📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

PERANCANGAN SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL DAN GROUNDING PADA PRASARANA LIGHT RAILWAY TRANSIT (LRT) JAKARTA-DEPOK-BEKASI

Sistem Light Rail Transit (LRT) modern sangat bergantung pada peralatan listrik dan elektronik yang rentan terhadap tegangan lebih akibat petir. Kerentanan ini menjadi penting pada wilayah Jabodebek yang memiliki kerapatan petir sekitar 40–60 sambaran/km²/tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik petir, mengevaluasi efektivitas sistem proteksi petir dan pentanahan eksisting, serta merancang sistem proteksi untuk meningkatkan keandalan dan keselamatan sarana maupun prasarana LRT. Metode penelitian meliputi studi literatur, survei lapangan, analisis kondisi eksisting, pemodelan, dan evaluasi alternatif desain menggunakan matriks keputusan berdasarkan aspek teknis, keselamatan, ekonomi, dan kemudahan perawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem eksisting masih memiliki kelemahan berupa radius area proteksi 31 meter yang belum melindungi stasiun, tidak adanya down conductor setiap pier baik stasiun dan viaduct, hingga tidak terintegrasinya sistem pentanahan. Secara matematis, elevasi tegangan sistem proteksi eksisting dapat mencapai 890 kV. Desain yang diusulkan mengombinasikan IEC 62305 dan SNI 8833:2019 untuk prasarana melalui optimasi 7 pole terminasi udara pada stasiun dan penggunaan Extended Mast Terminal pada viaduct dengan level proteksi II, penggunaan penghantar turun kabel shielded ganda di stasiun, serta koneksi intergrasi sistem pentanahanan antar pier. Rancangan ini meningkatkan cakupan proteksi terhadap sambaran langsung maupun tegangan lebih, memperbaiki sistem pentanahan, serta meningkatkan keandalan operasi dan keselamatan personel maupun peralatan.

2026
👤 Penulis: Reyhan Effendi
🏷️ Teknologi Listrik 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PERANCANGAN SISTEM PROTEKSI PETIR INTERNAL PADA SARANA LIGHT RAILWAY TRANSIT (LRT) JAKARTA-DEPOK-BEKASI

Sistem Light Rail Transit (LRT) modern sangat bergantung pada peralatan listrik dan elektronik yang rentan terhadap tegangan lebih akibat petir. Kerentanan ini menjadi penting pada wilayah Jabodebek yang memiliki kerapatan petir sekitar 40–60 sambaran/km²/tahun. Penelitian ini bertujuan merancang sistem proteksi petir internal dan sistem grounding untuk sarana LRT Jabodebek berdasarkan IEC 62305, IEC 62497-1, dan SNI 8833:2019. Perancangan dilakukan melalui koordinasi isolasi, pemilihan spesifikasi arrester, penentuan lokasi pemasangan arrester, serta perbaikan sistem pentanahan pada track. Hasil perancangan menunjukkan bahwa tegangan residual arrester berada di bawah Basic Insulation Level (BIL) seluruh peralatan yang dilindungi sehingga mampu memberikan proteksi terhadap surja petir maupun switching. Analisis induksi petir menunjukkan bahwa sambaran pada struktur tinggi di sekitar jalur dapat menghasilkan tegangan induksi sebesar 15,4–186,2 kV dan arus induksi sebesar 0,31–3,72 kA pada sarana. Selain itu, pemasangan arrester pada running rail dan third rail memungkinkan track tetap bersifat floating pada kondisi normal untuk meminimalkan stray current, sekaligus menyediakan jalur pelepasan arus gangguan saat terjadi surja. Sistem yang diusulkan meningkatkan keandalan proteksi dan keselamatan operasional LRT.

2026
👤 Penulis: Ridwan Fauzan Dhoifullah
🏷️ Teknologi Listrik 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi
💬