📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

ANALISIS GEOMEKANIKA UNTUK PEREKAHAN HIDROLIK PADA FORMASI TELISA, LAPANGAN TULIP, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN

Lapangan Tulip merupakan salah satu lapangan produksi minyak dan gas yang dioperasikan oleh PT Medco E&P Indonesia, secara administratif terletak di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan. Lapangan ini berada pada Sub-Cekungan Palembang Selatan, Cekungan Sumatra Selatan, dengan interval reservoir utama pada Formasi Telisa dengan properti reservoir permeabilitas (rata-rata 5,5 mD pada batupasir dan 2,1 mD pada batulempung), porositas efektif berkisar 18,1%, dan heterogenitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan membangun model geomekanika satu dimensi (1D) dan tiga dimensi (3D) untuk menentukan rezim tegasan saat ini, menghitung tegasan rekah untuk keperluan perekahan hidrolik, serta menentukan distribusi rekahan pada interval Formasi Telisa. Pemodelan geomekanika dilakukan menggunakan pendekatan poroelastik (Blanton dan Olson, 1999) untuk estimasi tegasan horizontal, dengan kalibrasi menggunakan data FCP dan ISIP dari laporan perekahan hidrolik. Hasil model 1D menunjukkan rata-rata gradien tegasan: Sv = 0,967 psi/ft, Shmin = 0,728 psi/ft, SHMax = 0,786 psi/ft, dan tekanan pori = 0,44 psi/ft. Pola tegasan ini mengindikasikan rezim sesar normal (Sv > SHMax > Shmin). Interpretasi struktur pada penampang seismik mengidentifikasi negative flower structure dengan tren sesar dominan berarah NNW–SSE (315–345°), yang merupakan hasil strain partitioning dari sesar geser berarah NW–SE sebagai PDZ utama. Lapangan Tulip terletak pada zona transtensional (releasing bend) dari sistem strike-slip tersebut, dibatasi oleh Tinggian Palembang di sisi barat dan Jemakur Graben di bagian timur. Model geomekanika 3D statis dibangun menggunakan properti mekanika batuan yang tersebar secara lateral melalui tren atribut inversi seismik. Hasil distribusi model 3D menunjukkan adanya stress barrier pada lapisan batulempung Telisa, yang berperan sebagai penahan tinggi rekahan. Nilai tekanan rekah minimum pada interval target rata-rata sebesar 1.680 psi. Rekomendasi zona target perekahan hidrolik berada pada daerah N-NNE yang ditentukan berdasarkan penggabungan parameter Brittleness Index (BI) dan tegasan horizontal minimum, dengan kriteria BI > 0,4 dan Shmin < 1.680 psi.

2026
👤 Penulis: Angelia Hana Agustina Hutagaol
🏷️ Geomekanika 🏷️ Hidrologi 🏷️ Strain Partitioning
💬