📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 10 dokumen

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TRANSFORMASI DATUM MENGGUNAKAN DATA PERUBAHAN KERANGKA KOORDINAT DAN DATA DEFORMASI LEMPENG DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU ROKAN

Aktivitas eksplorasi minyak dan gas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadapi tantangan integrasi data spasial akibat penggunaan tiga sistem referensi koordinat yang berbeda dari waktu ke waktu, yaitu PKU (Bessel 1841), ID74 (GRS67), dan SRGI2013 epok 2021.0. Kondisi ini menjadi lebih menantang karena adanya pergeseran lempeng tektonik di WK Rokan sekitar 2.8~ cm per tahun, sehingga parameter transformasi eksisting tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan akurasi operasional PHR sebesar ±5.0 cm. Capstone Project ini bertujuan untuk membangun sistem informasi transformasi datum ID74 ke SRGI2013 epok 2021.0 dengan mempertimbangkan perubahan kerangka referensi dan deformasi lempeng. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode GNSS statik radial, serta estimasi parameter transformasi dilakukan dengan menggunakan metode Molodensky-Badekas 10 parameter. Parameter transformasi yang dihasilkan kemudian divalidasi dengan blind test menggunakan titik uji. Berdasarkan parameter transformasi yang telah diperoleh, dikembangkan sebuah sistem informasi berupa dashboard yang mampu melakukan transformasi datum serta memvisualisasikan hasil transformasi pada peta interaktif. Dashboard dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti manajemen layer dan basemap, fitur unduh data, riwayat transformasi, serta pengukuran jarak dan luas. Pengembangan dashboard dilakukan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, dengan basis data yang dikelola melalui Supabase serta layanan hosting menggunakan Vercel. Untuk memastikan kesesuaian fungsi dan kebutuhan pengguna, dilakukan proses validasi menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan pengguna dari PHR. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 97.96%, yang mengindikasikan bahwa dashboard telah memenuhi kebutuhan fungsional dan operasional pengguna.

2026
👤 Penulis: Hisanah Jenahara Fayumi
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Manajemen Data Geospasial

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TRANSFORMASI DATUM MENGGUNAKAN DATA PERUBAHAN KERANGKA KOORDINAT DAN DATA DEFORMASI LEMPENG DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU ROKAN

Aktivitas eksplorasi minyak dan gas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadapi tantangan integrasi data spasial akibat penggunaan tiga sistem referensi koordinat yang berbeda dari waktu ke waktu, yaitu PKU (Bessel 1841), ID74 (GRS67), dan SRGI2013 epok 2021.0. Kondisi ini menjadi lebih menantang karena adanya pergeseran lempeng tektonik di WK Rokan sekitar 2.8~ cm per tahun, sehingga parameter transformasi eksisting tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan akurasi operasional PHR sebesar ±5.0 cm. Capstone Project ini bertujuan untuk membangun sistem informasi transformasi datum ID74 ke SRGI2013 epok 2021.0 dengan mempertimbangkan perubahan kerangka referensi dan deformasi lempeng. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode GNSS statik radial, serta estimasi parameter transformasi dilakukan dengan menggunakan metode Molodensky-Badekas 10 parameter. Parameter transformasi yang dihasilkan kemudian divalidasi dengan blind test menggunakan titik uji. Berdasarkan parameter transformasi yang telah diperoleh, dikembangkan sebuah sistem informasi berupa dashboard yang mampu melakukan transformasi datum serta memvisualisasikan hasil transformasi pada peta interaktif. Dashboard dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti manajemen layer dan basemap, fitur unduh data, riwayat transformasi, serta pengukuran jarak dan luas. Pengembangan dashboard dilakukan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, dengan basis data yang dikelola melalui Supabase serta layanan hosting menggunakan Vercel. Untuk memastikan kesesuaian fungsi dan kebutuhan pengguna, dilakukan proses validasi menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan pengguna dari PHR. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 97.96%, yang mengindikasikan bahwa dashboard telah memenuhi kebutuhan fungsional dan operasional pengguna.

2026
👤 Penulis: Nashwa Clarissa Maharani
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Manajemen Data Geospasial

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TRANSFORMASI DATUM MENGGUNAKAN DATA PERUBAHAN KERANGKA KOORDINAT DAN DATA DEFORMASI LEMPENG DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU ROKAN

Aktivitas eksplorasi minyak dan gas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadapi tantangan integrasi data spasial akibat penggunaan tiga sistem referensi koordinat yang berbeda dari waktu ke waktu, yaitu PKU (Bessel 1841), ID74 (GRS67), dan SRGI2013 epok 2021.0. Kondisi ini menjadi lebih menantang karena adanya pergeseran lempeng tektonik di WK Rokan sekitar 2.8~ cm per tahun, sehingga parameter transformasi eksisting tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan akurasi operasional PHR sebesar ±5.0 cm. Capstone Project ini bertujuan untuk membangun sistem informasi transformasi datum ID74 ke SRGI2013 epok 2021.0 dengan mempertimbangkan perubahan kerangka referensi dan deformasi lempeng. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode GNSS statik radial, serta estimasi parameter transformasi dilakukan dengan menggunakan metode Molodensky-Badekas 10 parameter. Parameter transformasi yang dihasilkan kemudian divalidasi dengan blind test menggunakan titik uji. Berdasarkan parameter transformasi yang telah diperoleh, dikembangkan sebuah sistem informasi berupa dashboard yang mampu melakukan transformasi datum serta memvisualisasikan hasil transformasi pada peta interaktif. Dashboard dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti manajemen layer dan basemap, fitur unduh data, riwayat transformasi, serta pengukuran jarak dan luas. Pengembangan dashboard dilakukan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, dengan basis data yang dikelola melalui Supabase serta layanan hosting menggunakan Vercel. Untuk memastikan kesesuaian fungsi dan kebutuhan pengguna, dilakukan proses validasi menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan pengguna dari PHR. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 97.96%, yang mengindikasikan bahwa dashboard telah memenuhi kebutuhan fungsional dan operasional pengguna.

2026
👤 Penulis: Kamil Hayyunaji Fabriano
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Manajemen Data Geospasial

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TRANSFORMASI DATUM MENGGUNAKAN DATA PERUBAHAN KERANGKA KOORDINAT DAN DATA DEFORMASI LEMPENG DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU ROKAN

Aktivitas eksplorasi minyak dan gas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadapi tantangan integrasi data spasial akibat penggunaan tiga sistem referensi koordinat yang berbeda dari waktu ke waktu, yaitu PKU (Bessel 1841), ID74 (GRS67), dan SRGI2013 epok 2021.0. Kondisi ini menjadi lebih menantang karena adanya pergeseran lempeng tektonik di WK Rokan sekitar 2.8~ cm per tahun, sehingga parameter transformasi eksisting tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan akurasi operasional PHR sebesar ±5.0 cm. Capstone Project ini bertujuan untuk membangun sistem informasi transformasi datum ID74 ke SRGI2013 epok 2021.0 dengan mempertimbangkan perubahan kerangka referensi dan deformasi lempeng. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode GNSS statik radial, serta estimasi parameter transformasi dilakukan dengan menggunakan metode Molodensky-Badekas 10 parameter. Parameter transformasi yang dihasilkan kemudian divalidasi dengan blind test menggunakan titik uji. Berdasarkan parameter transformasi yang telah diperoleh, dikembangkan sebuah sistem informasi berupa dashboard yang mampu melakukan transformasi datum serta memvisualisasikan hasil transformasi pada peta interaktif. Dashboard dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti manajemen layer dan basemap, fitur unduh data, riwayat transformasi, serta pengukuran jarak dan luas. Pengembangan dashboard dilakukan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, dengan basis data yang dikelola melalui Supabase serta layanan hosting menggunakan Vercel. Untuk memastikan kesesuaian fungsi dan kebutuhan pengguna, dilakukan proses validasi menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan pengguna dari PHR. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 97.96%, yang mengindikasikan bahwa dashboard telah memenuhi kebutuhan fungsional dan operasional pengguna.

2026
👤 Penulis: Firza Apta Zahranda
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Manajemen Data Geospasial

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TRANSFORMASI DATUM MENGGUNAKAN DATA PERUBAHAN KERANGKA KOORDINAT DAN DATA DEFORMASI LEMPENG DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU ROKAN

Aktivitas eksplorasi minyak dan gas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadapi tantangan integrasi data spasial akibat penggunaan tiga sistem referensi koordinat yang berbeda dari waktu ke waktu, yaitu PKU (Bessel 1841), ID74 (GRS67), dan SRGI2013 epok 2021.0. Kondisi ini menjadi lebih menantang karena adanya pergeseran lempeng tektonik di WK Rokan sekitar 2.8~ cm per tahun, sehingga parameter transformasi eksisting tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan akurasi operasional PHR sebesar ±5.0 cm. Capstone Project ini bertujuan untuk membangun sistem informasi transformasi datum ID74 ke SRGI2013 epok 2021.0 dengan mempertimbangkan perubahan kerangka referensi dan deformasi lempeng. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode GNSS statik radial, serta estimasi parameter transformasi dilakukan dengan menggunakan metode Molodensky-Badekas 10 parameter. Parameter transformasi yang dihasilkan kemudian divalidasi dengan blind test menggunakan titik uji. Berdasarkan parameter transformasi yang telah diperoleh, dikembangkan sebuah sistem informasi berupa dashboard yang mampu melakukan transformasi datum serta memvisualisasikan hasil transformasi pada peta interaktif. Dashboard dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti manajemen layer dan basemap, fitur unduh data, riwayat transformasi, serta pengukuran jarak dan luas. Pengembangan dashboard dilakukan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, dengan basis data yang dikelola melalui Supabase serta layanan hosting menggunakan Vercel. Untuk memastikan kesesuaian fungsi dan kebutuhan pengguna, dilakukan proses validasi menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan pengguna dari PHR. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 97.96%, yang mengindikasikan bahwa dashboard telah memenuhi kebutuhan fungsional dan operasional pengguna.

2026
👤 Penulis: Balqis Ainnurra Azzahra
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Manajemen Data Geospasial

TRANSFORMASI PETA (PROYEKSI UTM) DARI DATUM LOKAL KE DATUMGEODESI NATIONAL 1995 (DGN'95) PADA PETA PEMBAHASAN LAHAN DIWILAYAH KANTOR PETROLEUM SA (STUDI KASUS : LAPANGAN MELIBUR)

Peta-peta pembebasan tanah di wilayah kerja Kondur Petroleum SA dilihat pada tahun 1989-1990 dengan proyeksi UTM, tetapi tidak mencantumkan datum geodesi horizontal yang digunakan. Sedangkan Indonesia menggunakan georeferensi standar nasional yaitu Datum Geodesi Nasional 1995 (DGN ?95). Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan datum lokal yang digunakan dan transformasi datum dari datum lokal ke DGN ?95. Metodologi yang dilakukan pada tugas akhir ini adalah mengidentifikasi peta-peta pembebasan lahan yang ada (peta lama), registrasi peta, kemudian mengidentifikasi titik-titik batas pada peta pembebasan tanah, dan pemeriksaan datum geodesi horizontal yang digunakan. Kemudian mengidentifikasi titik-titik batas yang dimaksud, pada peta Bakosurtanal dengan proyeksi UTM – Datum Indonesia 1974 (DI ?74), karena peta Bakosurtanal dengan proyeksi UTM – DGN ?95 untuk daerah penelitian pada waktu penelitian dimulai belum ada. Nilai koordinat titik-titik batas yang diperoleh berbeda dengan nilai koordinat pada peta lama, sehingga peta lama tidak menggunakan datum Indonesia 1974. Oleh sebab itu untuk memperoleh peta-peta pembebasan tanah di wilayah kerja Kondur Petroleum SA dengan proyeksi UTM – DGN ?95, dilakukan tahapan, yaitu mengasumsikan bahwa datum geodesi lokal pada peta lama menggunakan elipsoid referensi Bessel 1841, melakukan transformasi datum dari datum lokal dengan elipsoid referensi Bessel 1841 ke datum Indonesia 1974 (DI ?74) pada titik-titik batas, melakukan transformasi datum dari datum Indonesia 1974 ke DGN ?95 pada titik-titik batas tanah, melakukan transformasi datum dari datum lokal dengan elipsoid referensi Bessel 1841 ke DGN ?95 pada peta, dan melakukan verifikasi terhadap citra satelit. Setelah itu membandingkan hitungan selisih koordinat proyeksi UTM dan pergeseran (?D) terhadap 4 titik sekutu yang dijadikan sebagai kontrol hitungan. Berdasarkan penelitian tugas akhir ini disimpulkan bahwa peta-peta pembebasan tanah dapat diasumsikan sebagai datum relatif dengan elipsoid referensi Bessel 1841. Koordinat titik-titik hasil transformasi tidak dapat diaplikasikan untuk 1:1000. Koordinat titik-titik hasil transformasi hanya dapat diaplikasikan pada peta dengan skala peta ? 1 : 160.000.

2026
👤 Penulis: Sabri Fathoni Hardi
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Peta Geografis

PENENTUAN PARAMETER TRANSFORMASI DATUM DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU MAHAKAM (PHM)

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggunakan datum lokal P2Exc-T9 sebagai datum pada peta kerja operasional. Secara historis, PHM telah memiliki parameter transformasi datum antara ITRF93 epok 1995.2 – Total ke datum lokal P2Exc-T9 yang digunakan untuk keperluan operasional. Namun, terdapat selisih nilai koordinat sebesar 70 cm east dan 2 cm north ketika parameter transformasi tersebut diaplikasikan kepada teknologi WADGNSS yang menggunakan datum ITRF2020 untuk keperluan navigasi. Selisih ini tidak memenuhi kriteria ketelitian posisi kurang dari 10 cm yang diinginkan oleh PHM. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh efek deformasi di area Mahakam. Untuk itu, diperlukan suatu parameter transformasi time-specific antara datum ITRF2020 ke datum P2Exc-T9 yang memperhitungkan efek deformasi. Dua model transformasi yaitu Helmert 7-parameter dan Molodensky-Badekas 10-parameter digunakan untuk mencari model transformasi terbaik. Data pengukuran dari 7 titik sekutu dan 6 titik uji di area Mahakam digunakan untuk menghitung dan menguji parameter transformasi antara datum ITRF2020 ke P2Exc-T9. Hasil dari pengujian menggunakan titik uji menunjukkan bahwa hasil parameter transformasi telah memenuhi standar ketelitian kurang dari 10 cm yang diinginkan PHM. Berdasarkan nilai RMSE hasil pengolahan parameter, transformasi Molodensky-Badekas 10-parameter memberikan residu yang lebih kecil dibandingkan dengan transformasi Helmert 7-parameter sehingga model transformasi Molodensky-Badekas 10 parameter lebih sesuai untuk aplikasi operasional PHM.

2024
👤 Penulis: Muhammad Alief Putra Osseva
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Hidrologi

PENENTUAN PARAMETER TRANSFORMASI DATUM DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU MAHAKAM (PHM)

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggunakan datum lokal P2Exc-T9 sebagai datum pada peta kerja operasional. Secara historis, PHM telah memiliki parameter transformasi datum antara ITRF93 epok 1995.2 – Total ke datum lokal P2Exc-T9 yang digunakan untuk keperluan operasional. Namun, terdapat selisih nilai koordinat sebesar 70 cm east dan 2 cm north ketika parameter transformasi tersebut diaplikasikan kepada teknologi WADGNSS yang menggunakan datum ITRF2020 untuk keperluan navigasi. Selisih ini tidak memenuhi kriteria ketelitian posisi kurang dari 10 cm yang diinginkan oleh PHM. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh efek deformasi di area Mahakam. Untuk itu, diperlukan suatu parameter transformasi time-specific antara datum ITRF2020 ke datum P2Exc-T9 yang memperhitungkan efek deformasi. Dua model transformasi yaitu Helmert 7-parameter dan Molodensky-Badekas 10-parameter digunakan untuk mencari model transformasi terbaik. Data pengukuran dari 7 titik sekutu dan 6 titik uji di area Mahakam digunakan untuk menghitung dan menguji parameter transformasi antara datum ITRF2020 ke P2Exc-T9. Hasil dari pengujian menggunakan titik uji menunjukkan bahwa hasil parameter transformasi telah memenuhi standar ketelitian kurang dari 10 cm yang diinginkan PHM. Berdasarkan nilai RMSE hasil pengolahan parameter, transformasi Molodensky-Badekas 10-parameter memberikan residu yang lebih kecil dibandingkan dengan transformasi Helmert 7-parameter sehingga model transformasi Molodensky-Badekas 10 parameter lebih sesuai untuk aplikasi operasional PHM.

2024
👤 Penulis: Ariq Rafi Adnanto
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Kecerdasan Buatan

PENENTUAN PARAMETER TRANSFORMASI DATUM DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU MAHAKAM (PHM)

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggunakan datum lokal P2Exc-T9 sebagai datum pada peta kerja operasional. Secara historis, PHM telah memiliki parameter transformasi datum antara ITRF93 epok 1995.2 – Total ke datum lokal P2Exc-T9 yang digunakan untuk keperluan operasional. Namun, terdapat selisih nilai koordinat sebesar 70 cm east dan 2 cm north ketika parameter transformasi tersebut diaplikasikan kepada teknologi WADGNSS yang menggunakan datum ITRF2020 untuk keperluan navigasi. Selisih ini tidak memenuhi kriteria ketelitian posisi kurang dari 10 cm yang diinginkan oleh PHM. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh efek deformasi di area Mahakam. Untuk itu, diperlukan suatu parameter transformasi time-specific antara datum ITRF2020 ke datum P2Exc-T9 yang memperhitungkan efek deformasi. Dua model transformasi yaitu Helmert 7-parameter dan Molodensky-Badekas 10-parameter digunakan untuk mencari model transformasi terbaik. Data pengukuran dari 7 titik sekutu dan 6 titik uji di area Mahakam digunakan untuk menghitung dan menguji parameter transformasi antara datum ITRF2020 ke P2Exc-T9. Hasil dari pengujian menggunakan titik uji menunjukkan bahwa hasil parameter transformasi telah memenuhi standar ketelitian kurang dari 10 cm yang diinginkan PHM. Berdasarkan nilai RMSE hasil pengolahan parameter, transformasi Molodensky-Badekas 10-parameter memberikan residu yang lebih kecil dibandingkan dengan transformasi Helmert 7-parameter sehingga model transformasi Molodensky-Badekas 10 parameter lebih sesuai untuk aplikasi operasional PHM.

2024
👤 Penulis: Ferry Ardiansyah
🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Efek Deformasi Geografis 🏷️ Geodesi

PENENTUAN PARAMETER TRANSFORMASI DATUM DI LINGKUNGAN PERTAMINA HULU MAHAKAM (PHM)

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggunakan datum lokal P2Exc-T9 sebagai datum pada peta kerja operasional. Secara historis, PHM telah memiliki parameter transformasi datum antara ITRF93 epok 1995.2 – Total ke datum lokal P2Exc-T9 yang digunakan untuk keperluan operasional. Namun, terdapat selisih nilai koordinat sebesar 70 cm east dan 2 cm north ketika parameter transformasi tersebut diaplikasikan kepada teknologi WADGNSS yang menggunakan datum ITRF2020 untuk keperluan navigasi. Selisih ini tidak memenuhi kriteria ketelitian posisi kurang dari 10 cm yang diinginkan oleh PHM. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh efek deformasi di area Mahakam. Untuk itu, diperlukan suatu parameter transformasi time-specific antara datum ITRF2020 ke datum P2Exc-T9 yang memperhitungkan efek deformasi. Dua model transformasi yaitu Helmert 7-parameter dan Molodensky-Badekas 10-parameter digunakan untuk mencari model transformasi terbaik. Data pengukuran dari 7 titik sekutu dan 6 titik uji di area Mahakam digunakan untuk menghitung dan menguji parameter transformasi antara datum ITRF2020 ke P2Exc-T9. Hasil dari pengujian menggunakan titik uji menunjukkan bahwa hasil parameter transformasi telah memenuhi standar ketelitian kurang dari 10 cm yang diinginkan PHM. Berdasarkan nilai RMSE hasil pengolahan parameter, transformasi Molodensky-Badekas 10-parameter memberikan residu yang lebih kecil dibandingkan dengan transformasi Helmert 7-parameter sehingga model transformasi Molodensky-Badekas 10 parameter lebih sesuai untuk aplikasi operasional PHM.

2024
👤 Penulis: Fabio Auliya Ruzty
🏷️ Geodesi 🏷️ Transformasi Datum 🏷️ Kecerdasan Buatan
💬