📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

VISUALISASI EMOSI MANUSIA PADA PRODUK KAIN DENGAN TEKNIK GUTTA PAINTING

Emosi merupakan bagian mendasar dari pengalaman manusia yang seringkali sulit diungkapkan secara verbal. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan tiga emosi dasar manusia bahagia, sedih, dan marah ke dalam medium seni serat menggunakan teknik gutta painting pada kain Satin Maxmara. Pemilihan teknik gutta painting didasarkan pada karakteristik garis rintang yang tegas namun fleksibel dalam membentuk gradasi warna, yang mampu mewakili dinamika perasaan manusia. Metode pengerjaan diawali dengan studi literatur mengenai psikologi warna dan wawancara bersama praktisi psikologi untuk membedah karakter visual dari setiap emosi. Hasil dari eksplorasi tersebut diaplikasikan ke dalam tiga panel karya kain berukuran 90×110 cm. Emosi bahagia divisualisasikan dengan warna kuning yang memusat, marah dengan kontras merah-hitam yang ekspresif, dan sedih dengan kedalaman warna biru yang memenuhi bidang kain. Hasil akhir dari proyek ini menunjukkan bahwa unsur rupa seperti garis, warna, dan komposisi dalam teknik gutta painting dapat menjadi medium komunikasi visual yang efektif untuk mengekspresikan kompleksitas emosi manusia. Karya ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam pengolahan tekstil kriya yang berbasis pada pendekatan psikologis.

2026
👤 Penulis: Nabila Kisma Sofia
🏷️ Seni Kriya 🏷️ Psikologi Warna 🏷️ Visualisasi Emosi

SAMAR: VISUALISASI PENGALAMAN EMOSIONAL TERHADAP RUANG MELALUI EFEK BLUR

Karya tugas akhir berjudul SAMAR merupakan eksplorasi terhadap pengalaman emosional yang terhubung dengan ruang. Bagi penulis tidak semua ruang diingat melalui bentuk atau detail visualnya, melainkan sebagai suasana atau perasaan yang samar. Melalui pendekatan visual yang menggunakan efek blur dan medium compressed charcoal, karya ini mencoba merepresentasikan ingatan yang tidak utuh, kabur, dan sulit dijelaskan. Penulis memilih ruang lanskap urban yang memicu kembali pengalaman emosional seperti keheningan, keterasingan, dan kekosongan. Representasi ruang dalam karya ini tidak digambarkan secara realistis, melainkan dihadirkan sebagai perpanjangan dari sensasi atau suasana dalam memori. Medium charcoal dipilih karena kemampuannya menciptakan kesan gelap, lembut, dan ekspresif yang mendukung nuansa visual yang tidak jelas namun tetap kuat secara emosional. Melalui enam karya yang disusun sebagai seri, SAMAR memperlihatkan perubahan bertahap dari ruang yang masih dapat dikenali hingga ruang yang kehilangan bentuk aslinya. Semakin kabur representasi visual, semakin terasa bahwa yang tersisa dari ruang bukan lagi bentuknya, melainkan emosi yang melekat. Karya ini menjadi cara bagi penulis untuk memahami dan mengungkap bagaimana ruang dalam ingatan dapat hadir secara personal dan senantiasa berubah seiring waktu.

2025
👤 Penulis: Yasmin Annisa Fitri
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Visualisasi Emosi 🏷️ Hidrologi
💬