๐ Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenANALISIS DAYA DUKUNG ENDAPAN ALUVIAL KUARTER UNTUK MENUNJANG RENCANA PEMBANGUNAN DERMAGA GOSPIER DI SURABAYA, JAWA TIMUR
Dermaga Gospier Surabaya mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah sehingga perlu direvitalisasi untuk mendukung distribusi energi di Jawa Timur. Dermaga ini berdiri di atas Endapan Aluvial Kuarter yang belum terlitifikasi sehingga masih dalam proses konsolidasi dan kompaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik dan mekanik endapan tersebut serta daya dukung fondasi berdasarkan data pengeboran BH-01, BH-02, dan BH-03. Penelitian ini menggunakan Uji Penetrasi Standar (SPT) dan hasil uji mekanika tanah di laboratorium. SPT digunakan untuk menentukan jenis tanahโmetode Meyerhof, Reese dan Wright, dan Decourt untuk menghitung daya dukung. Hasil penelitian menunjukkan indeks plastisitas tanah berada pada kisaran 60โ90% yang menunjukkan potensi pengembangan tinggi. Aktivitas tanah di BH-01 >1,25 sehingga tergolong lempung aktif, sedangkan BH-02 dan BH-03 berada pada rentang 0,75โ1,25 sehingga termasuk lempung normal. Kapasitas daya dukung izin untuk tiang pancang berdiameter 0,7 m pada kedalaman 45 m pada titik bor BH-01, BH-02, dan BH-3 secara berturut-turut adalah 23,84 ton, 43,69 ton, dan 38,17 ton (Meyerhof); 18,68 ton, 37,64 ton, dan 34,63 ton (Reese dan Wright); serta 37,82 ton, 66,32 ton, dan 62,38 ton (Decourt). Kapasitas daya dukung izin untuk tiang pancang berdiameter 0,8 m pada kedalaman 45 m pada titik bor BH-01, BH-02, dan BH-3 secara berturut-turut adalah 28,36 ton, 52,85 ton, dan 45,63 ton (Meyerhof); 21,96 ton, 44,26 ton, dan 40,55 ton (Reese dan Wright); serta 46,01 ton, 79,63 ton, dan 75,28 ton (Decourt). Kapasitas daya dukung izin untuk tiang pancang berdiameter 0,9 m pada kedalaman 45 m pada titik bor BH-01, BH-02, dan BH-3 secara berturut-turut adalah 36,19 ton, 68,87 ton, dan 58,60 ton (Meyerhof); 27,58 ton, 55,63 ton, dan 50,66 ton (Reese dan Wright); serta 60,01 ton, 102,44 ton, dan 96,55 ton (Decourt). Kapasitas daya dukung izin untuk tiang pancang berdiameter 1,0 m pada kedalaman 45 m pada titik bor BH-01, BH-02, dan BH-3 secara berturut-turut adalah 38,41 ton, 73,73 ton, dan 62,36 ton (Meyerhof); 29,08 ton, 58,67 ton, dan 53,30 ton (Reese dan Wright); serta 63,65 ton, 108,48 ton, dan 102,08 ton (Decourt). Pada kedalaman 65 m, terjadi peningkatan nilai daya dukung izin sebesar 160-โ180% dibandingkan nilai daya dukung izin pada kedalaman 45 m. Potensi penurunan pada BH-01, adalah sebesar 21,03 cm, sementara BH-02 dan BH-03 lebih kecil dengan total masing-masing 12,63 cm dan 13,11 cm.