📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 8 dokumen

EKSPLORASI PEWARNA ALAM BIJI PINANG (ARECA CATECHU L.) DENGAN TEKNIK EMBROIDERY PADA EMPIRE WAIST DRESS

Warna merupakan salah satu aspek penting dalam produk tekstil dan fashion karena dapat meningkatkan nilai estetika serta daya tarik visual. Hingga saat ini, pewarna sintetis masih banyak digunakan karena praktis dan menghasilkan warna yang beragam. Namun, dampak limbah yang dihasilkan mendorong pengembangan pewarna alami sebagai alternatif pewarna tekstil. Salah satu bahan alami yang berpotensi dimanfaatkan adalah biji pinang (Areca catechu L.) yang mengandung tanin dan mampu menghasilkan warna pada tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi biji pinang sebagai pewarna alami, mengetahui ketahanan warna yang dihasilkan, serta menerapkannya pada produk fashion berupa empire waist dress dengan detail hand embroidery. Penelitian dilakukan melalui proses eksplorasi pewarnaan menggunakan teknik hot dyeing dan cold dyeing pada berbagai jenis kain dan benang dengan variasi mordan. Hasil eksplorasi kemudian dianalisis berdasarkan warna yang dihasilkan dan dilanjutkan dengan pengujian laboratorium untuk mengetahui ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat, dan gosokan. Hasil warna terpilih selanjutnya diterapkan pada produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji pinang mampu menghasilkan variasi warna menyerupai beige, peach, salem, taupe, dan abu-abu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa warna yang dihasilkan memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap pencucian, keringat, dan gosokan. Penelitian ini menunjukkan bahwa biji pinang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pewarna alami pada produk fashion. Hasil eksplorasi berhasil diterapkan pada produk fashion berupa empire waist dress menggunakan kain sutera 56 dan detail hand embroidery dengan benang cotton silk hasil pewarnaan alami.

2026
👤 Penulis: Theresa Hana Viriya Sacca
🏷️ Tekstil 🏷️ Pewarna Alam 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Tekstil

SINTESIS PARTIKEL NANO TIO2 KITOSAN DENGAN TEMPLAT KANJIMENGGUNAKAN METODA SOL - GEL PADA COTTON SEBAGAI APLIKASITEKSTIL ANTI UV

~

2026
👤 Penulis: Maya Komalasari
🏷️ Kimia 🏷️ Tekstil 🏷️ Hidrologi

PENGEMBANGAN TEKSTIL RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) UNTUK APLIKASI KAIN TENUN TRADISIONAL

Abstrak dapat dilihat pada file

2025
👤 Penulis: Daniz H. J. V. Samosir
🏷️ Tekstil 🏷️ Serat Tandan Kelapa Sawit 🏷️ Kain Tradisional

PENYESUAIAN STRATEGIS PADA KAPASITAS DAN OPERASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KAPABILITAS BISNIS DI MOTIFOLOGY

Pesatnya pertumbuhan industri halal global menjadi sorotan atas meningkatnya permintaan akan busana muslim yang inovatif dan relevan secara budaya. Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia menjadikannya pasar busana muslim yang signifikan, sehingga budaya dan gaya hidup Islam sangat memengaruhi preferensi busana di Indonesia. Untuk memenuhi permintaan akan desain inovatif yang sesuai dengan preferensi selera konsumen, keberadaan studio desain kecil seperti Motifology menjadi pemain dalam industri ini dengan menyediakan layanan desain kepada klien B2B. Motifology sebagai studio desain tekstil menghadapi tantangan dalam meningkatkan skala operasi sambil tetap menjaga kualitas dan daya tanggap pasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data wawancara dengan karyawan dan pelanggan untuk memahami kapasitas tim, wawasan pelanggan, dan area potensial untuk penyesuaian. Data wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik. Data historis perusahaan juga dikumpulkan untuk menganalisis permintaan, penggunaan kapasitas, dan pemanfaatan sumber daya. Melalui analisis kapasitas, ditemukan bahwa kondisi Motifology saat ini mengalami kekurangan karyawan yang tidak sebanding dengan permintaan proyek. Ditemukan pula bahwa pola permintaan proyek memiliki tren musiman dalam permintaan. Lebih jauh, melalui analisis proses bisnis, ditemukan bahwa inefisiensi proses Motifology disebabkan oleh perencanaan sumber daya yang tidak memadai, komunikasi yang tidak jelas tentang harapan pelanggan, dan fokus pada desain khusus daripada stok motif. Untuk mengatasi tantangan ini, studi ini mengusulkan serangkaian solusi komprehensif yang berfokus pada pengoptimalan kapasitas, penyederhanaan proses, dan peningkatan keterlibatan klien. Solusi yang ditawarkan meliputi standarisasi alur kerja operasional dengan SOP dan pedoman yang jelas, alat manajemen proyek untuk pelacakan dan koordinasi proyek, peningkatan komunikasi dalam layanan, dan pengembangan pola stok produksi untuk respons pasar. Solusi tersebut ditindaklanjuti dengan kerangka kerja PDCA (Plan-DoCheck-Act) untuk memastikan implementasi dan mengevaluasi keberlanjutan. Studi tersebut menyimpulkan bahwa menyelaraskan manajemen kapasitas dan proses bisnis sangat penting bagi Motifology untuk mencapai skalabilitas dan meningkatkan respons pasar. Studi ini tidak hanya memberikan solusi dan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk Motifology tetapi juga untuk bisnis lain di industri tekstil dan kreatif yang menghadapi tantangan serupa dalam mengoptimalkan operasi dan meningkatkan skala secara efektif. Penelitian di masa mendatang dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari solusi ini dan menilai penerapannya dalam konteks organisasi yang berbeda.

2024
👤 Penulis: Syafira
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Tekstil

EKSPLORASI SERAT KULIT KAYU DALUANG (BROUSSONETIA PAPYRIFERA) SEBAGAI BAHAN KOMBINASI PEMBUATAN PRODUK PAKAIAN

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan serat kulit kayu daluang sebagai bahan alternatif dalam industri fashion, khususnya untuk kombinasi dalam pembuatan produk pakaian. Serat kulit kayu daluang, yang dikenal sebagai bahan alamiah, memiliki karakteristik unik yang potensial untuk diterapkan dalam desain fashion yang inovatif. Penggunaannya dalam konteks ini masih terbatas, sehingga penelitian ini berfokus pada manfaat serat kulit kayu daluang dari segi eksplorasi material dan estetika. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan eksperimen, eksplorasi, dan pengembangan desain. Eksperimen dilakukan untuk pengolahan serat kulit kayu menjadi produk fashion, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan perajin daluang serta inovasi desain dari hasil kuesioner yang telah di sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat kulit kayu daluang memiliki potensi sebagai bahan kombinasi produk pakaian yang estetis. Namun, pengolahan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas dan kenyamanan material agar dapat digunakan dalam pakaian yang praktis. Penelitian ini juga menemukan tantangan seperti biaya produksi yang tinggi dan penerimaan konsumen yang masih terbatas terhadap produk fashion berbahan kombinasi serat kulit kayu daluang. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami potensi dan kendala penggunaan serat kulit kayu daluang, membuka peluang inovasi desain yang baru dan memberikan wawasan bagi pelaku industri fashion untuk memanfaatkan bahan dari kekayaan budaya Indonesia.

2024
👤 Penulis: Audry Anindhita Ayuningtyas
🏷️ Tekstil 🏷️ Desain Fashion 🏷️ Kecerdasan Buatan

PEMBUATAN FILAMEN BERBASIS HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) DARI LIMBAH TUTUP BOTOL MINUMAN UNTUK APLIKASI TEKSTIL

Pengunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari merupakan hal yang umum dijumpai saat ini. Akan tetapi, plastik yang umum digunakan saat ini berasal dari bahan baku sintesis yang tidak dapat terdegradasi oleh alam. Hal ini mengakibatkan timbulnya limbah plastik yang dapat menyebabkan polusi pada lingkungan dan masalah kesehatan pada makhluk hidup. Oleh karena itu, limbah plastik perlu didaur ulang guna mengurangi permasalahan sampah plastika yang ada. Pada penelitian ini dilakukan daur ulang limbah tutup botol minum yang berasl dari polimer high density polyethylene (HDPE). Limbah tutup botol ini akan didaur ulang menjadi filamen untuk aplikasi tekstil. Filamen dibuat dengan menggunakan mesin ekstrusi yang akan diberikan perlakuan drawing untuk meningkatkan sifat mekanik dari filamen yang dihasilkan. Metodologi pada penelitian ini dilakukan dengan membuat filamen pada mesin ekstrusi dengan variasi kecepatan penarikan puller 60 rpm; 120 rpm; dan 230 rpm. Kemudian, filamen dengan sifat tarik tertinggi akan dilakukan drawing dengan variasi draw ratio 2; 3; 4; dan 5. Dari penilitan ini, dapat disimpulkan bahwa tutup botol HDPE akan dilakukan didaur ulang mejadi filamen untuk kebetuhan tekstil dengan menggunakan mesin ekstrusi. Filamen akan diberikan perlakuan berupa drawing untuk meningkatkan sifat mekanik filamen. Drawing yang dilakukan pada filamen meningkatkan kekuatan tarik filamen sebesar 118,12%, modulus elastisitas filamen menigkat sebesar 94.75%, dan kristalinitas filamen meningkat sebesar 9,48%. Akan tetapi, nilai regangan saat patah dari filamen menurun sebesar 91,94% akibat berkurangnya free volume dari filamen.

2024
👤 Penulis: William Livanrio
🏷️ Teknologi Plastik 🏷️ Manajemen Sampah 🏷️ Tekstil

PENINGKATAN MANAJEMEN KUALITAS DAN STRATEGI PERBAIKAN TERUS-MENERUS PADA PRODUKSI BENANG POLYESTER MENGGUNAKAN METODOLOGI LEAN SIX SIGMA DMAIC: STUDI KASUS PT LOGACHAN TEKSTIL

Industri tekstil global adalah bidang yang terus berkembang yang menghadirkan berbagai tantangan bagi bisnis yang beroperasi di dalamnya. Tantangan-tantangan ini termasuk tren mode yang berubah dengan cepat, meningkatnya permintaan konsumen akan keberlanjutan dan kualitas, dan persaingan global yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengendalian kualitas di PT Logachan Tekstil, sebuah produsen tekstil di Indonesia, melalui penerapan metodologi Lean Six Sigma DMAIC. Penelitian ini mengidentifikasi penyebab utama dari meningkatnya jumlah cacat pada produksi benang poliester, yang mengakibatkan penurunan kepuasan pelanggan dan penjualan. Alat-alat seperti Diagram Tulang Ikan, Diagram Pareto, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diimplementasikan melalui metodologi sistematis yang mencakup tahap Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Temuan-temuan utama menyoroti masalah-masalah seperti pelatihan yang tidak memadai, praktik kontrol kualitas yang tidak konsisten, dan kelalaian pemeliharaan peralatan. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan kontrol kualitas yang komprehensif, proses inspeksi standar, analitik data tingkat lanjut, dan komunikasi tim yang lebih baik. Keaslian penelitian ini terletak pada pengintegrasian Lean Six Sigma dengan analisis data real-time untuk meningkatkan kualitas produk dan efisiensi operasional di sektor tekstil. Program peningkatan berkelanjutan, mekanisme umpan balik pelanggan, dan audit rutin merupakan rekomendasi utama untuk menjamin kualitas dan daya saing yang berkelanjutan. Mengatasi tantangan-tantangan ini akan memungkinkan PT Logachan Tekstil untuk meningkatkan posisi pasarnya, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mencapai keunggulan operasional jangka panjang.

2024
👤 Penulis: Sakti Raj
🏷️ Manajemen Kualitas 🏷️ Lean Six Sigma 🏷️ Tekstil

PENGEMBANGAN PEMANFAATAN KAIN MAJUN BERBAHAN KATUN SEBAGAI BANTALAN MEBEL KURSI

Industri Tekstil masih menjadi salah satu jenis industri unggulan di Indonesia di mana hasil produksi tekstil ini menghasilkan devisa bagi negara. Jumlah produksi tekstil terus bertambah dari tahun ke tahun, seiring berkembangnya kebutuhan konsumen akan sandang papan serta perubahan musim fesyen yang masif, membuat industri ini akan diprediksikan meningkat 5% per tahunnya sampai tahun 2023 secara global. Peningkatan produksi ini diikuti oleh peningkatan jumlah limbah tekstil yang dihasilkan, terutama dari limbah tekstil pascaproduksi mengingat Indonesia sebagai negara penghasil tekstil. Salah satu jenis dari limbah tekstil yang dihasilkan yaitu berupa sisa-sisa kain bekas potongan pakaian, atau lebih dikenal dengan nama kain majun. Kain majun yang dibuang begitu saja dapat membahayakan lingkungan dan membutuhkan waktu lama untuk diuraikan secara alami. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kain majun tersebut dapat dimanfaatkan kembali dengan cara mengolahnya menjadi material yang berumur panjang serta meningkatkan nilai ekonomi dari material. Pengembangan pengolahan kain majun ini menggunakan metode kualitatif yang digabung dengan data kuantitatif untuk menunjang penelitian. Diharapkan dengan eksplorasi material kain majun yang lebih lanjut, khususnya kain majun dari katun, dapat menjadi suatu langkah inovatif agar menjadi produk yang bermanfaat serta mendukung prinsip berkelanjutan dalam proses pengolahan.

2024
👤 Penulis: Shafa Kinta Ajani
🏷️ Tekstil 🏷️ Manajemen Limbah Tekstil 🏷️ Pemanfaatan Sisa-Sisa Pakaian
💬