📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenROOT CAUSE INVESTIGATION OF WARPING AND SURFACE DEGRADATION DEFECTS ON POLYPROPYLENE PIPETTE TIPS USED IN BIOTECHNOLOGY APPLICATION
Penelitian ini menyelidiki penyebab utama dua masalah kualitas pada pipet tip polypropylene untuk aplikasi bioteknologi, yaitu pelengkungan pada suhu ruang (warping) dan degradasi permukaan bagian dalam setelah kontak dengan etanol dan isopropanol. Pendekatan failure analysis menggabungkan visualisasi tegangan sisa (birefringence), pengukuran dimensi, serta karakterisasi material (MFR, DSC/TGA, FTIR, SEM–EDX, UV–Vis, GC–MS). Hasil menunjukkan bahwa warping dipicu oleh ketebalan dinding yang sangat tipis dan tidak seragam, pendinginan yang tidak merata, tegangan sisa yang terperangkap, serta perilaku kristalisasi pasca proses injeksi pada polypropylene random copolymer. Degradasi permukaan disebabkan oleh migrasi dan ekstraksi aditif bermassa molekul rendah (misalnya slip agent dan senyawa terfluorinasi) oleh alkohol, sehingga menurunkan kemampuan pelumasan dan memicu mekanisme aus stick–slip terhadap plunger berbahan LCP. Rekomendasi utama meliputi penggunaan homopolimer PP ternukleasi dengan flowability tinggi, optimasi formulasi aditif agar lebih tahan terhadap pelarut, serta pengaturan ulang profil pendinginan untuk meminimalkan tegangan sisa.
USULAN PEMANFAATAN PROTOTYPING DIGITAL DALAM PENENTUAN PARAMETER INJECTION MOLDING UNTUK MENGURANGI VARIABILITAS CACAT PELENTINGAN
Proses injection molding merupakan salah satu metode utama dalam manufaktur produk plastik karena keunggulannya dalam efisiensi produksi dan fleksibilitas desain. CV Cipta Sinergi Manufaktur (CSM), mengalami permasalahan iterasi berulang dalam pengembangan cetakan akibat cacat pelentingan yang memiliki variabilitas sehingga meningkatkan biaya serta waktu produksi. Dalam penelitian ini, pendekatan digital prototyping digunakan untuk mengidentifikasi parameter kunci yang memengaruhi robust design pada proses injection molding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design of Experiment (DOE) dengan pendekatan Taguchi untuk menentukan parameter yang paling berpengaruh terhadap cacat pelentingan. Spesifikasi yang diuji divariasikan berdasarakan dimensi cavity geometri sederhana, posisi runner, dan material pembangun. Selain itu, dilakukan replikasi eksperimen terhadap spesifikasi bentuk geometri kompleks menggunakan bentuk spesimen uji. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi suhu leleh, suhu cetakan, waktu injeksi, tekanan pengepakan, waktu pengepakan, dan waktu pendinginan. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks Plastics untuk mengevaluasi pengaruh parameter terhadap variabilitas hasil produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor berpengaruh signifikan terhadap variabilitas cacat pelentingan adalah suhu leleh, suhu cetakan, waktu injeksi, waktu pengepakan, dan tekanan pengepakan. Parameter proses yang paling berpengaruh terhadap perubahan variabilitas adalah waktu pengepakan dan suhu leleh. Titik nilai parameter robust dapat berbeda untuk spesifikasi berbeda yang ditunjukkan pada replikasi eksperimen dengan bentuk spesimen uji. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan melakukan perhitungan signifikansi pengaruh faktor terhadap nilai kualitas dan dibandingkan dengan variabilitasnya.