📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

URBAN OASIS DENGAN FASILITAS RESTORATIF DAN REKREASI SEBAGAI RESPONS TERHADAP STRES DAN KELELAHAN URBAN DI JAKARTA SELATAN

Fenomena stres dan kelelahan urban (urban stress dan burnout) menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat perkotaan Indonesia. Tingginya intensitas pekerjaan, mobilitas yang padat, kemacetan lalu lintas, polusi udara, kebisingan, serta keterbatasan ruang terbuka hijau berkontribusi terhadap meningkatnya tekanan psikologis dan menurunnya kualitas hidup masyarakat. Kondisi ini terutama dialami oleh pekerja urban, mahasiswa, dan generasi produktif yang menghadapi tuntutan aktivitas tinggi, namun memiliki akses yang terbatas terhadap ruang publik yang mampu mendukung proses pemulihan fisik maupun mental. Di sisi lain, ruang-ruang kota yang tersedia umumnya lebih berorientasi pada fungsi komersial dibandingkan sebagai tempat untuk beristirahat, berekreasi, dan memulihkan diri. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang publik yang mampu mengakomodasi kebutuhan restoratif masyarakat secara inklusif, mudah diakses, serta terintegrasi dengan lingkungan perkotaan. Jakarta Selatan dipilih sebagai lokasi perancangan karena merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas perkotaan yang sangat tinggi, ditandai oleh konsentrasi kawasan bisnis, perkantoran, pendidikan, serta pusat komersial yang menghasilkan mobilitas dan intensitas aktivitas yang tinggi. Jakarta juga beberapa kali menempati peringkat kota dengan tingkat stres tertinggi di dunia berdasarkan berbagai indikator, seperti kemacetan, polusi udara, polusi suara, dan kepadatan penduduk. Selain itu, kualitas udara Jakarta yang sering berada pada kategori tidak sehat akibat tingginya konsentrasi PM2.5 semakin meningkatkan risiko gangguan kesehatan fisik dan mental masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penyediaan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga mampu mendukung proses pemulihan dari tekanan kehidupan urban melalui pengalaman ruang yang lebih sehat, nyaman, dan dekat dengan alam. Tipologi yang diangkat dalam tugas akhir ini adalah urban oasis, yaitu ruang publik yang dirancang sebagai tempat beristirahat, berekreasi, dan melakukan aktivitas restoratif di tengah kepadatan kota. Urban oasis menghadirkan berbagai fasilitas yang mendukung kesejahteraan pengguna, seperti area relaksasi, ruang meditasi dan yoga, jalur pejalan kaki yang teduh, taman interaktif, area bermain, ruang komunitas, fasilitas olahraga ringan, area kuliner, serta elemen air dan ruang hijau yang mendorong interaksi sosial maupun pemulihan psikologis. Konsep ini bertujuan menciptakan lingkungan yang mampu mengurangi tekanan kehidupan perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perancangan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penyediaan ruang publik yang inklusif, berkelanjutan, dan layak huni. Pendekatan arsitektur yang digunakan adalah biophilic design, yang berfokus pada penguatan hubungan antara manusia dan alam melalui integrasi elemen-elemen alami ke dalam lingkungan binaan. Prinsip-prinsip yang diterapkan meliputi optimalisasi pencahayaan alami, penghawaan silang, penggunaan vegetasi sebagai elemen utama ruang, pemanfaatan material alami, keberadaan elemen air, serta penciptaan ruang terbuka hijau yang mudah diakses. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ruang yang restoratif, meningkatkan kenyamanan termal dan psikologis pengguna, serta mendukung proses pemulihan dari stres dan kelelahan akibat kehidupan urban. Metode yang digunakan dalam perancangan meliputi studi literatur mengenai teori urban stress, burnout, biophilic design, dan ruang restoratif, observasi lapangan terhadap karakteristik kawasan Jakarta Selatan dan perilaku masyarakat urban, analisis komparatif terhadap proyek-proyek ruang publik restoratif sebagai studi preseden, serta eksplorasi desain berdasarkan kebutuhan aktivitas pengguna. Hasil yang diharapkan adalah sebuah rancangan urban oasis yang mampu menyediakan fasilitas restoratif dan rekreasi secara terpadu, menghadirkan pengalaman ruang yang nyaman dan menyegarkan, memperkuat hubungan manusia dengan alam di tengah lingkungan perkotaan, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Jakarta Selatan.

2026
👤 Penulis: Zhafira Aisyananda
🏷️ Urban Oasis 🏷️ Stres Dan Kelelahan Urban 🏷️ Biophilic Design
💬