📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKARAKTERISASI GEOMEKANIK DAN EVALUASI KARAKTISTIK STRUKTUR BATUAN BERBASIS FISIKA BATUAN DIGITAL PADA BATUAN K DAN T
Ketergantungan global terhadap energi hidrokarbon mendorong eksplorasi beralih ke sumber daya non-konvensional, termasuk kelompok Migas Non Konvensional (MNK) dan Low Quality Reservoir (LQR). Penelitian ini diawali dengan fokus pada Batuan T, sampel yang terindikasi memiliki cadangan hidrokarbon namun sulit diekstraksi karena karakteristik petrofisikanya yang kompleks. Masalah utama yang diidentifikasi pada sampel ini adalah adanya porositas yang dinilai cukup besar, namun permeabilitas yang sangat rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keadaan tersebut melalui karakterisasi struktural dari data digital (melalui pemindaian berbasis Micro-CT dan Nano-CT), mengenali jenis batuan dengan analisis mineralogi (SEM-EDX, FESEM, XRF, XRD, dan petrografi), serta mengkaji pengaruh kompleksitas struktur mikro terhadap sifat geomekanik sampel T dan batuan pembanding K. Karakterisasi mineralogi menunjukkan bahwa sampel T merupakan golongan batu gamping kuarsatik, sedangkan sampel K merupakan batugamping. Sifat geomekanik kedua sampel dievaluasi melalui tiga metode uji tekan uniaksial terintegrasi data digital hasil pemindaian micro-CT, yaitu metode konvensional (skema pemindaian pre-post), metode selang waktu (time-lapse), dan metode in-situ XRM dinamik, untuk menentukan metode yang paling representatif dalam mengamati respons serta evolusi struktural batuan selama pembebanan Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode menghasilkan nilai modulus Young dengan variasi signifikan, metode konvensional menghasilkan nilai pada orde GPa, sedangkan metode selang waktu dan in-situ XRM menghasilkan nilai pada orde MPa yang mengindikasikan adanya perbedaan karakteristik dan keterbatasan teknis antar metode dalam merepresentasikan sifat mekanik batuan secara akurat. Analisis morfometri lebih lanjut mengungkap pola evolusi mikrostruktur (porositas, konektivitas, dan dimensi fraktal) yang konsisten dengan mekanisme kompaksi, inisiasi retakan, dan pemadatan pasca-keruntuhan.