📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenReliabilitas sistem merupakan parameter krusial dalam operasional industri kompleks untuk menjamin keselamatan kerja, integritas lingkungan, dan profitabilitas perusahaan. Secara tradisional, analisis Reliability-Availability- Maintainability (RAM) melalui pemodelan Reliability Block Diagram (RBD) dilakukan menggunakan metode analitik berbasis prinsip inklusi-eksklusi. Namun, metode ini menghadapi kendala combinatorial explosion seiring meningkatnya kompleksitas topologi sistem, khususnya pada konfigurasi redundansi seperti k-out-of-n, standby, dan load-sharing. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi computational engine berbasis .NET yang mengintegrasikan metode analitik dengan metode simulasi Monte Carlo, baik dasar maupun berbasis event-driven untuk analisis RAM pada sistem kompleks, dengan studi kasus Gas Dehydration Unit (GDU) dan Mercury Removal Unit (MRU). Metodologi penelitian meliputi perancangan topologi RBD berdasarkan dokumentasi teknis sistem, serta pengembangan computational engine yang dilakukan secara bertahap, mulai dari metode analitik, hingga metode simulasi Monte Carlo, baik dasar maupun berbasis event driven. Computational engine tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam web-based application untuk mendukung konstruksi topologi RBD secara visual. Verifikasi metode analitik dan validasi metode simulasi dilakukan secara bertahap melalui benchmarking terhadap ReliaSoft BlockSim sebagai perangkat lunak standar industri, serta dilengkapi dengan analisis sensitivitas parameter simulasi terhadap jumlah simulasi dan kompleksitas topologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode analitik pada computational engine mencapai akurasi sangat tinggi terhadap ReliaSoft BlockSim, dengan error relatif pada skala 10?5% hingga 10?3%. Metode simulasi Monte Carlo dasar menunjukkan akurasi yang baik dengan error relatif 0,16% hingga 4,9% terhadap metode analitik, sementara simulasi event-driven menghasilkan akurasi tinggi pada metrik mean availability namun menunjukkan keterbatasan pada metrik jumlah kejadian pemeliharaan dan importance measure, yang disebabkan oleh perbedaan implementasi algoritma pemeliharaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa, peningkatan jumlah simulasi secara konsisten meningkatkan akurasi estimasi, sementara kompleksitas komputasi lebih dipengaruhi oleh distribusi container pada hierarki topologi dibandingkan jumlah komponen semata. Kontribusi utama penelitian ini adalah tersedianya computational engine yang mengintegrasikan metode analitik dan simulasi dalam satu platform, beserta web-based application yang mendukung analisis RAM secara interaktif. Kata kunci: Computational Engine, Reliability-Availability-Maintainability, Reliability Block Diagram, Simulasi Monte Carlo, Web-based Application.
RELIABILITAS PADA SISTEM SERI DAN PARALEL DENGAN USIA KOMPONENNYA BERDISTRIBUSI WEIBULL ATAU NORMAL TERPOTONG
Sistem adalah gabungan elemen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan. Elemen yang dimaksud merupakan komponen. Terdapat dua kondisi komponen atau sistem yang ditelaah, yaitu berfungsi dan gagal. Ketika kondisi berubah dari berfungsi menjadi gagal, maka terdapat informasi yang bisa disimpulkan dari kejadian tersebut, yaitu lama sistem atau komponen tersebut berfungsi. Tugas akhir ini akan menelaah reliabilitas, yaitu peluang suatu komponen atau sistem berfungsi selama waktu tertentu, dan distribusi peluang yang digunakan. Tugas akhir ini diawali dengan menelaah cara penyusunan komponen pada sistem dan distribusi peluang yang digunakan untuk distribusi lama hidup komponen. Dari informasi tersebut, penjelasan untuk reliabilitas komponen diperoleh dan reliabilitas sistem dibangun. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mendalami informasi mengenai reliabilitas dan distribusi peluang yang digunakan. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah studi literatur dari referensi berupa buku statistika dan buku mengenai teori reliabilitas yang biasa digunakan oleh insinyur. Contoh diberikan untuk sistem dengan distribusi lama hidup komponen yang telah dijelaskan sebelumnya. Pengaruh perubahan banyak komponen dan parameter distribusi lama hidup komponen ditinjau melalui contoh tersebut. Dari pemaparan teori dan contoh tersebut, informasi mengenai reliabilitas diketahui secara mendalam.