📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL DENGAN MENGANGKAT MANFAAT TEH UNTUK MEREDAKAN STRESS BAGI PEKERJA USIA 21-30 TAHUN DI JAKARTA

Stres kerja merupakan permasalahan yang banyak dialami oleh pekerja muda di wilayah perkotaan, khususnya pada rentang usia 21–30 tahun. Tingginya tuntutan pekerjaan, tekanan waktu, serta ritme kerja yang cepat sering kali memicu stres akut ringan yang tidak selalu disadari maupun dikelola dengan baik. Di sisi lain, teh sebagai minuman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari memiliki asosiasi dengan rasa tenang dan relaksasi, serta didukung oleh kajian ilmiah mengenai potensinya dalam membantu meredakan stres. Namun, pemanfaatan teh sebagai medium edukasi kesehatan mental melalui kampanye sosial berbasis komunikasi visual masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye sosial yang mampu meningkatkan kesadaran pekerja muda terhadap stres kerja akut, sekaligus memperkenalkan teh sebagai bentuk stress-relief sederhana yang dapat diterapkan dalam keseharian. Metode perancangan yang digunakan adalah Double Diamond, yang mencakup tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver. Landasan teori yang digunakan meliputi teori kampanye komunikasi dari Rogers dan Storey, strategi DRIP Marketing Communications, serta teori komunikasi visual. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan pekerja muda untuk menggali persepsi terhadap stres, kebiasaan coping, serta preferensi visual audiens. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi perancangan kampanye sosial yang menekankan pendekatan visual yang tenang, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan pekerja urban. Rekomendasi tersebut mencakup strategi pesan, tone komunikasi, serta pemilihan media kampanye yang bertujuan membangun kesadaran, keterlibatan emosional, dan mendorong audiens untuk menerapkan ritual sederhana minum teh sebagai bagian dari pengelolaan stres. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pendekatan kampanye kesehatan mental yang lebih ringan, relevan, dan mudah diterima oleh pekerja muda.

2026
👤 Penulis: Yesha Angeline
🏷️ Kampanye Sosial 🏷️ Stress Kerja 🏷️ Komunikasi Visual

MINDFULNESS DAN TURNOVER INTENTION PADA DIVISI SALES: STRESS KERJA SEBAGAI MEDIATOR & RESILIENSI SEBAGAI MODERATOR

Retensi karyawan merupakan isu penting pada situasi bisnis yang sangat kompetitif belakangan ini. Tingginya angka karyawan yang memutuskan untuk berhenti pada pekerjaanya dapat mengakibatkan meningkatnya biaya untuk merekrut dan melatih karyawan, dan kehilangan pengetahuan dan keahlian tertentu. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa stres kerja merupakan prediktor utama dari turnover intention, dan mindfulness serta resiliensi dapat menjadi faktor untuk memitigasi stres. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara mindfulness, stress kerja, resiliensi dan turnover intention pada divisi sales di sebuah perusahaan distribusi di Indonesia. Menggunakan structural equation modeling (SEM) di SmartPLS 4.0, analisa dilakukan pada 307 pekerja berprofesi sales. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mindfulness mempengaruhi turnover intention melalui stress kerja dan bagaimana resiliensi memoderasi hubungan ini. Hasil dari SEM menunjukan bahwa ada dampak yang signifikan dari resiliensi sebagai moderator dari mindfulness dan stres kerja, serta stres kerja yang memediasi hubungan antara mindfulness dan turnover intention. Ini berarti mindfulness sebagai variabel dapat membantu untuk menurunkan level stres yang berujung pada terdampaknya turnover intention dari pekerja. Studi ini menunjukan posibilitas untuk menggunakan aspek psikologi untuk menjaga retensi pekerja dan membantu untuk mengurangi dampak dari turnover intention ke bisnis.

2025
👤 Penulis: Alexander Abraham Daeng Kuma
🏷️ Stress Kerja 🏷️ Mindfulness 🏷️ Resiliensi
💬