📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenPERSEPSI MEREK MEWAH DI ERA DIGITAL: STRATEGI NARATIF, PEMASARAN INFLUENCER, DAN PERSEPSI KONSUMEN
Penelitian ini menyelidiki bagaimana merek-merek mewah menavigasi transformasi digital sambil mempertahankan warisan dan eksklusivitas mereka. Dengan maraknya media sosial dan pemasaran influencer, branding mewah menghadapi peluang sekaligus tantangan. Studi ini mengkaji bagaimana keterlibatan digital, khususnya melalui hubungan parasosial dengan influencer dan pengalaman daring yang dipersonalisasi, memengaruhi persepsi konsumen, autentisitas merek, dan ekuitas merek. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan platform digital yang strategis dapat memperkuat ikatan emosional dan loyalitas, sehingga meningkatkan kesediaan konsumen untuk membayar harga premium. Influencer, ketika selaras dengan identitas merek, efektif membangun kepercayaan dan keterhubungan, tetapi paparan yang berlebihan dapat berisiko melemahkan keunikan yang dipersepsikan. Studi ini juga menunjukkan bahwa teknologi seperti uji coba virtual dan kustomisasi memperkuat nilai simbolis ketika digunakan untuk mempersonalisasi dan memperkaya penceritaan, alih-alih sekadar mengikuti tren digital. Dengan menggunakan analisis PEST, riset ini menempatkan branding mewah dalam tren lingkungan makro yang lebih luas. Secara politis, industri ini berada di bawah tekanan untuk menjadi lebih berkelanjutan dan transparan. Secara ekonomi, ketergantungan pada kenaikan harga bergeser ke arah strategi pertumbuhan berbasis volume. Secara sosial, dominasi Gen Z di pasar barang mewah menuntut autentisitas dan kefasihan digital. Secara teknologi, AI dan perangkat imersif sedang membentuk kembali pengalaman mewah dengan tetap mempertahankan keintiman dan eksklusivitas. Secara teoritis, studi ini berkontribusi pada literatur branding dengan mengintegrasikan dimensi digital dan relasional ke dalam kerangka ekuitas merek yang ada. Secara praktis, studi ini menawarkan wawasan bagi para manajer barang mewah dalam menyeimbangkan inovasi dengan tradisi. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa merek-merek mewah harus secara strategis merangkul perangkat digital untuk berkembang sekaligus memperkuat modal simbolis dan budaya mereka di pasar yang cepat berubah.