📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenPERANCANGAN KOMIK DIGITAL TENTANG DAMPAK SIRUP JAGUNG TINGGI FRUKTOSA (HFCS) PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN
Perkembangan industri pangan olahan menyebabkan meningkatnya berpemanis buatan, seperti Jagung Tinggi Fruktosa (High Fructose Corn Syrup). Harganya relatif murah dan terkandung di berbagai produk olahan. Anak pra-remaja memiliki kebebasan dalam memilih makanan, namun belum paham dengan dampak jangka panjang. Perancangan ini bertujuan untuk merancang komik digital tentang dampak konsumsi HFCS pada anak usia 10-12 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode perancangan Double Diamond. Pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara psikolog anak, dokter gizi, serta target sasaran. Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tahun mengenai konsumsi HFCS
PERANCANGAN INTERIOR PUSAT REHABILITASI MEDIK ANAK DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI ANAK DI KOTA BANDUNG
Masa pertumbuhan dan perkembangan merupakan masa berkembangnya berbagai macam kemampuan, kecerdasan, bakat, kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosio- emosional, dan spiritual. Berapa tahun belakangan ini, berbagai masalah perkembangan anak di dunia semakin meningkat. Menurut WHO pada tahun 2018 keterlambatan perkembangan di Amerika Serikat berkisar 12-16%, Thailand 24%, dan Argentina 22%, sedangkan di Indonesia antara 13%-18%. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 menyatakan menemukan bahwa keterlambatan pada perkembangan anak mencapai 11,7% pada anak usia 36 bulan sampai 59 bulan melalui penilaian Indeks Perkembangan Anak Usia Dini. Di Provinsi Jawa Barat, pada tahun 2021 jumlah balita usia 0-4 tahun mencapai 3,57 juta orang, yang setara dengan sekitar 19,02% dari total balita di seluruh Indonesia sehingga menempatkan provinsi Jawa Barat pada peringkat pertama dengan jumlah balita terbesar .Dengan meningkatnya gangguan tumbuh kembang anak, rehabilitasi medik menjadi pelayanan kesehatan yang diperlukan . Rehabilitasi medik berperan untuk mengoptimalkan kemampuan anak untuk mempertahankan dan mencapai tingkat fungsi fisik , mental, emosional, sosial, dan spiritual yang lebih baik sehingga anak dapat mandiri di kemudian hari. Penelitian ini berfokus pada perancangan pusat rehabilitasi medik anak sehingga harus mempertimbangkan segala aspek desain, keamanan, dan psikologi anak. Dengan menggunakan pendekatan psikologi anak, desain akan memperhatikan psikologi anak dalam ruang serta kondisi psikologi anak berkebutuhan khusus.