📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

BOGOR CREATIVE COMMONS: RUANG BERSAMA SEBAGAI WADAH AKTIVITAS KOMUNITAS KREATIF DI KOTA BOGOR

Plaza Bogor merupakan salah satu bangunan komersial yang berada di pusat Kota Bogor, tepat di kawasan strategis yang dikelilingi destinasi penting seperti Kebun Raya Bogor, Istana Bogor, Museum Zoologi, serta kawasan pecinan Suryakencana yang dikenal sebagai pusat kuliner legendaris. Posisi yang demikian strategis semestinya menjadikan Plaza Bogor sebagai simpul kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya. Namun, sejak dikosongkan pada tahun 2024, bangunan ini terbengkalai dan tidak lagi berfungsi secara optimal. Kondisi tersebut menimbulkan degradasi kawasan, melemahkan potensi UMKM, serta mengurangi daya tarik kota. Oleh karena itu, revitalisasi Plaza Bogor dipandang penting sebagai solusi untuk mengembalikan fungsi bangunan melalui integrasi aktivitas komersial, komunitas, dan ekonomi kreatif yang selaras dengan karakter kawasan. Konsep revitalisasi diarahkan pada transformasi Plaza Bogor menjadi community and creative hub yang mengintegrasikan fungsi komersial, komunitas, rekreasi, dan ekonomi kreatif. Program ruang mencakup area retail, foodcourt, workshop, ruang meeting, ruang komunitas, serta area komunal yang tersebar di berbagai titik di dalam bangunan. Revitalisasi akan fokus terhadap dua fungsi, yaitu komunitas dan kreatif, serta didukung dengan fungsi komersial dan publik. Dengan tipologi mixed-use, bangunan dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus menjadi wadah kolaborasi dan interaksi masyarakat. Pendekatan desain menitikberatkan pada pemahaman perilaku pengguna, konteks kawasan, sekaligus menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan. Studi preseden, observasi lapangan, serta analisis pergerakan pengguna menjadi dasar untuk merumuskan strategi desain yang responsif. Strategi desain diwujudkan melalui peningkatan konektivitas ruang, sirkulasi yang mengalir, penyediaan ruang komunal yang tersebar, serta fleksibilitas fungsi untuk mendukung berbagai aktivitas komunitas dan masyarakat. Tujuan utama dari perancangan ini adalah menghadirkan ruang yag mampu mendorong kolaborasi komunitas, memfasilitasi kreativitas masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan ruang publik yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan kawasan. Dengan revitalisasi ini, Plaza Bogor diharapkan bukan hanya memulihkan fungsi bangunan sebagai pusat komersial, tetapi juga mentransformasikannya menjadi community dan creative hub, sebuah ruang yang memfasilitasi interaksi sosial, memperkuat ekonomi kreatif, serta mempertegas identitas kota dalam kerangka Sustainable Development Goals nomor 11, yaitu Sustainable Cities and Communities.

2026
👤 Penulis: Nadia Wanda Shafina
🏷️ Desain Urban 🏷️ Komunitas Kreatif 🏷️ Sustainable Development Goals

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DALAM CAPAIAN SDGS DI KABUPATEN KARAWANG

Penurunan angka stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karawang sebagai dari strategi nasional serta mengevaluasi kontribusinya terhadap pencapaian target SDGs di tingkat lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan dan program lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan di Kabupaten Karawang telah mencakup intervensi spesifik dan sensitif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Namun demikian, terdapat tantangan dalam hal koordinasi lintas sektor, ketersediaan data yang valid, dan keberlanjutan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun telah terjadi progres signifikan, optimalisasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting masih diperlukan agar target SDGs 2030 dapat tercapai. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, integrasi data lintas sektor, dan peningkatan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

2025
👤 Penulis: Hafidh Fadhlurrohman
🏷️ Kesehatan Masyarakat 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Kesehatan 🏷️ Sustainable Development Goals
💬