output. Sementara itu, analisis neraca energi menunjukkan total input energi sebesar 1331,28 kJ/g biomassa, dengan output energi sebesar 743,29 kJ/g biomassa dan heatloss sebesar 587,99 kJ/g biomassa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun perlakuan belum memberikan pengaruh dominan pada seluruh parameter hasil, aplikasi PGPR menunjukkan hasil data terbaik dibandingkan perlakuan Biochar dan Kombinasi.