📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

STUDI DEFORMASI POSTSEISMIK GEMPA PANGANDARAN 2006 DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURVEI GPS

Gempa dan tsunami Pangandaran 2006 yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 pukul 15.19 WIB mengakibatkan kerugian materiil dan korban jiwa yang tidak sedikit. Gempa tersebut tercatat dengan magnitude 6,8 skala Ritcher (BMG, 2006). Gempa yang terletak 200 km dari daratan terdekat tersebut merupakan salah satu tahapan dari siklus gempa bumi yang terjadi di sekitar selatan Jawa Barat. Dengan mempelajari siklus gempa bumi dalam hal ini pada tahapan postseismik, diharapkan dapat berkontribusi dalam melihat kemungkinan periode terjadinya pengulangan gempa dan dalam melihat kemungkinan efek postseismik terhadap daerah sekitar akibat gempa Pangandaran 2006 sehingga dapat dijadikan evaluasi potensi gempa di masa yang akan datang sebagai upaya dalam mitigasi bencana. Survei GPS dilakukan dengan mengamati titik-titik pengamatan GPS di sekitar Pangandaran. Pada tanggal 23-30 Juli 2006 survei GPS kala ke-1 dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap 28 titik pengamatan, sedangkan survei GPS kala ke-2 mengamati 30 titik pengamatan pada tanggal 9-14 Agustus 2007. Metode yang digunakan adalah metode diferensial dengan moda jaring. Dari hasil pengolahan dan analisis mengindikasikan bahwa titik-titik di sekitar Pangandaran mengalami pergerakan sebesar 2-4 cm dengan arah ke selatan atau searah dengan tahapan coseismiknya.

2026
👤 Penulis: TEUKU MOCHAMAD NAWAKSARA (NIM 15103019)
🏷️ Geologi 🏷️ Gempa Bumi 🏷️ Survei Gps
💬